Perkembangan Jaringan Ponsel

Transformasi Perkembangan Jaringan Ponsel dari Generasi 0 Sampai 4G LTE

Perkembangan Jaringan Ponsel – Dunia telepon seluler atau biasa disebut ponsel di era sekarang memberikan banyak sekali kemudahan dalam mobilitas komunikasi dan informasi. Kemudahan yang di berikan ponsel kepada setiap penggunanya menjadikan ponsel yang dahulu adalah sebuah perangkat sekunder menjadi perangkat primer yang wajib dimiliki.

Sebuah survei pernah dilakukan untuk menanyakan lebih baik ketinggalan dompet atau ponsel, dan jawaban lebih dari 70 % koresponden menyatakan lebih baik ketinggalan dompet dari pada ponsel.

Fenomena di atas membuat ponsel adalah sebuah perangkat yang wajib dimiliki. Ponsel sangat memanjakan penggunanya sehingga alat ini menjadi sangat di butuhkan. Apa yang sobat butuhkan semuanya akan di suguhkan dengan perantara ponsel. Ponsel bisa juga disebut surga yang nyata karena apa yang sobat inginkan kebanyakan bisa dipenuhi oleh ponsel.

Beberapa kemanjaan yang di berikan ponsel untuk sobat.

Kangen Pacar1. Sobat bisa berhubungan dengan berkirim kabar dengan pesan singkat

2. Sobat bisa menghubunginya dengan menelfon

3. Sobat bisa berkirim gambar foto

4. Sobat bisa bercengkrama seolah di depannya dengan video call seolah semuanya menjadi nyata

LaparHubungi layanan delivery order (DO) menggunakan ponsel, maka makanan akan datang
Bayar tagihan bulananCukup Online maka segala jenis pembayaran bisa dilakukan
Butuh uangSobat bisa mencari uang di internet. blogging atau toko online bisa dilakukan menggunakan ponsel
Butuh informasiBrowser memanjakan sobat dengan akses segala informasi ke seluruh dunia tanpa batas
Jenuh1. Sobat bisa nonon film, main musik, atau berfoto – foto ria

Loading...

2. Sobat bisa mencari teman di media sosial dan bercengkrama dengan asyik

3. Main karoke bersama di ponsel pun bisa

 TransaksiTransaksi bisa dilakukan dengan gampang menggunakan kemampuan ponsel

Itulah bagaimana ponsel sangat memanjakan sobat semuanya, baik disadari maupun tidak. Ponsel adalah perangkat yang bisa disebut teman. Teman yang sangat setia dan membantu kebutuhan sobat yang di inginkan.

Terlepas dari segala kehebatan ponsel dimasa sekarang, perjalanan ponsel untuk bisa menjadi secanggih ini bukan sebuah perjalanan yang singkat. Perjalanan panjang perangkat ponsel membuatnya makin caggih dari masa ke masa.

Di artikel ini, saya akan mengulas perjalanan dan perkembangan jaringan ponsel dari generasi 0 sampai generasi terkini hingga memungkinkan ponsel memiliki banyak fitur yang memudahkan dalam mobilitas sobat semuanya

Transformasi dan Perkembangan Jaringan Ponsel Dari Generasi ke Generasi 4G LTE

Source image hptermurah.net

1. Jaringan Generasi Nol (0G)

Pada masa ini, sesungguhnya perangkat ponsel secara nyata belum tercipta. Namun dari generasi nol inilah embrio – embrio untuk terciptanya sebuah perangkat yang menggunakan kemampuan wirelles network (jaringan tanpa kabel) ditemukan. Adalah penemuan akan radio sebagai tolok ukur embrio segala perangkat untuk bisa menggunakan wirelles network.

Petama kali yang menggunakan perangkat komunikasi ponsel adalah kepolisian Detroit yang membuat ponsel mobil satu arah dengan jaringan frekuensi 2MHz ditahun 1928. Kepolisian Detroit memasang ponsel mobil di setiap mobil patroli untuk memudahkan komunikasi, meskipun masih bersifat satu arah

Perkembangan selanjutnya adalah di temukannya sistem dua arah atau  menggunakan jaringan frequency modulated (FM).

Galvin Manufactory Corporation atau sekarag dinamakan Motorola ditahun 1940 mengembangkan sebuah perangkat untuk berkomunikasi bernama portable Handie-talkie SCR536. Perangkat portable Handie-talkie SCR536 ini digunakan pada perang dunia ke II. Mulai dari sinilah perangkat ponsel mulai diperkenalkan ke publik.

Di tahun selanjutnya yaitu 1943 Galvin Manufactory Corporation kembali membuat perangkat dua arah (portable fm) bernama SCR536. Perangkat SCR536 ini memiliki model backpack untuk digunakan tentara U.S.Kemamapuan perangkat ini bisa berjalan efektif dengan radius sekitar 10 – 20 mi.

Masalah jarak penggunaan yang terbatas masih menjadi kendala dalam penggunaannya. Hal tersebut karena jaringan masih menggunakan sistem radio VHF yang mengharuskan terghubungnya telepon secara langsung pada PSTNlandline.

Selanjutnya insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947 melakukan perkembangan jaringan ponsel. Insinyur-insinyur dari Bell Labs ini menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun konsep ini baru dikembangkan lebih lanjut di tahun 1960

2. Jaringan Generasi 1 (1G)

Perkembangan Jaringan Ponsel

Generasi pertama Ponsel 1G ditemukan pada tahun 1980n berkat gabungan 3 pakar pengembang Amerika AMPS dan TACS, serta pengembang Eropa NMT bekerja sama untuk membuat sebuah terobosan teknologi jaringan. Teknologi yang digunakan pada generasi pertama adalah Frequency Division Multiple Access (FDMA).

Teknologi Frequency Division Multiple Access (FDMA) memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu seluler untuk digunakan masing-masing pelanggan di seluler tersebut.

Berbeda dengan generasi nol yang penggunaan jaringan dilakukan bersamaan, sehingga pada generasi ini penggunaan seluler bisa digunakan secara satu ponsel ke ponsel lain tanpa tercampur dengan jaringan dari ponsel orang lain.

Pada genersi pertama ini, Ponsel sudah memiliki kemampuan untuk panggilan telefon dan mengirim pesan singkat. Ponsel yang di hasilkan dari generasi pertama ini sudah seukuran genggaman tangan (Handphone)

3. Jaringan Generasi 2 (2G)

Teknologi generasi kedua perkembangan jaringan ponsel muncul di tahun 1990n dengan hadirnya teknologi digital. Generasi kedua menggunakan teknologi Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA) dalam mekanismenya.

Penggunaan generasi kedua di Eropa menggunakan jaringan GSM, sementara di Amerika menggunakan CDMA. Jaringan GSM dan CDMA ini adalah babak baru teknologi jaringan ponsel yang memungkinkan perangkat tak hanya memiliki kemampuan telefon dan berkirim pesan singkat, namun kemampuan transfer data pun sudah didukung oleh 2G ini.

Selain itu, Ponsel 2G sudah bisa untuk voice mail, call waiting. Dukungan fitur teknologi CSD yang membuat transfer data menjadi lebih cepat, sekitar 14.4 kbps. Keunggulan lainnya adalah jaringan 2G tidak terlalu menguras baterai sehingga ponsel dapat digunakan lebih lama dari pada seri generasi sebelumnya.

4. Jaringan Generasi 2.5 (2.5G)

Generasi 2.5 ini dikembangkan untuk peningkatan kemampuan dari generasi kedua. Dalam generasi ini peningkatkan pada jaringan GSM adalah munculnya teknologi GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN, sedangkan untuk jaringan CDMA menggunakan teknologi CDMA2000 1x.

Teknologi GPRS dan CDMA2000 1x membuat transfer data lebih cepat dari pada menggunakan teknologi CSD. Selain itu daya tahan baterai juga lebih awet.

5. Jaringan Generasi 3 (3G)

Sekitar tahun 2001 sampai 2003 ditemukanlah teknologi generasi ketiga (3G) dari perkembangan jaringan ponsel yang membuat transfer data menjadi sangat cepat. Pada jaringan GSM dinamakan UMTS sedangkan di jaringan CDMA dinamakan EVDO.

Munculnya teknologi UMTS pada GSM bukan berarti teknologi GPRS mati, namun GPRS malah diperbaharukan dengan teknologi EDGE (Enhanced Data – Rates For GSM Evolution), sebuah revolusi dari GPRS yang memiliki transfer data lebih cepat dan stabil, penyemurnaan dari GPRS

Kemampuan teknologi EGDE membuat transfer data lebih cepat 3 kali lipat dari teknologi GPRS. Pada teknologi UMTS kecepatan transfer data hingga 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access. Dengan kecepatan UMTS secepat itu maka ponsel sudah bisa digunakan untuk melakukan panggilan video (video call) dengan jaringan data.

6. Jaringan Generasi 3.5 (3.5G)

Pada dasarnya teknologi ini masih berjalan pada generasi ketiga, namun sektoral transfer data ditingkatkan. Pada jaringan GSM digunakanlah teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). Teknologi HSDPA memungkinkan untuk transfer data melebihi 2Mbps. Kemudian pada jaringan CDMA menggunakan teknologi Evdo rev-A dengan kemampuan transfer 10 kali lipat dari teknologi EVDO.

Generasi jaringan 3.5 ini membuat perangkat dapat dengan mudah mengakses internet dan melakukan streaming.

7. Jaringan Generasi 4 (4G)

Teknologi ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dinamakan “3G and beyond”, sedangkan yang lain menyebut fourth-generation technology (4G) karena mengacu perkembangan jaringan ponsel lanjutan generasi sebelumnya, yaitu generasi ketiga.

Teknologi yang digunakan pada perkembangan jaringan ponsel keempat ini adalah MIMO-OFDM (Multi Input Multi Output – Orthogonal Frequency Modulation). Sebuah teknologi yang memingkinkan untuk terciptanya transmisi multi carrier (banyak frekuensi). Frekuensi yang digunakan pada jaringan ini adalah orthogonal, sehingga apabila terjadi overlapping tidak akan menyebabkan interferensi

Teknologi 4G memiliki banyak dukungan yang mampu dijalankannya, antara lain : service multimedia Interaktif, telekonfrensi, Wireless Intenet, bandwidth yang lebar, bit rates lebih besar dari 3G, global mobility, Service Portability, Low-cost service, dan skalabilitas untuk jaringan mobile. Selain itu juga semua transmisi generasi sebelumnya dapat di akses dan terintegrasi, seperti jaringan GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G, 3G, dan 3.5G

Kecepatan yang sangat cepat pada generasi ke empat ini membuat ponsel berkembang sangat pesat serta jaringan data menjadi lebih populer karena lebih efisien dan murah. Keepatan 4G mampu mentransfer data 100Mbps serta keamanan yang lebih kuat.

Pada saat jepang sedang mengembangkan teknologi ini, perusahaan NTT DoCoMo melakukan pengembangan dan uji coba teknologi perkembangan jaringan ponsel keempat ini dengan melibatkan 900 orang insinyur ahli di bidangnya.

Kemampuan LTE

Pada jaringan 4G, 3GPP (3rd Generation Partnership Project) mengembangkan teknologi bernama LTE (Long Term Evolution) yang memungkinkan transfer data meningkat hingga 300Mbps/detik dan kemampuan upload 75Mbps/detik. Teknologi ini biasanya di namakan menjadi 4G LTE.

Baca : Alasan Mengapa Kamu Harus Beralih ke Jaringan 4G LTE

Kemampuan WiMAX

Selain itu, 4G juga dikembangkan teknologi WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access), merupakan teknologi koneksi BWA (broadband wireless access) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi serta jangkauan yang luas. Teknologi ini dikembangkan oleh Forum Wimax dengan nama resmi IEEE 802.16

Perkembangan jaringan ponsel teknologi generasi keempat ini adalah generasi terbaik yang sekarang ada. Entah nanti akan berganti menjadi jaringan yang seperti apa, kita lihat saja transformasi jaringan ponsel berikutnya yang pasti memiliki kemampuan yang lebih mumpuni dari generasi jaringan yang sekarang ada.


Loading...

Bagikan

Avatar

Penulis

Penikmat kopi hitam dan mendoan anget banyumasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *