Tekno

Sering Menulis Data/Defrag akan Beresiko Memperpendek Umur SSD?

Kalian pasti sering dengar bahwa jika kalian terlalu sering menulis data atau men-defrag SSD maka Memperpendek Umur SSD? Jawabanya BENAR, namun apakah kamu tahu alasanya?

Jangan khawatir karena di artikel ini akan kita bahas selengkap mungkin. Sebelum kita membahas CORE topic tentang umur SSD, kalian perlu tahu dulu basic nya.

Apa itu SSD?

1. Mengenal SSD

Umur SSD
Source : Wikipedia Edited With Paint

SSD (Solid State Drive) adalah salah satu internal storage yang menggunakan Nand Flash Memory. Berbeda dengan HARD DRIVE yang menggunakan PLATTER yang berputar.

Nand Flash memungkinkan SSD untuk jauh lebih cepat dibandingkan dengan HDD karena tidak ada komponen yang bergerak dan secara sifat alaminya Nand Flash memang lebih cepat.

2. Cara kerja SSD

analogi
Source : PAINT

Berbeda dengan HDD yang datanya bisa langsung di overwrite kapanpun juga saat menulis data, Nand Flash pada SSD tidak.

Analoginya begini, jika kalian mempunyai lemari kan ada partisi nya. Contoh yang bagian atas untuk baju, tengah untuk celana dan bawah untuk barang-barang lainya.

Sekarang kalian ingin menaruh celana yang baru kalian beli dan kebetulan partisi bagian tengah masih ada yang kosong.

Jika kamu seorang SSD kamu tidak bisa langsung menaruh celananya pada bagian yang kosong.

Melainkan kamu harus memindahkan semua celana dalam lemari ke suatu tempat (temporary places) dan jika partisi (BLOCK) sudah kosong, baru nanti celana kamu bisa disimpan bersamaan dengan semua celana yang kalian pindah tadi.

Apakah benar Mendefrag SSD bisa memperpendek umur nya?

Ya benar SSD tidak perlu di defrag karenaNand Flash berbeda dengan PLATTER pada HDD. Nand Flash bisa menemukan data dengan cepat walaupun data nya terpisah dan jauh dari satu sama lain.

Tapi buat kamu yang pakai windows 10 jangan khawatir, Jika kalian mendefrag SSD maka windows 10 akan secara otomatis melakukan Trimming (bukan defrag) [apa itu trimming? kita akan bahas di artikel saya yang akan datang]

3. Menulis data memperpendek umur SSD?

don't be afraid
Source : Pixabay

Itu memang benar namun kalian wajib tahu alasannya.

Seperti yang saya sudah jelaskan SSD menggunakan Nand Flash Memory, dan ada beberapa tipe memory yang di gunakan yaitu:

  • TLC (Triple level cell)
  • MLC (Multi level cell)
  • SLC (Single level cell)
  • eMLC (Enterprise grade multi level cell)
  • 3D Vnand (Vertical nand)

Kalian mungkin pernah atau belum pernah dengar dengan istilah tersebut.

Jika kalian cek spek SSD akan diperlihatkan tipe Nand Flash Memory apa yang digunakan.

Akan tetapi sering nya para manufacture (pembuat SSD) tidak akan memberikan informasi tersebut karena untuk Selling Purpose.

Tidak semua orang tahu tentang hal ini dan kadang ada orang yang tahu dan menganggap TLC itu jelek.
Sehingga para manufacture lebih memilih untuk tidak memberikan informasi tipe Nand Flash Memory pada SSD mereka.

4. TLC, MLC, eMLC, SLC, 3D Vnand

Nand Type
Source: https://www.cactus-tech.com

Ok, Sekarang kalian sudah tahu tipe Nand Flash Memory yang digunakan pada SSD. Selanjutnya saya akan menjelaskan semua tipe NAND FLASH diatas.

Internal storage itu sebenarnya hanya menyimpan data dalam bentuk Bit itu lho angka 0 dan 1 yang nantinya akan diterjemahkan menjadi sebuah DATA.

Mereka bisa disimpan dalam PLATTER HDD atau NAND FLASH SSD. Bits dalam SSD disimpan di dalam CELL (kita anggap saja cell ini ruangan).

TLC (Triple level cell)

TLC (Triple level cell) menyimpan 3 Bits data dalam 1 cell, ini menjadikan ukuran TLC SSD lebih besar karena dia menyimpan lebih banyak informasi per cell nya dan harganya per GB nya pun lebih murah.

