Tekno

Penting!! Ketahui 5 Hal ini Sebelum Membeli Prosessor/CPU Komputer atau Laptop

Pernahkah kamu membeli prosessor komputer/laptop dan di labeli dengan stiker Core i3 ,i5, i7, Fx 6300, dll. Dan kamu pasti mengira kalau lebih tinggi angkanya maka akan semakin tinggi performanya, bahkan penjual juga pasti berkata ” mau yang cepet ya beli i7 ”

Sebenarnya itu tidak benar, lebih tinggi nomor seri suatu Prosessor atau sering disebut CPU (Central Processing Unit) bukan berarti performanya lebih cepat dari seri bawahnya.

Karena itu semua tergantung dari:

  • Generasi CPU/Prosessor
  • Jumlah Cores
  • Jumlah Threads (Intel HyperThreading dan AMD S.M.T)
  • Kecepatan CPU (Clock speed [Ghz])
  • IPC (Instruction per cycle)

5 Hal yang wajib diketahui ini Sebelum Membeli Prosessor

Di artikel Tutorial  ini akan kita bahas dan kupas secara lengkap dengan bahasa dan analogi yang mudah di pahami sebelum kamu memutuskan untuk membeli prosessor untuk komputer atau laptop.

1. Generasi CPU/Prosessor

Source: www.anandtech.com

Intel menamakan CPU/Prosessor mereka dengan i3,i5,i7 dan Core2duo, celeron, atom, dll. Jika angka depanya 2, contoh i7 2700k berarti itu generasi 2nd dan seterusnya.

Akan tetapi itu cuma nama saja yang berarti i7 itu paling tinggi dan i3 lebih rendah.

Memang jika di simplifikasi i7 akan lebih tinggi performanya di banding i5/i3. Akan tetapi faktor tersebut juga di tentukan oleh generasi processor.

Intel menaikkan performa prosessor/CPU mereka setiap generasi kira-kira 15%-20%. Terus AMD berapa?

Penjelasanya agak rumit, karena AMD waktu dulu masih kalah saing dengan intel , Simple nya keduanya selalu menaikan performa CPU/Prosessor mereka tiap generasi.

Contoh CPU generasi ke 1 pasti akan kalah dengan generasi ke 3 atau atasnya.

Jadi walaupun kamu membeli prosessor i7 tapi generasi pertama, maka masih akan kalah dengan i3 generasi ke 6.

Akan tetapi tidak semudah itu karena CPU generasi lama pun seperti i7 4790k/i7 2700k performanya masih bisa bersaing dengan generasi 6-8 walaupun agak lebih lambat, fitur mereka lebih sedikit dan lebih boros listrik.

Jadi bagaimana cara menentukanya?

Sebagai general answer maka lihatlah benchmark/review CPU dan bandingkan dengan CPU yang lain.
Situs perbandingan yang bisa untuk referensi: http://cpu.userbenchmark.com

2. Jumlah Cores

Source: www.itdonga.com

Kamu pasti sudah pernah atau mungkin belum pernah mendengar yang namanya CPU CORES (apalagi kalau kamu orang awam).

Jangan khawatir saya akan jelaskan selengkap dan semudah mungkin untuk panduan kamu membeli prosessor.

Setiap CPU/Prosessor pasti ada Cores di dalamnya, Contoh i5 6400 mempunyai 4 Cores dan Core 2 Duo Mempunyai 2 Cores.

Apa sih pentingnya cores?

Cores di ibaratkan jumlah orang yang bekerja di dalam CPU/Prosessor, Lebih banyak cores maka semakin cepat kinerja si CPU tersebut. Penjelasan ini berlaku untuk semua jenis CPU seperti Dekstop, laptop dan smartphone.

Cara kerja Cores di CPU singkatnya begini.

Jika CPU di beri pertanyaan 5x6x7x8= ?
CPU yang hanya mempunyai 1 Cores akan menghitung seperti:
5 x 6=30
30 x 7=210
210 x 8=1680

Dan CPU yang mempunyai 2 Cores akan menghitung seperti:
Core 1 akan menghitung 5 x 6=30
Core 2 akan menghitung 7 x 8=56

Lalu Core 1 dan Core 2 akan menghitung hasil dari perkalian tersebut yaitu 30 x 56=1680
Hasilnya perkalian tersebut akan lebih cepat selesai.

Namun lebih banyak Cores di dalam suatu CPU tidak selalu menjamin performa akan lebih cepat.
Karena semakin banyak Cores maka kecepatan tiap2 Cores akan lebih lambat.

Contoh CPU 8 Cores berkecepatan 4.1Ghz, Maka 4.1Ghz akan di bagi 8 yg hasilnya kecepatan tiap cores menjadi 0.51 Ghz. Akan tetapi semua itu tergantung aplikasi/program yang akan kalian gunakan.

Ada aplikasi/program yang memperoleh keuntungan dari jumlah cores yang banyak ada juga yang lebih menyukai Cores yang sedikit tapi kecepatan per core nya lebih cepat.

Contoh main game PC, rata – rata semua game PC lebih memilih Cores yang sedikit tapi lebih cepat (Max 4 Cores).
Jika kamu menggunakan CPU 8 cores atau lebih maka performa yang di dapat masih akan kalah dengan CPU yang hanya mempunyai 4 Cores.

Tentunya semua itu tergantung dengan CPU yang kalian gunakan.

Dan untuk program seperti blender 3D, adobe premier atau program rendering lainya. Mempunyai banyak cores akan sangat membantu.

3. Jumlah Threads (Intel HyperThreading dan AMD S.M.T)

prosessor
Source: Pokemon,Amd,Intel,League of legend

Sekarang kamu sudah tau apa itu Cores dan pengaruhnya ke performa suatu CPU. Sekarang kita akan membahas Threads.

Threads di CPU di ibaratkan jumlah tangan orang yang bekerja (Cores).

Bayangkan jika setiap cores (Orang) mempunyai satu threads (tangan) dan mereka mengerjakan suatu aktivitas seperti makan.

Saat orang makan mereka akan mengambil makanan dengan tangan mereka lalu memasukanya ke mulut mereka, Di dunia nyata kamu bisa mengambil makanan dan memasukan nya ke mulut selagi kamu masih mengunyah walaupun dengan satu tangan.

Akan tetapi CPU tidak bisa mengambil makanan lagi selagi kamu belum selesai mengunyah dan menelan makanan tersebut karena kamu hanya mempunyai satu tangan (Threads).

Saat itu terjadi maka tangan (Threads) harus menunggu orang (Cores) Selesai mengunyah, Baru nanti si tangan (Threads) bisa mengambil makanan lagi.

Dan selagi tangan (threads) mengambil makanan, Maka mulut kamu (Cores) akan menganggur sampai makanan di masukan lagi ke mulut.

Sekarang bayangkan jika kamu (Cores) mempunyai dua/empat tangan (2/4 Thread), Hasilnya kamu bisa mengambil makanan selagi kamu mengunyah dan akan membuat aktivitas kamu lebih efisien.

Itulah fungsi dari Threads yaitu singkatnya agar memastikan agar CPU selalu bekerja.

Intel menamakan CPU mereka yang mempunyai 2 Threads per Core dengan sebutan HyperThreading.
Sedangkan AMD dengan sebutan S.M.T (Simultaneus Multi Threading)

Jika ada informasi di CPU seperti 4 Cores 8 Threads, Berarti CPU tersebut support HyperThreading/S.M.T, Akan tetapi Hyperthreading dan S.M.T tidak selalu memberikan keuntungan karena itu tergantung jenis pekerjaan yang di lakukan CPU.

Jenis Pekerjaan CPU

Ada 2 jenis pekerjaan yaitu Single Threaded Workload dan Multi Threaded Workload.

A. Single Threaded Workload

Adalah jenis pekerjaan yang tidak mendapat keuntungan dari HT/S.M.T contoh saat kamu makan ES KRIM CONE (contong)

Apa mempunyai 2 tangan akan membantu? tidak karena kamu harus tetap memakan es krim dari atas sampai ke bawah. Contoh Single Threaded Workload yaitu Main Game di PC.

B. Multi Threaded Workload

Inilah jenis pekerjaan yang mendapat keuntungan dari HT/S.M.T contoh jika kamu makan kacang di toples waktu lebaran.

Dengan 2 tangan/lebih kamu bisa mengambil dan memasukan nya ke mulut kamu selagi kamu masih mengunyah.

Contoh Multi Threaded Workload antara lain Rendering animasi/video (adobe premiere/blender 3D), membuka banyak program dalam satu waktu atau aplikasi lain yg membutuhkan banyak threads.

Jadi sebelum membeli CPU/laptop sesuaikan dengan tujuan kalian apakah hanya untuk main game? atau rendering animasi dan video? Jika untuk main game saja maka kamu tidak butuh Hyperthreading/S.M.T

NOTE:

Pilihlah CPU yang MINIMAL mempunyai 4 Cores generasi 3/i7 2700k/atasnya. Jika kamu membeli prosessor 2 cores usahakan support HT/SMT karena akan sangat membantu nantinya seperti pentium G4560.

Kebanyakan game tidak membutuhkan lebih dari 4 CPU cores. Dan jika untuk Rendering maka kamu akan membutuh HT dan S.M.T

BacaPerhatikan Hal ini Sebelum Kamu Memilih dan Membeli Laptop Gaming!!!

4. Kecepatan CPU ( Clock Speed )

Source: www.bbci.co.uk

Ok kamu sudah mengetahui Cores dan Threads sekarang apa itu Clock speed?

Clock speed singkatnya kecepatan Cores di dalam CPU kamu dalam memproses suatu pekerjaan atau lebih tepatnya instruksi yang di lambangkan dengan GigaHertz ( Ghz ).

Semakin tinggi Ghz maka akan semakin cepat juga performa CPU kamu. Hal ini yang perlu kamu tau apabila ingin membeli prosessor.

5. IPC ( Instruction Per Cycle )

prosessor
Source: androidauthority

IPC adalah hal yang sangat jarang di sebutkan dan tidak terlalu penting sih untuk orang awam, Jika kamu tidak tertarik maka jangan di baca, langsung saja scroll down ke penutup.

Sebenarnya CPU kita itu hanya memproses instruksi-instruksi dari kita. Jika Clock Speed itu kecepatan CPU dalam memproses instruksi, IPC adalah seberapa banyak instruksi yang dapat di proses dalam satu putaran (Cycle/Clock)

Putaran apa? Simple nya begini, Anggap saja CPU itu orang namanya budi yang sedang melakukan aktivitas.

Contoh budi mempunyai rencana pergi ke suatu tempat anggap saja mall nah aktivitas ke mall itu kan. Prosedurnya harus siap-siap, dandan, berkendara, sampai di mall, belanja, pulang.

Nah kita anggap semua prosedur di atas itu sebagai 1 putaran (1 Cycle) untuk pergi ke mall.

Niatnya dia cuma akan membeli kebutuhanya saja, akan tetapi tiba-tiba keluarga dan pacarnya telefon minta di belikan sesuatu (menginstruksikan).

Artinya, IPC itu berapa banyak kegiatan (instruksi) yang sanggup budi lakukan di mall nanti selain hanya membeli kebutuhanya saja.

Ketika budi sampai di rumah berarti budi sudah menyelesaikan Cycle nya yaitu Cycle untuk ke mall.

Paham kan sekarang?

IPC adalah seberapa banyak instruksi yang dapat di proses CPU per Cyle. Penjelasan singkat bahasa tech nya begini. Prosedur Cycle CPU dalam mengeksekusi instruksi itu simple nya:

Fetch (mengambil) -> Decode (Menerjemahkan) -> Execute (Memproses) -> Writeback (Mengeluarkan).

Nah IPC itu berapa banyak instruksi yg dapat di proses per cycle tersebut apakah 1000/10000?

Sayangnya untuk mengetahui berapa banyak IPC suatu CPU itu sangat susah karena IPC itu sangat rumit dan mustahil untuk di standarisasi. Intinya jangan khawatir tentang IPC kecuali kamu emang bekerja jadi designer CPU nya INTEL tehehe xP.

Penutup

Bagaimana? sekarang sudah jelas kan semuanya? Dan mulai sekarang kamu tidak akan tertipu oleh penjual saat membeli prosessor atau laptop 😀

Semoga artikel ini membantu sekian dan terima kasih.


Loading...
Baca selengkapnya

Only a writer and a drop of water in the endless sea :)

Artikel terkait

6 Comments

  1. barusan tadi saya bingung, ini ryzen 5 1500x 4core 8thread, ga ngerti apa maksudnya.
    setelah baca artikel ini sy jadi ngerti, tapi masih ada yang belum sis jelasin, dan ini jadi bahan promo tiap iklan processor, contoh ryzen 5 1500x, 3.5 Ghz, (4 x 512kb L2 cache) (2×8 Mb l3 cache) dan seterusnya, nah yang dimaksud L2 dan L3 cache ini apa sis?

    1. Cache ga q tulis karena sebenernya ga begitu penting untuk orang awam beda qlo untuk para enthusiast.

      Sebelum membahas cpu cache q jelaskan dulu apa itu arti CACHE.

      Sama seperti RAM, Cache itu volatile yg artinya jika tidak ada daya listrik yg mengaliri komponen tersebut maka data akan hilang.

      Cache berfungsi sebegai tempat penyimpanan yg menjembatani antar hardware.
      Cpu punya cache dan hard disk/ssd juga punya cache.

      Fungsi dari CPU cache adalah tugasnya untuk menampung data2 yg paling sering di kirim/digunakan oleh CPU dari RAM agar CPU ga perlu menarik data dari RAM yg nanti akan memakan waktu (delay).

      Yg di maksud L1,L2 dan L3 itu level cache nya.

      L1 kapasitas nya sangat kecil karena letaknya sangat dekat dengan CPU cores maka tidak bisa di buat dengan kapasitas yg besar, Namun L1 cache ini lah yg tercepat.

      L2 letaknya lebih jauh dari CPU cores sehingga memungkinkan kapasitas yg lebih besar karena ukuran nya secara fisik lebih besar dari L1 cache.

      Terus yg terakhir L3 cache itu letaknya paling jauh dari cpu cores, dia mempunyai tempat tersendiri sehingga memungkinkan untuk mempunyai kapasitas yg lebih besar karena ukuran secara fisik lebih besar, jadi jangan heran qlo L3 cache kapasitasnya selalu lebih besar dari L1 dan L2. Tapi L3 cache inilah yang paling lambat.
      Cpu yang mempunyai kapasitas cache besar itu biasanya CPU server seperti intel xeon.

      Semakin besar kapasitas cache maka semakin bagus juga performa si CPU tersebut namun Cpu cache itu di ibaratkan yg paling akhir. Karena yang lebih mementukan performa cpu itu Generasi (arsitektur CPU), Jumlah COres dan Threads terus IPC.

      Semoga Membantu 🙂

      1. jadi sebenernya untuk orang awam seperti saya yang cuma tau Game aja cache L1,L2, L3 itu tidak terlalu penting ya sis? ga ngaruh2 amat dari performa Fps (well saat ini Fps adalah satu-satunya bahan comparison yang saya peduli dan ngerti sis)
        saya baca artikel ini dari Fb grup PC gaming indonesia sis ,Thx buat share nya sangat membantu

        1. Ya ga begitu penting, Qlo untuk para gamer yg di pentingkan itu GPU/VGA+CPU+RAM+PSU sama MOBO..

          Di artikel yg akan datang akan membahas tentang refresh rate atau FPS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close