Internet

Pendapat 15 Travel-Blogger soal Sewa Motor Keliling Kota di Asia Tenggara

Sewa motor untuk keliling kota di Asia Tenggara sangat mudah untuk siapa pun. Biaya sewanya juga murah, antara 5 sampai 10 dolar untuk seharian keliling kota. Kalau tidak bisa mengendarai motor, jangan khawatir, karena penyewa bisa belajar mengendarai motor ditempat rental.

Itu menurut traveler yang suka sewa motor untuk mengelilingi kota-kota di Asia Tenggara. Bahkan banyak traveler yang sengaja datang ke Asia Tenggara dengan impian untuk mengelilingi kota sambil mengendarai motor.

Baca jugaPeluang Usaha Rental Motor : Meraih Laba Tanpa Harus Bekerja Lebih

Tapi tidak semua traveler berpikir seperti itu. Banyak juga yang takut berkendara di jalanan Asia Tenggara yang hampir tidak punya aturan lalu lintas. Akhirnya mereka pilih jalan kaki atau naik transportasi umum yang lebih aman.

Lalu, seperti apa pendapat  travel-blogger soal sewa motor keliling kota di Asia Tenggara itu?

Ini dia pendapat mereka:

  1. Annie, dari TravelShus.com

Sewa motor
Annie – Travelshus.com

“Bisa menyewa motor saja menurutku adalah hal yang konyol. Sebelumnya aku pernah mengendarai motor, dan kapok setelah sewa motor di Asia Tenggara.

Akibat kecelakaan kecil, tapi kecelakaan kecil itu membuatku sadar bahwa mengendarai motor jalanan kota Asia Tenggara tidak sebanding dengan resikonya.

Aku tidak akan pernah melakukannya lagi. Sepeda, taksi, tuktuk, dan transportasi umum lebih cocok untukku.”

  1. Daniel Mcbane, pemilik blog DanielMcbane.com

Sewa motor

“Aku tidak pernah sewa motor di Thailand, tapi pernah beberapa kali di Laos, Indonesia, India, dan Nepal. Sampai sekarang aku masih hidup. Tapi aku hanya mengendarainya di daerah pedesaan yang relatif lebih aman.

Mengenai rambu-rambu lalu lintas di sana, pernah perhatikan bahwa kebanyakan rambu lalu lintas di Asia Tenggara menggunakan bahasa Inggris?

Sepertinya mereka tahu siapa yang akan memperhatikan rambu lalu lintas dan siapa yang sering mengabaikannya.”

  1. Will, pemilik blog WheresWill.com

Sewa motor

“Sepeda motor adalah 100% transportasi terbaik untuk melihat Asia Tenggara.

Asia bukan tempat untuk belajar mengendarai motor dan merupakan tempat berbahaya yang perlu dihindari, tapi menghindarinya secara keseluruhan berarti membatasi pengelaman yang akan kau dapat.

Aku sendiri merasa aman saat mengendarai motor. Aku tahu apa yang ada di sekitarku dan aku tahu apa yang bisa dilakukan oleh motor yang kukendarai. Aku tahu kondisi lalu lintas di negara tempat aku tinggal, dan aku tahu apa yang ingin kulihat.

Momen paling menyenangkan dalam hidupku bisa kuraih dengan naik sepeda motor di mana orang asing hampir tidak pernah melakukannya. Aku akan terus melakukannya di seluruh kota di Asia Tenggara.”

  1. Phoebe, dari ShortRoadToHappy.com

“… Aku bukan penggemar motor sampai bertemu dengan pacarku waktu kami berdua tinggal dan bekerja di Tiongkok. Aku langsung terpana hanya dalam 5 menit.

Tiongkok adalah tempat paling sulit untuk mengendarai sepeda motor karena kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di jalan. Bahkan dibandingkan dengan Vietnam sekalipun!

Sekarang kami sedang bersiap-siap untuk Round the World mengendarai motor, berangkat dari Inggris bulan depan.

Resiko selalu ada, tapi apa yang akan kudapat jauh lebih berharga dibanding resikonya. Mengendarai sepeda motor memberiku pengalaman terbaik yang tidak pernah kudapat sebelumnya.

Sepeda motor bisa membawamu ke tempat yang tidak bisa dilalui kendaraan lain. Sejujurnya aku berpikir bahwa sepeda motor adalah cara terbaik untuk melihat dunia… dan aku akan melakukannya.”

  1. Penulis di ThisBatteredSuitcase.com

Sewa motor

“Aku sudah menghabiskan banyak waktu mengendarai sepeda motor di Asia Tenggara, biasanya sebagai penumpang.

Aku hampir tidak pernah mengendarai sepeda motor di kota besar atau tempat-tempat yang sering macet, dan mungkin akan tidak mau melakukannya.

Aku juga sering melihat traveler yang terluka atau memar akibat kecelakaan motor.

Aku bersyukur tidak pernah mengalaminya, bahkan waktu berkendara di Sri Lanka, Vietnam, Thailand, Cambodia, dan Indonesia sekalipun.

