Internet

Tak Tertandingi, Inilah Sosok Penguasa Internet Saat Ini

Penguasa biasanya identik dengan sebuah wilayah, karena kekuasaan tidak bisa didapatkan dengan mudah. Namun, di era saat ini untuk menjadi penguasa tidak membutuhkan sebuah wilayah, karena kekuasaan saat ini bermacam-macam bentuknya.

Salah satu kekuasaan yang tidak membutuhkan wilayah adalah teknologi atau yang lebih spesifik internet. Ketika ingin menjadi penguasa internet, maka seseorang hanya tinggal berada di satu negara saja, kemudian bisa memperluas kekuasaannya di negara lain dengan cara memberikan efek ketergantungan dari layanan yang diberikan.

Baca juga: TikTok Semakin Besar, Zuckerberg Pun Takut Kehilangan Pasar

Inilah Sosok Penguasa Internet Saat Ini

Sosok penguasa internet saat ini yang dimaksud adalah Mark Zuckerberg. Zuck layak dikatakan sebagai penguasa internet karena dirinya merupakan pimpinan tertinggi dari Facebook. Facebook sendiri membawahi beberapa aplikasi, dan aplikasi yang di bawahi Facebook sendiri cukup populer di tengah-tengah masyarakat.

Bahkan dalam laporan App Annie tentang 10 besar aplikasi yang paling banyak diunduh selama 1 dekade, Facebook Grup berhasil menduduki posisi empat besar. Bukan hanya itu saja, di tahun 2019 ini pun, Facebook Grup juga menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh berdasarkan data dari Sensor Tower.

Melihat fakta yang demikian itu, tentu tidak salah apabila Zuckerberg dinobatkan sebagai penguasa internet saat ini. Bayangkan saja, satu perusahaan berhasil membawahi empat aplikasi populer, yaitu Facebook, Facebook Messenger, WhatsApp, dan Instagram. Hebatnya lagi, keempat aplikasi yang di bawahi sangat populer di tengah-tengah masyarakat.

Taha Yasseri seorang periset senior di Oxford Internet Institute mengatakan jika dominasi yang dimiliki oleh Zuckerberg ini sangat tidak bagus. Alasannya adalah satu perusahaan yang membawahi empat aplikasi populer akan mengakibatkan monopoli data.

“Empat aplikasi tersebut masing-masing jumlah penggunanya miliaran. Ini tidak oke. Sebuah perusahaan memiliki empat media sosial dan aplikasi komunikasi yang paling populer, itu bisa disebut sebagai monopoli data,” ucap Taha Yasseri.

“Jika dikombinasi, data dari platform berbeda itu bisa berujung pada modelling kebiasaan dan karakter kita dengan level presisi tinggi. Jumlah besar kekuasaan semacam ini harus diregulasi,” tambah Taha seperti yang dikutip dari CNBC.

Baca juga: Facebook Grup Jadi Aplikasi yang Paling Banyak Diunduh Selama 1 Dekade

Terkait dominasi yang terlalu besar yang dimiliki oleh Zuckerberg, pemerintah AS memang tengah berupaya untuk menjegalnya. Artinya, pemerintah tetap ingin memisahkan anak perusahaan agar tidak menjadi satu kesatuan dengan Facebook sehingga monopoli data bisa dihindari.

Namun dibalik itu semua, kita memang harus mengakui kehebatan Zuck dalam melakukan proses akuisisi perusahaan, karena proses akuisisi perusahaan seperti WhatsApp dan Instagram lah yang akhirnya membuat Zuckerberg menjadi penguasa internet seperti sekarang ini.

Baca juga: Dikhawatirkan Dominan, Merger Facebook Cs Berpeluang Batal


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close