Peluang usaha

Tak Butuh Gelar Sarjana untuk Dapat 10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Ini

Mau kerja gaji tinggi di kantoran, tapi tidak punya gelar sarjana? Pasti bisa.. Banyak jenis pekerjaan baru yang mengutamakan keahlian di atas gelar sarjana dan pengalaman kerja. Jenis pekerjaan ini disebut Pekerjaan kerah baru atau New collar jobs.

New collar jobs berbasis keahlian (skills) dan bisa ditemukan di berbagai industri. Tapi yang paling umum di industri manufaktur, teknologi informasi (TI), dan kesehatan. Mereka menawarkan gaji tinggi dan peluang kerja besar bagi pekerja kerah baru.

10 Pekerjaan Bergaji Tinggi Tanpa Gelar Sarjana

Daftar pekerjaan kerah baru di bawah ini lengkap dengan deskripsi pekerjaan dan syarat keahlian yang dibutuhkan untuk membantu kalian mendapatkan kerja gaji tinggi.

1. Database Manager

Dikenal juga dengan sebutan manajer database, manajer basis data, atau administrator basis data. Mereka bisa bekerja di hampir semua industri, tapi lebih umum bekerja untuk perusahaan di bidang desain sistem komputer.

Manajer database bertugas menyimpan dan mengatur data menggunakan perangkat lunak khusus. Manajer database perlu memastikan bahwa data aman dan tersedia bagi orang-orang yang membutuhkan akses ke database.

Sebagian perusahaan besar memang mencari manajer database dengan gelar sarjana atau master di bidang manajemen sistem informasi.

Tapi banyak perusahan memilih menajer database yang punya pengetahuan kuat tentang bahasa database seperti Structure Query Language (SQL). Bagi perusahaan sepert ini, gelar tidak masalah, yang penting adalah keahlian.

2. Administrator Jaringan dan Sistem Komputer

Pekerjaan administrator jaringan dan sistem komputer adalah menginstal dan mengoperasikan sistem komputer untuk perusahaan atau organisasi. Istilahnya mungkin beda, tapi pekerjaannya sama.

Loading...

Administrator jaringan dan sistem komputer memiliki peluang kerja yang luas di semua industri, dari teknik informasi, keuangan, hingga pendidikan. Hal ini karena hampir setiap industri membutuhkan jaringan dan sistem komputer.

Banyak perusahaan membuka lowongan kerja bagi administrator yang ahli komputer. Gelar dari universitas bukan syarat utama, tapi gelar sarjana memang bisa membantu dalam persaingan mencari pekerjaan.

3. Programmer Komputer

Pekerjaan programmer komputer adalah membuat, menulis, dan menguji kode yang memungkinkan program dan aplikasi komputer berfungsi.

Programmer komputer bisa bekerja perusahaan desain sistem komputer, atau perusahaan penerbit software, atau pun perusahaan keuangan. Programmer komputer bisa bekerja dari jarak jauh secara telecommute dan freelance.

Programmer komputer harus mahir berbagai bahasa komputer termasuk Java dan C++, serta memiliki pengalaman ekstensif dalam hal pengkodean.

Gelar sarjana bukan yang utama, tapi programmer komputer yang punya gelar associate dan punya sertifikat dalam bahasa pemrograman tertentu akan lebih mudah mendapat pekerjaan.

4. Tool-and-Die Maker

Pembuat tool-and-die adalah semacam ahli mesin (machinist) yang bekerja mengatur dan mengoperasikan mesin yang dikendalikan secara mekanis untuk memproduksi berbagai alat yang dibutuhkan untuk proses manufaktur.

Karena itulah, pembuat tool-and-die biasanya bekerja di perusahaan manufaktur. Gaji untuk pembuat tool-and-die jelas tinggi.

Calon pembuat tool-and-die bisa belajar di SMK, kuliah teknik, ikut magang atau pelatihan  kerja. Jika pekerjaan melibatkan mesin yang dikendalikan komputer maka pembuat tool-and-die butuh lebih banyak kursus TI atau pengalaman TI.

5. Analisis Pengiriman Layanan (Service Delivery Analyst)

Tugas utama seorang analis pengiriman layanan adalah memastikan klien menerima layanan berkualitas tinggi. Syarat jadi analis layanan adalah punya keterampilan komputer yang kuat. Variasi keahlian yang lain tergantung permintaan industri.

Analis pengiriman layanan biasanya menggunakan software untuk melacak kualitas dan efisiensi pengalaman pengguna. Supaya bisa mempelajari bagaimana layanan disampaikan dan bagaimana layanan itu bisa ditingkatkan.

