Optimasi Blog

Step By Step : Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

Apakah artikel cara menggunakan google keyword planner ini anda temukan di halaman 10 besar pencarian dari mesin pencari google? Saya tidak yakin, karena kata kunci ini dipegang oleh blog yang kuat, seperti maxmanroe ataupun mas sugeng. Tetapi jika saya menggunakan kata kunci “riset keyword dengan keyword planner”, mungkin akan dapat menyaingi blog kuat seperti yang saya maksud.

Jika iya, berarti apa yang saya terapkan selama ini benar, tapi jika tidak kemungkinan artikel ini lagi dalam proses penempatan untuk mencari posisi di 10 besar.(Hehe..PD banget). Kata kunci tidak harus mengarah kepada judul blog, tetapi bisa juga terdapat dalam artikel yang kita posting.

Jadi posting yang lengkap berpeluang mendapatkan kata kunci yang bervariasi. Itulah pentingnya “riset keyword dengan keyword planner” , agar kita bisa melihat persaingan dan berkesempatan berada di posisi yang terbaik.

Buatlah riset kata kunci menjadi hal yang sederhana

Nah, membahas penggunaan keyword planner, kita bisa sederhanakan untuk sesederhana mungkin. Jadi kita bisa ambil inti paling mudahnya saja biar tidak ribet, dan pembahasan cara riset keyword untuk hasil pencarian kata kunci bisa anda terapkan secara maksimal.

Kita tidak bicara teori saja, anda juga tidak mau kan menulis artikel dengan susah payah, tetapi visitor dari blog anda adalah anda sendiri?

Short tail keyword dan long tail keyword

Biar lebih sederhana lagi, kita bisa bedakan kata kunci menjadi dua bagian saja. Tehnik yang paling mudah untuk pencarian kata kunci dan cara menempatkan kata kunci adalah sebagai penentu, agar artikel anda tidak mubazir dan mendapat kesempatan nongkrong di halaman pertama google.

Loading...

Maka saya lebih menekankan untuk mereformasi calon artikel anda terlebih dahulu, sebelum yakin benar dan siap untuk di publish. Ini penting karena riset keyword ibarat senjata untuk artikel anda. Jika belajar tentang SEO, ini saatnya menerapkan SEO on Page pada artikel anda.

Contoh Short tail keyword : komputer, android, internet

Contoh Long tail keyword : komputer murah, android terbaru, paket internet

Untuk mengkombinasikan kata kunci tersebut, anda bisa menuliskan harga komputer termurah, android terbaru terlaris, paket internet hemat.

Memanfaatkan situs Ubersuggest untuk perbandingan

Supaya lebih banyak mengetahui variasi dari kata kunci utama, anda bisa memanfaatkan situs http://ubersuggest.org, di sini kita bisa mengalanisa kata kunci yang lebih variatif. Situs tersebut bereputasi sangat baik, bahkan banyak para webmaster menggunakan ubersuggest sebagai panduan awal mencari kata kunci yang tertarget.

Ketikkan kata kunci anda, pilih negara tujuan > pilih web dan tekan suggest, pada pilhan berikutnya anda bisa klik Select All Keywords.

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

Setelah menekan Select All Keywords kita akan bisa mendapatkan kata kunci yang menampilkan wilayah pencarian di indonesia, setelah itu klik Get dan kita bisa copy paste semua kata kunci tersebut simpan dalam bentuk txt.file di notepad.

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

Cara menggunakan Google Keyword Planner

Baiklah sekarang saya jelaskan tahap demi tahap, cara riset kata kunci dengan keyword planner tool. Di sini saya menjelaskan secara singkat saja, dan dasar dasar penggunaan keyword planner ini saya bagi menjadi dua bagian.

Cara pertama

Meng upload file dari ubbersuggest.
1. Login ke Google Adwords: Keyword Planner

2. Klik “Get traffic forecasts for a list of keywords“

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

3. Upload file txt (keyword) yang sudah anda simpan sebelumnya.

4. Klik Get forecasts, seperti gambar di bawah ini.

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

5. Setelah file di upload, kita dapat melihat hasil analisa dari keyword planner tool,berupa graphic yang di tampilkan dari hasil pencarian, tingkat persaingan dan nilai yang paling rendah. Setelah itu kita bisa download file nya berupa file .CSV

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

Pada tahap ini anda sudah mempunyai kata kunci variatif untuk calon artikel , buka file.CSV tadi, anda bisa memilih di antara deretan kata kunci tersebut, pastikan kata kunci yang anda bidik berhubungan dengan artikel yang akan ditulis.

Cara kedua

1. Masih tetap di halaman login Google Adwords: Keyword Planner
kalau anda bingung anda bisa lihat gambar di bawah ini.

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

2. Pada halaman tersebut klik Search for new keyword and ad group ideas.

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

3. Ketikkan kata kunci yang anda inginkan, ubah lokasi dan bahasa menjadi Indonesia (jika target anda hanyalah pasar lokal). pilih google sebagai mesin pencari. Setelah itu klik GET IDEAS .

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

4. Gambar di bawah ini adalah perolehan hasilnya.
Jika anda pelaku bisnis online, klik AVG.MONTHLY SEARCHES untuk memperlihatkan kata kunci dengan pencarian terbanyak. Jika anda memasang iklan Adsense pada blog, maka Sugested bid untuk memperlihatkan kata kunci dengan bayaran tertinggi.

Riset Keywords Menggunakan Google Keyword Planner

Tahap yang paling penting adalah menganalisa persaingan kata kunci, kita bisa ambil kata kunci pencarian dengan pesaing yang rendah (low) dan tingkat pencarian yang tinggi dari Long tail keyword dengan kombinasi yang variatif.

Kita bisa tempatkan kata kunci tersebut dalam deretan artikel yang kita buat. Perlu di ingat google menampilkan hasil pencarian exact (menyeluruh), berdasarkan kata kunci yang di ketik para searching di halaman pencarian.

Eksekusi Kata kunci

Langkah ini yang paling menentukan dalam sebuah artikel akan masuk dalam deretan hasil pencarian. Optimasi kata kunci berperan apakah artikel anda akan terindek dan masuk dalam halaman pertama di google.

Alangkah bagusnya anda sudah mempelajari SEO dan bukan sekedar kata kunci saja yang di andalkan. Google webmaster tools adalah inti pokok sebuah artikel anda akan cepat terindex atau tidak.

Meletakkan kata kunci pada judul dan artikel

Optimasi kata kunci pada judul, bisa di lakukan secara variatif. Anda harus benar benar bisa menyiasati persaingan sebuah artikel dalam hasil pencarian, anda harus dapat menyusun kata kunci utama dengan kata variatif lainnya.

Cari kata variatif lain yang jarang di gunakan, bisa di ambil contoh “jual sarung tenun keren asli buatan tangan“, atau anda bisa menyusun kata kunci dengan kata variatif lainya.

Untuk lebih jelasnya anda bisa baca : Optimasi Kata Kunci Jitu Untuk Hasil Pencarian Maksimal

Atau artikel yang ini : Tehnik Mengolah dan Menempatkan Kata Kunci Pada Artikel



Loading...

Baca selengkapnya

ganisebastian

Menulis dari berbagai pengalaman pribadi dan bisa dipertanggung jawabkan, jika bermanfaat bagi Anda silahkan share.

Artikel terkait

43 Comments

  1. Saya masih pemula, saya masih perlu bimbingan dan beruntung sekali menemukan artikel ini, karena sangat membantu, dan semoga artikel ini menjadi manfaat buat saya khususnya, terimakasih admin, salam blogger

  2. Awalnya sih ga percaya sama reset reset keyword kaya begituu… dulu sih nulis artikel nulis artikel ga perduli ama keyword, tapi alhamdulillah sekarang saya tahu mengenai cara reset keyword. terimakasih ya infonya mas hehe

      1. Beruntunglah bagi orang yang mau ngeblog dan sudah daftar adwords keyword planner di tahun yang lalu-lalu ya mas gani?
        iya benar saya punya email baru mau memanfaatkan layanan Google keyword planner sudah tidak bisa kalau tidak bayar.

  3. 1 mas mau tnya saya punya dua chanel satu sudh bsa monetise..yang satu tidak bsa di aktfkan monetisenya…..gmnaa

    2 saya bingung mau buat video seperti apa,,video original susah carinya buat sendiri tidak bakat gmna buat video yg menarik ap hrus pkai creator video aja

    3 gimana sih cranya agr video qt si urutan pling atas dlm pencarian,,sy sdh pkai keyword planer misal video lucu pencarian 100-1000rb saingn rendah..langkah buat judul gmna apa pkai video lucu tapi gbsa muncul dlm pncarian video sya tq

    1. 1. Video tidak bisa dimonetize karena memang tidak layak dan kemungkinan melanggar kebijakan komunitas.
      2. Tidak harus menggunakan creator video youtube, bisa gunakan software edit video lainnya.
      3. Usia channel juga ikut berpengaruh, perbanyak aja upload videonya dan promosikan terlebih dahulu.