Tapi seperti yang sudah saya jelaskan semakin banyak data yang anda tulis dalam suatu cell maka umur SSD akan memendek.

Dikarenakan TLC menyimpan 3 bits data dalam satu cell ini menjadikan umur SSD TLC NAND FLASH lebih pendek di bandingkan NAND FLASH yang lain dan TLC ini juga yang paling lambat.

So, Jika SSD harganya murah pasti SSD itu menggunakan TLC NAND FLASH.

MLC (Multi level cell)

Seperti namanya Multi level cell menyimpan 2 Bits data per cell.

Ini menjadikan MLC SSD lebih cepat dan umur SSD lebih awet (2x-10x lebih awet di banding TLC).
Namun karena menyimpan 2 Bits data per cell ini membuat harga MLC SSD lebih mahal per GB nya.

SLC (Single level cell)

SLC SSD menyimpan 1 Bits data per cell nya, Hal ini membuat SLC SSD paling cepat dan umur SSD ini paling awet di bandingkan SSD yang lain.

Namun hal itu juga membuat harga per GB nya itu jaaauuuuuuhhh lebih mahal untuk 30GB nya saja harganya bisa sampai 3-5 Juta’an .

Ya SLC SSD memang bukan CONSUMER GRADE melainkan ENTERPRISE GRADE jadi yang biasa beli SLC SSD ya perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Facebook, Microsoft, Dll

eMLC (Enterprise grade multi level cell)

eMLC itu sama saja dengan MLC namun eMLC umur SSD ini lebih panjang dibandingkan MLC kenapa?

Sebenarnya dibalik umur eMLC yang lebih panjang kecepatan write eMLC SSD itu 10-20% lebih lambat dari MLC SSD dan itulah yang menjadikan umur eMLC lebih panjang.

Tapi jangan khawatir lho buat kalian para gamer atau non content creator perbandingan kecepatan antara eMLC vs MLC itu ga bakalan terasa banget kalau dipake untuk pekerjaan sehari-hari kecuali kalau di benchmark,

Kesimpulanya eMLC ini adalah suatu alternatif buat kamu yang pengin SSD berumur sekelas SLC tapi seharga MLC.

3D Vnand (Vertical nand)

3D Vnand dibuat oleh SAMSUNG. Secara singkat 3D Vnand itu menggunakan TLC NAND yang di stack/tumpuk sehingga kapasitasnya semakin besar namun ukuran SSD tetap sama.

Tidak hanya itu umur 3D Vnand SSD juga hampir sama dengan MLC dan kecepatanya pun bisa melebihi MLC SSD. SSD yang menggunakan 3D Vnand yaitu (Samsung 850 evo,950,960 evo)

5. TIPS

Akan lebih baik jika kalian menggunakan SSD sebagai BOOT DRIVE (untuk OS saja) dikarenakan sifat SSD yang akan memendek umurnya jika sering tulis data.

Menggunakan SSD sebagai BOOT DRIVE akan menjadikan waktu BOOT UP kamu jauh lebih cepat dari HDD dan waktu yang di butuhkan untuk membuka program juga akan lebih cepat.

Jika kalian punya PC/Laptop lama, hal terbaik yang bisa kalian lakukan adalah dengan mengganti HDD kalian dengan SSD dan di jamin PC/LAPTOP kalian akan lebih responsive.

Baca juga : Daftar 5 Laptop Murah Terbaik, Performa Bagus, Harga Cuma 1 Jutaan

Dan jika kalian ingin menyimpan data gunakanlah HDD karena harga per GB nya itu jauh lebih murah dan selama tidak ada komponen mekanik yang rusak maka HDD masih bisa terus di pakai.

Namun kamu harus berhati-hati karena HDD menggunakan komponen mekanik yang bergerak oleh karena itu mereka rawan rusak. Maka dari itu siapkan HDD yang lain buat BACKUP atau buatlah konfigurasi RAID.

Kesimpulan

Nah jadi kalian sudah tahu kenapa umur SSD akan pendek jika kita sering menulis data.
Tapi jangan khawatir karena TLC SSD pun bisa tahan sampai ber peta-peta bit of write cycle (1 peta= 1000 Tera).

Buktinya OCZ VERTEX TURBO Sata II SSD saya sudah hampir 4 tahun tidak pernah bermasalah. Jadi jangan takut apalagi sampai paranoid ya. Thanks


Loading...
Baca selengkapnya

Only a writer and a drop of water in the endless sea :)

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close