Tapi harus aku akui bahwa beberapa kenangan terbaik yang pernah kudapat adalah saat aku mengendarai sepeda motor…”

  1. Tamy, dari Tammyandchrisonthemove.com

“Kadang aku harus naik ojek kalau tidak bisa menemukan tuk tuk di Phnom Penh, bahkan duduk sebagai penumpang pun sangat menakutkan.

Sopir ojek di sini tidak punya rasa takut sama sekali dan sangat egois. Aku kenal tiga orang blogger yang menyewa motor di Kamboja, dan mereka semua pernah mengalami kecelakaan motor.”

  1. Audrey, pemilik blog ThatBackpacker.com

“Saigon adalah kota dengan lalu lintas paling gila yang pernah kulihat. Aku pernah tinggal di sana beberapa bulan lalu

Dan menyeberangi jalan di sana adalah perkara ‘menyerahkan nyawa pada takdir’ –hati-hati melangkah ke jalan, maju perlahan, dan berharap motor-motor akan menghindar darimu.”

  1. Dean, dari Theroadtoanywhere.com

Pendapat 15 Travel-Blogger soal Sewa Motor Keliling Kota di Asia Tenggara

“Aku pernah mengendarai skuter di Asia Tenggara, tapi hanya di tempat-tempat sepi seperti pedesaan.

Aku tidak akan pernah mengendarai motor di kota besar atau di jalan raya selalu ramai.

Aku juga termasuk pengendara lamban di jalanan, karena itu aku lebih memilih naik sepeda kalau memungkinkan.

Sewaktu tinggal di Saigon, aku pernah melihat seorang backpacker muda mengendarai skuter dan mengalami kecelakaan di jalan.

Terlihat jelas bahwa itu adalah pengalaman pertamanya mengendarai skuter.

Sebagian orang sengaja datang ke Asia Tenggara dan sewa motor dengan pikiran bahwa mereka kebal dari kecelakaan.”

  1. Alana, dari Paperplanesblog.com

sewa motor
Alana – paperplanesblog.com

“Aku punya sepeda motor di Tailand dan itu jadi alat transportasi utamaku selama dua tahun aku tinggal di sana. Memang berbahaya, bahkan angka kecelakaan dan kematian akibat kecelakaan di sana sangat tinggi.

Aku penasaran bagaimana kalau angka kecelakaan ini dibandingkan dengan angka kecelakaan di tempat lain.

Angka kecelakaan di Tailand lebih tinggi dibandingkan dengan di Amerika, karena di Amerika tidak banyak orang mengendarai motor.

Tapi bagaimana kalau dibandingkan dengan angka kecelakaan mobil di Amerika?

Masalah terbesar dari traveler adalah mereka sangat percaya diri mengendarai motor walaupun tidak mengenal tempat dan aturan jalan yang mereka lalui. Itu perbuatan bodoh.

Memang benar bahwa kecelakaan bisa terjadi karena alasan apa saja, tapi ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga diri tetap aman.”

  1. Marco Fiori, dari Nofilmleft.com

“Aku sewa motor di kepulauan dan di Tailand bagian utara, dan aku mengendarainya perlahan. Yang membuatku takut adalah betapa mudahnya mereka menyewakan motor pada siapa pun.

Aku tidak pernah mengendarai motor ataupun mobil sebelumnya, tapi seperti hal lain yang berhubungan dengan jalanan: yang harus diperhatikan bukanlah dirimu sendiri, melainkan pengendara lain.

Daerah Pai dan sekitarnya cukup sepi dan merupakan tempat bagus untuk mengendarai motor kalau mau. Tapi kusarankan untuk mengambil kelas mengemudi dulu sebelum mulai keliling kota manapun dengan mengendarai motor.”

  1. Mica, dari Travelthisearth.com

sewa motor“Aku pribadi bahkan tidak akan mencoba untuk mengendarai motor di Tailand atau negara Asia Tenggara manapun.

Tapi temanku adalah pengendara motor berpengalaman dan aku percaya padanya.

Kami membeli motor di Chiang Mai dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan.

Motor mode baru dan mampu membawa kami berdua padahal badan kami berdua agak gemuk.

Sementara di Indonesia, waktu kami menyewa motor untuk naik gunung.

Aku harus turun dari motor karena motornya terlalu kecil dan tidak mampu membawa kami berdua.”

  1. Mike, kontributor untuk Thatbackpacker.com

“Wow… aku baru saja selesai mengelilingi Hano hingga Saigon, dan percayalah, jalanan di Tailand lebih aman dibandingkan dengan Vietnam.

Kalau kamu tahu apa yang harus dilakukan saat berkendara di Vietnam, maka kau akan baik-baik saja.

Walaupun beberapa kali hampir terjadi kecelakaan, tapi tidak ada yang sampai menabrak, karena orang Vietnam merupakan pengendara motor terbaik di dunia.

Ada yang bilang bahwa jalanan di Saigon mengerikan, tapi untukku, aku pernah mengendarai motor dengan satu tangan dan tidak ada masalah.

