Internet

Tersandung Masalah Keamanan, OnePlus Adakan Program Bug Bounty

OnePlus, salah satu merek ponsel pintar asal China telah mengadakan program bug bounty. Program bug bounty yang diselenggarakan OnePlus sendiri telah resmi dibuka per 19 Desember 2019 kemarin.

Adapun untuk total hadiah yang digelontorkan pihak OnePlus sendiri bertingkat-tingkat. Hadiah terkecil adalah 50 dolar AS, adapun yang terbesar adalah 7000 dolar AS. Program bug bounty dari OnePlus ini masih akan tersedia hingga tahun depan.

Baca juga: Bocoran Spesifikasi & Penampakan Terbaru OnePlus 8 dan OnePlus 8 Pro

Rincian Hadiah Bug Bounty dari OnePlus

Special Cases up to $7,000 (Rp98 juta)
Critical $750 – $1,500 (Rp10 – 21 juta)
High $250 – $750 (Rp3,5 – 10 juta)
Medium $100 – $250 (Rp1,4 – 3,5 juta)
Low $50 – $100 (Rp700 – 1,4 juta)

Jika Anda tertarik mengikuti program yang diadakan OnePlus ini, maka Anda bisa memasukkan data di tautan berikut ini ketika sudah menemukan bug. Pihak perusahaan sendiri akan terus memperbarui papan peringkat dari para kontributor, dan akan menampilkan tiga kontributor teratas.

Namun, tidak jelas apa kriteria untuk setiap tingkatan, karena pihak OnePlus hanya mengatakan bahwa hadiah yang mungkin diterima oleh para peserta adalah hadiah yang ditentukan berdasarkan keparahan, kerentanan, dan juga dampak bisnis ke depannya.

Baca juga: Bocoran OnePlus 8 Pro, Usung Layar dengan 120Hz Refresh Rate

Alasan Bug Bounty Diadakan

OnePlus telah mengalami dua kali masalah keamanan. Pertama, masalah keamanan yang dialami OnePlus terjadi pada Januari 2018 lalu. Pada Januari lalu, sekitar 40.000 kartu kredit pengguna bocor yang menyebabkan informasi kartu kredit pelanggan dicuri.

Kedua, masalah keamanan terjadi pada November tahun ini. Pada bulan November, beberapa nama pelanggan, nomor kontak, email mengalami kebocoran. Namun untungnya, informasi pembayaran (bank) masih aman atau belum disalahgunakan oleh para peretas.

Baca juga: Penampakan OnePlus 8 Lite, Versi Termurah Dari OnePlus 8 Series

PIhak OnePlus sendiri yang mengalami masalah keamanan tentu tidak ingin namanya tercoreng atau ditinggalkan oleh para pelanggannya. Dan hasilnya, pabrikan ponsel pintar asal China tersebut pun memilih untuk mengadakan program bug bounty.

Pengadaan program bug bounty sendiri merupakan salah satu bentuk nyata dari OnePlus yang serius membenahi kekurangan yang mereka miliki, khususnya dari segi keamanan. Dengan mengadakan bug bounty, setidaknya publik bisa melihat bahwasanya OnePlus mau berbenah dan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk para pelanggannya.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close