Tekno

10 Tips Membeli Smartphone Bekas Berkualitas Agar Tidak Tertipu

Membeli smartphone bekas agar tidak tertipu – Bagi kebanyakan orang, membeli smartphone untuk kebutuhan sehari-hari mungkin sudah menjadi kewajiban. Berbagai tugas dan pekerjaan mungkin akan sangat merepotkan kalau kita tidak membeli smartphone.

Meski saat ini baru awal tahun 2018, namun saat ini banyak perusahaan yang sedang gencar-gencarnya merilis gadget terbarunya. Sebut saja iPhone X, Samsung Galaxy A8, Samsung Galaxy S9, Nokia 8 dan masih banyak lagi.

Untuk yang punya dana lebih, ini tentu menjadi salah satu ajang untuk berburu gadget yang disukainya. Meskipun harganya cukup mahal sekalipun, mereka bisa saja tanpa pikir panjang membelinya.

Sebaliknya, bagi kalangan tertentu mungkin akan lebih baik menjadi ‘penonton’ saja dibanding harus membeli smartphone baru.

Mereka mungkin lebih suka menahan diri untuk berhemat dibanding harus menghabiskan budget ekstra untuk sektor yang kurang produktif. Alih-alih membeli smartphone baru, mereka mungkin akan memilih untuk membeli smartphone bekas saja.

Karena harganya yang jauh lebih murah, membeli smartphone bekas tentu akan menghemat pengeluaran berkali-kali lipat dibanding harus membeli yang baru.

Tips Membeli Smartphone Bekas Berkualitas Agar Tidak Tertipu

tips membeli smartphone bekas

Smartphone bekas atau yang sering kita sebut dengan smartphone seken (second) bisa menjadi alternative kalau kamu memiliki dana terbatas dan menginginkan harga yang lebih murah.

Loading...

Namun sebenarnya membeli smartphone bekas juga cukup berisiko, khususnya bagi mereka yang gaptek dan awam seluk beluk smartphone itu sendiri.

Alih-alih ingin mendapat harga yang lebih murah, bisa saja kita kena tipu karena hasilnya mengecewakan. Tak jarang pula ada kasus dimana saat barang dicek bagus tapi sampai rumah rusak, ini tentu menjadi momok tersendiri bagi pengguna yang ingin membeli smartphone seken.

Maka dari itu, kali ini kami akan memberikan beberapa tips agar kamu tidak tertipu saat membeli smartphone bekas. Silahkan baca beberapa ulasan berikut ini.

1. Jangan Beli Smartphone Bekas Secara Online

Membeli smartphone second secara online sebenarnya boleh-boleh saja, namun ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan. Salah satu diantaranya soal jaminan, return barang dan kredibilitas toko online itu sendiri.

Kamu harus memastikan bahwa toko online yang kamu pilih benar-benar bisa dipercaya, jangan pilih yang abal-abal. Dalam hal ini, kamu bisa melihat testimoni, ulasan, review atau feedback dari pelanggan yang sudah membeli di toko online tersebut.

Kalau ternyata minim ulasan dan review, sebaiknya hati-hati dan pilih yang lain saja.

Jika barang ternyata tidak sesuai keinginan, kamu akan susah dan repot meminta klarifikasi dari toko online tersebut. Pasalnya, kamu belum tahu dimana dan seperti apa lokasi toko yang sebenarnya.

Kalau hal ini terjadi, maka kamu akan menyesal nantinya. Untuk mengantisipasi kejadian semacam ini, jalan terbaiknya tentu saja dengan melakukan COD atau bertemu secara langsung.

Lebih baiknya lagi kalau yang kamu datangi itu konter atau gerai HP jadi kalau sewaktu-waktu ada masalah bisa datang kembali untuk mengajukan komplain.

2. Pastikan Harga Cocok dan Sesuai Harga Pasaran

Tips berikutnya, kamu harus selalu mengetahui harga pasaran dari smartphone yang ingin kamu beli. Untuk mempermudah, kamu bisa mencari referensinya di Google.

Biasanya harga HP second bisa turun sampai setengah atau sepertiga harga yang barunya. Masalah harga ini juga berkaitan dengan kerusakan, garansi dan lama pemakaiannya.

Silahkan timang-timang sendiri, kamu tentu tahu mana yang terbaik.

Ingat, jangan sampai kamu salah pilih karena masalah harga. Perlu diperhatikan juga, harga yang lebih murah dari harga pasaran belum tentu bagus.

Mungkin ada beberapa minus sehingga harganya jadi anjlok. Kalau minusnya tidak terlalu parah, kamu masih bisa membelinya.

