Komentar YouTube

Uniknya Komentar YouTube, Ada yang Bilang Pertama Hingga Minta Subscribe

Karena YouTube telah ada selama lebih dari satu dekade, maka sangat tidak mengherankan apabila ada ribuan komentar YouTube yang aneh, mengundang tawa, jorok, hingga keterlaluan.

Komentar YouTube bagi sebagian orang mungkin tidak dianggap bernilai atau tidak dibutuhkan. Namun bagi para konten kreator, komentar YouTube itu sangatlah penting.

Karena dengan komentar yang ada, seorang konten kreator bisa termotivasi, belajar memperbaiki diri, hingga membuktikan kepada orang lain bahwa ia bisa meraih apa yang dicita-citakannya.

Berbagai Macam Komentar YouTube

Sekarang, saatnya menengok beragam komentar yang ada di YouTube. Dan komentar-komentar yang akan disebutkan kali ini, kemungkinan besar sudah sangat familiar bagi Anda.

Apa saja itu?

Berikut komentar-komentar yang dimaksud:

1. First

Sebagian pengguna internet menganggap bahwa meninggalkan komentar pertama di video YouTube adalah sebuah pencapaian besar.

Lihat:

Loading...

Selain menuliskan first comment, biasanya para netizen menuliskan first atau pertama. Uniknya, usai menuliskan komentar first atau pertama, netizen selanjutnya menuliskan kedua, dan ketiga.

Belum diketahui secara pasti mengapa banyak netizen melakukan hal yang seperti ini. Namun, apabila ditelusuri lebih dalam, kemungkinan besar mereka ingin diperhatikan oleh sang pemilik channel.

2. Apa Cuma Saya yang Dengar di 2018?

Cobalah untuk mencari video musik yang sudah ada selama bertahun-tahun, maka komentar “apa cuma saya yang dengar di 2018” dan semacamnya akan bisa Anda temui.

Dan komentar yang seperti ini akan selalu muncul tiap tahunnya, dan bukan hanya netizen Indonesia saja yang terjangkiti, netizen luar negeri pun ternyata juga terjangkiti atau melakukannya.

Lihat:

komentar youtube

Mengapa banyak komentar yang seperti itu?

Ini adalah salah satu cara netizen untuk mengenang masa-masa yang telah berlalu yang kebanyakannya tersimpan dalam bentuk musik.

Ketika mendengar musik dari band A, mereka biasanya akan teringat suatu kejadian dan kemudian membagikannya di kolom komentar.

3. Subscribe Balik

Ketika channel masih kecil dan subscribers masih terbatas, maka solusi cepat yang dipilih para YouTuber pemula adalah subsback atau subscribe balik.

Lihat:

Komentar yang seperti ini, beberapa tahun lalu cukup mudah ditemukan di beberapa channel YouTube. Namun kini, komentar tersebut mulai menyusut, setelah subsback terbukti tidak efektif mendatangkan subscribers.

Selain ke-3 komentar di atas, masih ada komentar lain, seperti jangan lupa mampir ke channel saya, bagian favorit 0:20, minta love-nya bang, hingga video bagus kayak gini masih ada aja yang dislike.

Komentar YouTube Bisa Buat Tenar

Gambar: youtube.com

Anda yang biasa menonton video di YouTube pasti tahu nama Zhar Borneo. Nama yang satu ini dikenal sebagai tukang komentar di YouTube.

Berkat komentarnya tersebut, nama Zhar Borneo pun juga semakin besar di mana ia berhasil diundang oleh salah satu perusahaan MCN (Multi Channel Network).

Kini, Zhar Borneo sudah membuat vlog sendiri dan jumlah subscribers yang ia miliki pun juga cukup besar, yaitu sekitar 6,8 ribu lebih.

Mau seperti Zhar Borneo?

Jika Anda ingin menjadi tukang komentar, seperti Zhar Borneo, maka yang bisa Anda lakukan adalah:

1. Buat foto profil yang khas

2. Komentar harus berbobot

3. Harus sering online

4. Harus punya kuota internet

Jika ke-4 hal di atas bisa Anda lakukan, maka untuk menjadi tukang komentar yang fenomenal di YouTube bukanlah sesuatu yang mustahil.

Jadi bagaimana, apakah Anda tertarik?

Kesimpulan

Semakin besar suatu channel, maka komentar yang muncul pun akan semakin banyak. Jadi, jika channel Anda saat ini banyak komentar, mungkin itu adalah sebuah pertanda yang baik.

Adapun untuk Anda yang suka atau terbiasa menuliskan komentar di YouTube, maka usahakanlah untuk menulis komentar yang berbobot.

Baca: YouTuber Rentan Mengalami Gangguan Mental, Benarkah?

Maksud komentar berbobot di sini bukanlah komentar ilmiah. Melainkan komentar yang tidak mengandung kata-kata jorok, menghina, dan semacamnya.

Dengan menuliskan komentar yang berbobot, Anda tidak hanya berpeluang menjadi tukang komentar fenomenal. Namun Anda juga turut memperbaiki kualitas netizen Indonesia.


Loading...

Bagikan

Leo Setiawan

Penulis

Komentar

    Avatar

    Wkwkw admin tau aja. Detail banget gan !! Oya saya juga sering tuh ngemis subcribe, tapi sekarang udah agak sulit karena jika kita meminta atau ngemis terkadang 1 bulan kemudian sub akan hilang hal ini membuat ane sangat kecewa hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *