Internet

Waspada! Xiaomi Dituduh Merekam & Mencuri Data Pengguna Tanpa Izin

Xiaomi Mengoleksi Aktivitas Browsing Penggunanya

Menurut para peneliti yang bekerja sama dengan Forbes, Xiaomi di-tuduh telah diam-diam mencuri/mengoleksi data browsing bagi pengguna yang menggunakan smartphone Xiaomi dan built-in browser.

Lebih parah lagi, Browser tersebut tetap akan mengkoleksi data-data aktivitas pengguna walaupun menggunakan mode incognito atau bahkan saat menggunakan search engine/web browser seperti DuckDuckGo yang dikenal dengan menjaga privasi user.

Berikut informasi selengkapnya.

Xiaomi Dituduh Mencuri Data Pengguna?

Peneliti divisi keamanan – Gabriel Cirlig menggunakan Redmi Note 8 sebagai daily driver (smartphone yang digunakan sehari-hari).

Dan beliau sadar bahwa smartphone miliknya merekam semua aktivitas dan mengirim data-data tersebut ke server yang terletak di Rusia dan Singapur.

Informasi tersebut mencakup layar, folder yang di-buka, pengaturan yang di-ubah, musik yang dimainkan, situs yang di-kunjungi, dan masih banyak lagi.

Lebih parahnya, data-data tersebut di-enkripsi menggunakan format base64 yang sangat mudah di-bobol bahkan oleh Gabriel sendiri.

Gabriel meneliti lebih jauh dan mendownload ROMs untuk Mi 10, Redmi K20, dan Mi Mix 3. Beliau pun menemukan masalah yang sama di-semua ROM tersebut.

Peneliti keamanan yang lain yakni Andrew Tierney juga menemukan tingkah laku yang mencurigakan di Mi Browser Pro dan Mint Browser.

Respon Xiaomi

Xiaomi dengan sigap memberi respon untuk tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa temuan Forbes dinilai tidak benar dan menyesatkan.

Pihak Xiaomi mengatakan bahwa Xiaomi mematuhi semua undang-undang dan peraturan setempat tentang privasi data pengguna. Dan data penelusuran yang dikumpulkan telah dianonimkan.

Alasan Xiaomi melakukan-nya karena demi untuk meningkatkan pengalaman browsing pengguna dan hal tersebut merupakan praktik wajar yang sudah di-lakukan oleh berbagai perusahaan.

Toh, semua data yang telah Xiaomi kumpulkan tidak dapat dilacak/ditelurusi kembali ke pengguna tertentu.

Meskipun demikian, Xiaomi tidak dapat begitu saja mengelak bukti mengapa built-in browser tetap merekam aktivitas pengguna di-dalam mode incognito.

Gabriel sendiri juga telah mengirim video kepada Xiaomi perihal permasalahan tersebut.

Jadi untuk sekedar jaga-jaga, jika kamu pengguna smartphone Xiaomi/Redmi. Jangan menggunakan built-in browser melainkan gunakan aplikasi third-party seperti Google Chrome.

Sumber


Loading...
Baca selengkapnya

Only a writer and a drop of water in the endless sea :) Business Contact: Sweetestnier@gmail.com

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close