Aku tidak bercanda soal ini. Aku memang pernah bertemu dengan mereka yang mengalami kecelakaan, tapi sejauh ini aku beruntung.

Saat meninggalkan Hanoi adalah kedua kalinya aku mengendarai motor. Dengan motor, aku bisa mendapatkan pengalaman yang tidak bisa didapat orang lain, karena motor bisa membawaku ke mana pun yang ku mau. Sewalah motor di Vietnam, ini sepadan, dan kau tidak akan menyesalinya.”

  1. Martha, dari Migratorymartha.com

“Aku juga punya keinginan yang sama waktu datang ke Thailand tahun lalu. Waktu itu kupikir, apa sulitnya mengendarai skuter di Thailand?

Tapi setelah mencoba beberapa kali, termasuk menabrak setiap kali mencoba, akhirnya kuputuskan bahwa mengendarai skuter bukan untukku.

Aku juga berpikir bahwa jalanan di Tailand bagian utara lebih aman untuk pengendara skuter.

Untungnya, suamiku bisa mengendarai skuter seperti profesional sehingga aku tidak benar-benar kehilangan momen berharga dari mengendarai skuter.”

  1. Dan, dari Acruisingcouple.com

“Casey dan aku punya kendaraan roda dua di Taiwan. Kami selalu protes tentang betapa buruknya para pengendara skuter di sini.

Kami belum pernah tinggal di Thailand, tapi pengalamanku di Filipina membuatku tidak mau mengendarai skuter, bahkan mendekati skuter pun tidak mau.

Kami memilih naik van selama 6 jam walaupun kami tahu bahwa kami akan terjebak di jalanan lebih lama. Aku setuju bahwa memilih transportasi umum adalah opsi paling aman di Asia Tenggara.”

  1. Penulis di RunawayBrit.com

sewa motor
runawaybrit.com

“Aku tinggal di Saigon selama tiga tahun. Banyak temanku mengendari sepeda motor, tapi aku tidak pernah melakukannya.

Tentu, kebanyakan dari mereka tidak pernah mengalami hal buruk kecauli hanya memar dan luka kecil. Tapi menurutku resikonya tetap tidak sepada.

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa pada kecelakaan terparah sekalipun, kebanyakan biaya pengobatan tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Akhirnya kau harus menguras tabunganmu untuk pengobatanmu sendiri dan untuk ganti rugi pada orang lain yang jadi korban akibat perbuatanmu, karena penduduk setempat biasanya tidak punya asuransi.

Terakhir, kebanyakan tempat rental motor akan membebankan biaya perbaikan motor pada penyewa, walaupun motor itu hanya tergores sedikit.

Pemilik rental akan mengatakan apa pun untuk memaksa kita bayar ganti rugi. Jumlah ganti ruginya memang tidak besar, tapi tetap saja menjengkelkan.”

Tips Aman Berkendara di Asia Tenggara:

Berdasarkan pengalaman mereka berkendara motor di Asia Tenggara, para travel-blogger berbagai tips supaya aman berkendara motor di jalanan Asia Tenggara.

– Jalanan di Asia Tenggara hampir tidak punya aturan berkendara. Sebenarnya ada, tapi tidak dipatuhi. Pengendara sering berkendara menurut aturan mereka sendiri.

– Pengendara di jalanan Asia Tenggara sering berhenti dan berbelok seenaknya. Maka kau harus selalu waspada, dan bersiap-siap kalau-kalau mereka akan berhenti atau berbelok mendadak.

– Mobil dan truk adalah penguasa jalanan. Menjauhlah dari jalur mereka karena mereka tidak mau mengalah. Kendaraan yang lebih besar selalu jadi prioritas dijalanan.

– Jangan kenakan sandal, flip flop, apalagi tanpa alas kaki saat mengendarai motor. Pakailah sepatu. Selain lebih nyaman, juga kalau terjadi kecelakaan, bagian kaki yang biasanya terkena dampak paling parah. Karena itu kaki perlu dilindungi.

– Orang-orang menyeberangi jalan tanpa aturan. Mereka akan seenaknya menyeberang jalan di mana pun, walaupun sudah tersedia zebra cross dan jembatan layang.

Karena itu pengendara harus tahu kapan berhenti, kapan jalan perlahan, dan kapan boleh ngebut.

– Jalanan Asia Tenggara bukan tempat untuk pemula, dan bukan tempat untuk belajar. Karena itu, ambillah kelas mengemudi sebelum mulai berkendara di jalanan kota di Asia Tenggara.

– Kunci aman berkendara di jalanan Asia Tenggara adalah percaya diri, waspada, reaksi cepat, berkendara dengan tenang, dan jangan lupa untuk menikmati pemandangan yang menakjubkan.

Sebagai orang Indonesia, apa pendapatmu soal sewa motor untuk keliling kota di Asia Tenggara atau di Indonesia?

Kalau kamu punya kesempatan untuk traveling ke Asia Tenggara, apa kamu akan sewa motor dan keliling kota sambil mengendarai motor?

Sumber gambar depan : agpmotorbalirental.com


Loading...
Baca selengkapnya

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close