Gelar sarjana memang tidak wajib, tapi pekerjaan analis membutuhkan pengalaman sekitar tiga tahun di industri terkait, dan butuh pengetahuan tentang software pengiriman layanan yang digunakan perusahaan.

6. Spesialis Dukungan Komputer (Compuer Support Specialist)

Pekerjaan seorang spesialis dukungan komputer adalah membantu karyawan TI atau membantu non-ti dalam suatu organisai yang memiiliki masalah dengan komputer mereka.

Spesialis dukungan komputer menyediakan bantuan untuk orang dan perusahaan dengan peralatan komputer dan/atau software mereka. Spesialis dukungan komputer bisa membantu orang secara langsung, maupun melalui telepon atau online.

Untuk menjadi spesialis dukungan komputer umumnya tidak butuh gelar sarjana. Tapi, mereka harus punya keahlian di bidang komputer, komunikasi, dan keahlian interpersonal.

Tapi beberapa perusahaan mencari spesialis dukungan komputer yang memiliki gelar associate atau diploma di bidang TI. Ada pula perusahaan yang mengharuskan spesialis dukungan komputer lulus program sertifikasi sebelum mulai bekerja.

7. Analis Keamanan Komputer (Computer Security Analyst)

Analis keamanan komputer dikenal juga sebagai analis keamanan informasi. Tanggung jawabnya adalah seputar keamanan TI di perusahaan atau organisasi, dengan cara membantu melindungi sistem dan jaringan komputer mereka.

Sebagian pemberi kerja mencari analis yang memiliki gelar sarjana di bidang ilmu komputer atau bidang lain yang terkait. Bahkan ada juga yang mencari kandidat dengan gelar master di bidang sistem informasi.

Tapi, sebagian perusahaan tak mempermasalahkan gelar akademis, perusahaan lebih menekankan keahlian dalam ilmu komputer, pemrograman, dan keamanan TI pada tingkat tertentu. Jadi, asal punya keahlian, lulusan SMA/SMK juga bisa jadi analis.

8. Teknisi Radiologis (Radiologic Technician)

Teknisi radiologis disebut juga sebagai radiografer, pekerjaan mereka adalah melakukan prosedur sinar X dan pencitraan diagnostik lainnya pada pasien.

Teknisi radiologis bekerja di bawah arahan dokter, mengambil gambar yang diminta oleh dokter, dan membantu dokter mengevaluasi gambar. Teknisi radiologis bekerja di rumah sakit, kantor dokter, laboratorium, dan pusat perawatan rawat jalan.

Syarat untuk menjadi teknisi radiologis adalah punya gelar associate atau diploma dalam bidang teknologi radiologi atau MRI. Atau bisa juga dengan mengikuti program sertifikasi radiologi selama satu hingga dua tahun.

9. Sonografer Medis Diagnostik (Diagnostic Medical Sonographer)

Sonografer medis diagnostik dikenal juga dengan istilah teknisi ultrasound. Sonografer medis bekerja di bawah arahan dokter untuk menghasilkan gambar ulstrasound untuk pasien.

Sonografer medis biasanya bekerja di rumah sakit, kliknik, kantor dokter, dan laboratorium. Memiliki gelar associate dan sertifikat pelatihan satu tahun di bidang sonografi bisanya cukup untuk menjadi sonografer medis diagnostik.

10. Teknisi Farmasi (Pharmacy Technician)

Tugas utama seorang teknisi farmasi adalah membantu apoteker dengan memberikan obat kepada pelanggan atau pun profesional  kesehatan. Teknisi farmasi bisa bekerja di apotek, toko obat, rumah sakit, atau di tempat praktik swasta.

Teknisi farmasi umumnya tidak butuh gelar sarjana karena sebagian besar teknisi farmasi belajar melalui pelatihan di tempat kerja. Lulusan SMK Farmasi punya peluang besar untuk bekerja sebagai teknisi farmasi.

Lowongan kerja sebagai teknisi farmasi di Indonesia main banyak, karena fasilitas kesehatan di Indonesia makin berkembang. Bahkan banyak desa kecil sekarang memiliki fasilitas rumah sakit, bukan sekadar puskesmas lagi.

Baca juga10 Pekerjaan di Indonesia Bergaji Murah dengan Level Stress Tinggi, nomer 7 Paling Miris.

Itu hanya sepuluh dari sekian banyak pekerjaan bergaji tinggi untuk kalian yang tidak punya gelar sarjana. Jadi jangan stress hanya gara-gara bukan sarjana.

Mulai sekarang mantapkan skills dan pengetahuan kalian, rajin ikut pelatihan kerja dan magang, terus jangan nyoktek mulu di sekolah. Kalau punya skills dan pengetahuan, cari kerjaan pasti gak akan susah.



Loading...

Baca selengkapnya

Reha Wijaya

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *