Internet

Saingi TikTok, Instagram Tambahkan Fitur Reels di Stories

Beberapa bulan yang lalu, Instagram ketahuan sedang menguji coba fitur baru yang bernama Clips. Fitur Clips sendiri digadang-gadang dihadirkan untuk menyaingi TikTok. Namun, sampai saat ini fitur Clips juga urung hadir.

Baca juga: Usai Snapchat, Kali Ini Instagram Jiplak Fitur Milik TikTok

Sebaliknya, ternyata pihak Instagram justru menghadirkan fitur lain yang bernama Reels. Konsep Reels ini sama seperti Clips, karena Reels dibuat oleh pihak Instagram untuk menyaingi kepopuleran TikTok.

Penampakan Fitur Reels

Kurang lebih seperti inilah penampakan dari Reels:

Ketika menggunakan Reels ini, maka para pengguna nantinya akan bisa membuat video pendek yang dapat dibagikan dan di-remix sama seperti TikTok. Pihak Instagram sendiri menyediakan banyak pengaturan di Reels, khususnya pengaturan untuk membuat video agar terlihat lebih menarik.

Di Reels, durasi video yang bisa dibuat oleh para pengguna hanya 15 detik saja. Setelah itu, video yang berdurasi 15 detik bisa ditambahkan dengan berbagai macam efek seperti efek audio ataupun percepatan video.

Apakah Reels dibuat terpisah?

Reels tidak dibuat terpisah oleh pihak Instagram karena media sosial pimpinan Adam Mosseri itu memasukkannya ke Instagram Stories. Hasilnya, Instagram Stories pun bejibun berbagai macam fitur di dalamnya.

Mengapa Reels diletakkan di Stories?

Ini adalah strategi Instagram atau yang lebih tepatnya Facebook selaku perusahaan induk. Dengan meletakkan Reels di Stories, maka proses pengenalan fitur tersebut jauh lebih mudah mengingat para pengguna Instagram lebih sering menggunakan Instagram Stories.

Cara Kerja Reels

Karena Reels terletak di Instagram Stories, maka kurang lebih cara kerjanya sama seperti fitur-fitur yang sudah ada sebelumnya di mana para pengguna bisa membagikannya. Namun, Reels tidak hanya bisa dibagikan saja, karena Reels juga bisa dikirimkan via direct message.

Selain itu, para pengguna juga bisa mempostingnya ke bagian baru dari tab explore Instagram yang bernama Top Reels. Di tab baru ini, video-video karya kreator lain akan dinampakkan oleh pihak Instagram.

Namun sayangnya, Reels ini hanya tersedia untuk para pengguna Instagram yang bertempat tinggal di Brasil saja. Jadi, para pengguna yang bertempat tinggal di negara lain hanya perlu bersabar. Itu pun kalau pihak Instagram berkenan menghadirkan Reels secara global.

Mengapa Reels hanya diluncurkan di Brasil?

Dilansir dari TechCrunch, Brasil memiliki populasi Instagram yang besar. Memulai dari negara tersebut akan membantu Instagram untuk melakukan strategi penyesuaian dan orientasi. Jadi, ketika Reels sukses di Negara Samba, bisa saja fitur tersebut akan diperluas keberadaannya secara global.

Ambisi Kalahkan TikTok Sudah Menjalar ke Ubun-ubun

Pada bulan Oktober lalu, percakapan Mark Zuckerberg dengan para karyawan ketika sedang rapat bocor ke publik. Dalam rapat tersebut, Zuck meminta para karyawan bekerja secara ekstra untuk melawan para pesaing Facebook.

Nama pesaing yang dimaksud Zuckerberg disebut secara gamblang, yaitu TikTok. Bos dari Facebook itu secara terang-terangan memang mengaku khawatir dengan pertumbuhan TikTok yang kian hari kian bagus, bahkan di AS pun pertumbuhan TikTok sangatlah bagus.

Baca juga: TikTok Semakin Besar, Zuckerberg Pun Takut Kehilangan Pasar

Melihat kesuksesan aplikasi buatan ByteDance itu, berbagai macam cara pun dilakukan oleh Facebook dari membuat Lasso hingga akhirnya meluncurkan Reels di Brasil. Ambisi Facebook untuk mengalahkan TikTok ini nampaknya sudah menjalar sampai ke ubun-ubun. Pasalnya, mereka terus berupaya menghadirkan fitur yang memungkinkan para pengguna untuk beralih meninggalkan TikTok.

Baca juga: Aplikasi Lasso, Aplikasi Pesaing TikTok yang Resmi Diluncurkan

Untuk saat ini, upaya Facebook untuk menggulingkan TikTok memang masih cukup sulit. Namun jika melihat kedigdayaan mereka dengan memiliki Instagram, maka bisa saja TikTok kalah secara perlahan.

Selain itu, upaya mereka untuk menyaingi TikTok juga benar-benar luar biasa. Bukankah ada pepatah yang mengatakan usaha tidak akan mengkhianati hasil? Dan pepatah itu juga berlaku untuk Facebook meskipun waktunya belum diketahui secara pasti.

Namun dengan usaha yang keras untuk menggulingkan TikTok, maka bisa saja suatu saat nanti mereka benar-benar mengambil alih pasar yang dimiliki oleh TikTok. Jadi, semuanya tinggal menunggu waktu saja.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close