Internet

Tim Cook: Apple Sudah Sumbangkan Jutaan Masker

Pandemi Corona membuat ketersediaan alat kesehatan seperti masker menjadi langka karena banyak diburu oleh umum. Akibatnya, keberadaan masker di beberapa negara menjadi rebutan, dan kalaupun ada harganya akan melonjak tajam.

Melihat fakta yang demikian itu, beberapa perusahaan teknologi pun beralih ke pembuatan masker. Foxconn adalah salah satu contohnya di mana mereka memilih untuk terjun ke pembuatan masker karena melihat ketersediaannya yang sangat terbatas di setiap negara.

Baca juga: Langka Akibat Corona, Foxconn Pilih Produksi Masker

Apple Sumbangkan Jutaan Masker

Beberapa perusahaan ada yang mengalihkan produksinya ke pembuatan masker, namun adapula perusahaan-perusahaan yang tidak mengalihkan produksinya, akan tetapi mereka memilih untuk berderma.

Apple adalah salah satu perusahaan yang memilih untuk berderma dengan menyumbangkan jutaan masker untuk kawasan Eropa dan juga Amerika Serikat. Hal yang demikian itu dikonfirmasi langsung oleh sang CEO, Tim Cook di cuitan akun Twitternya.

Di cuitannya, Cook tidak menyebutkan berapa jumlah pasti dari masker yang mereka sumbangkan. Namun, Mike Pence selaku Wakil Presiden AS telah membocorkan berapa jumlah masker yang disumbangkan oleh pihak Apple.

Dalam salah satu pernyataannya, Pence mengatakan jika Apple telah menyumbangkan masker ke kawasan Eropa dan Amerika Serikat sebanyak 2 juta. 2 juta sendiri merupakan jumlah yang besar, dan belum diketahui bagaimana caranya Apple mendapatkan jumlah yang begitu besar tersebut.

“Presiden dan saya benar-benar mendengar langsung dari Apple bahwa mereka menyumbangkan 2 juta masker untuk seluruh negeri ini dan bekerja dengan administrasi kami untuk mendistribusikannya,” ucap Pence saat konferensi pers di Gedung Putih seperti yang dikutip dari The Verge (24/3/2020).

Baca juga: Corona Bak Monster, Jack Ma Pilih Bagikan Masker

Di saat Apple menyumbangkan jutaan maskernya, bos perusahaan teknologi lain, yaitu Jeff Bezos justru mengeluh ketersediaan masker yang tak lagi ada. Bos Amazon tersebut mengeluh bahwa para karyawannya tidak bisa mendapatkan masker untuk bekerja.

“Masker tetap kekurangan pasokan secara global. Perusahaan telah menempatkan pesanan pembelian untuk jutaan masker wajah yang ingin kami berikan kepada karyawan dan kontraktor kami yang tidak dapat bekerja dari rumah, tetapi sangat sedikit dari pesanan itu telah dipenuhi,” keluh Bezos.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close