Sebaliknya kalau minus dirasa fatal (layar pecah misalnya), maka lebih baik cari smartphone bekas yang lain saja.

3. Periksa Kondisi Fisik atau Body Smartphone

Kondisi body smartphone mungkin menjadi salah satu hal yang paling mendasar untuk memeriksa kualitas smartphone.

Di bagian fisik ini kita bisa melihat apakah smartphone tersebut masih layak atau tidak. Semakin bagus kondisinya, maka harganya mendekati atau sama dengan harga pasaran.

Kalau ternyata ada lecet parah atau retak, kamu mungkin bisa mempertimbangkan lagi untuk membelinya.

4. Cek Keutuhan Segel atau Pastikan Belum Pernah diservice

Setelah memeriksa kondisi fisik, kamu sebaiknya memeriksa segel HP-nya. Pastikan bagian segel penutup baut masih utuh karena ini menandakan smartphone belum pernah dibongkar atau diservice.

Kamu bisa cek bagian belakang dan buka casing penutup baterainya. Kalau bagian belakang smartphone tidak bisa dibuka, kamu tanyakan saja pada pemilik aslinya sudah pernah diservice/dibongkar atau belum.

5. Cek Kelengkapan

Pastikan smartphone second yang ingin dibeli memiliki kelengkapan seperti dusbook, charger, kabel USB, earphone, kartu garansi dan hal lainnya yang tersedia.

Kalau ada beberapa hal yang kurang, maka kamu bisa menawar harganya menjadi lebih murah.

6. Cek Kondisi Baterai

Kalau casing smartphone bisa dibuka, silahkan buka casing belakangnya terlebih dahulu lalu lihat kondisi baterainya, menggelembung atau tidak.

Jika tidak casing bisa dibuka, kamu bisa menganalisanya dengan memperhatikan daya baterai di tampilan layar smartphone.

Kalau daya berkurang dengan cepat, maka bisa jadi baterai smartphone sudah rusak dan cepat habis.

7. Cek Nomor IMEI dan Pastikan Smartphone Android Benar-benar Asli

Tips Membeli Smartphone Bekas - Mengecek IMEI
Tips Membeli Smartphone Bekas – Mengecek IMEI

Untuk mengetahui keaslian android, silahkan periksa android dengan mengecek IMEI pada dusbook. Kamu juga bisa mengecek nomor IMEI dengan mengetik *#06# dan seketika nomor IMEI akan muncul.

Selain itu, kamu juga harus memastikan keaslian smartphone bekas yang ingin dibeli. Karena saat ini, banyak android palsu yang meniru produk aslinya dengan sangat baik.

8. Pastikan Spesifikasi Sesuai

Kamu harus memastikan bahwa smartphone bekas yang dijual memiliki spesifikasi yang sama dengan aslinya. Lihat seluruh spesifikasinya seperti versi android, kapasitas RAM, prosesor, koneksi, kamera, sensor dan fitur penting lainnya.

9. Pastikan Sinyal Berfungsi dengan Baik

Seperti yang kita tahu, sinyal merupakan fitur yang cukup penting pada smartphone. Tanpa kekuatan sinyal yang baik, kita tentu akan mengalami kesulitan saat mengakses internet atau melakukan panggilan telepon.

Untuk itu, sebelum membeli smartphone ada baiknya kamu memeriksa fitur ini dengan seksama.

10. Cek Fitur Lainnya

Fitur pada smartphone memang cukup banyak, maka dari itu sebaiknya kamu harus memeriksanya dengan sabar.

Coba cek fitur penting terlebih dahulu seperti kamera, tombol, speaker, microphone, touchscreen, USB, wifi, kartu SIM dan lain sebagainya.

Pastikan semuanya sudah kamu coba dan simpulkan kondisinya. Kalau memang masih bagus dan cocok di harga, silahkan dibeli saja.

Kesimpulan…

Itulah 10 tips membeli smartphone android bekas, atau second yang wajib diketahui. Smartphone bekas memang harganya jauh lebih murah dibanding harga baru, namun dibalik itu kita perlu berhati-hati saat membelinya.

Dengan mengetahui hal ini, kamu bisa menentukan pilihan smartphone bekas dengan lebih bijak.

Setidaknya, tips kali ini bisa menambah wawasanmu terhadap jual beli smartphone agar nantinya tidak tertipu oleh penjual nakal.

Good luck!



Loading...

Baca selengkapnya

Pengangguran yang doyan ngeblog dan internetan. #JOMBLO_PREMIUM

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *