gunung andong

Wisata murah ke Gunung Andong

Kalian anak gunung? Atau kepingin jadi anak gunung? Postingan kali ini kita akan membahas gunung Andong dimana gunung ini merupakan gunung yang tidak terlalu tinggi dan cocok banget untuk pendaki pemula.

Daripada terlalu lama menunggu langsung saja kita ke TKP!

Ayo ke gunung

Gunung, siapa yang tidak suka dengan gunung. Eit’s gunung yang dimaksud adalah gunung untuk pendakian ya. Dari puncak gunung kalian bisa menemukan pemandangan alam yang sangat keren.

Mendaki gunung juga sarana yang cocok bagi kalian yang doyan tinggal di tempat yang bersuhu dingin atau sejuk. Jangan kwatir kalian pasti betah banget jika berada di puncak gunung. Ya iyalah anginnya kuat banget cuy.

Jadi beberapa waktu lalu saya pergi ke gunung Andong. Sekalian sharing buat sobat klik mania. Siapa tahu ada yang berminat mendaki si Andong. Buat yang belum tahu apa itu Gunung Andong.

gunung andong
Penampakan gunung Merbabu

Oke saya akan jelaskan jadi gunung Andong itu letaknya dekat dengan gunung Merbabu. Bisa dibilang lokasi Andong masuk dalam wilayah Magelang. Dimana pun tempatnya yang jelas dingin.

Disana itu dingin sob, bahkan nggak di puncak aja kalian bisa merasakan dinginnya. Kebetulan saya berangkat dari Semarang menuju ke daerah Andong. Waktu yang di tempuh sekitar 1.30-2 jam gitu. Saya lupa, yang jelas jika kalian tinggal di Salatiga kalian tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya sekitar 30 menit sudah bisa sampai ke andong.

Loading...

Untuk ketinggian gunung ini 1726 Mdpl. Bisa dibilang tidak tinggi tinggi amat. Tapi… jangan senang dulu, walaupun gunung ini terlihat pendek. Namun medan yang di suguhkan kepada pendaki tidaklah semudah yang kalian lihat.

Pertama kali saya melihat sosok Andong ini sudah saya duga tidak akan semudah makan indomi. Jelas susah. Padahal saya belum mendaki, tapi saya sudah berekspetasi. Maklum ini adalah pendakian pertama saya. Saya basicnya bukan anak gunung ya. Saya basicnya anak warnet.

Jangan lupa Istirahat

gunung andong
Dok https://santired.wordpress.com

Setelah perjalanan panjang sebaiknya saya sarankan kalian untuk beristirahat dulu. Jadi sebelum mendaki nanti disana ada rumah rumah warga. Kalian bisa ngetem. Elah ngetem dikata angkot. Maksud saya istirahat disana sembari menunggu kalian bisa ngeteh atau ngopi . jika kalian lapar kalian bisa makan dulu sambil mengisi energi.

Ohh iya. Sebelum masuk silahkan memarkirkan motor dulu. Jadi kalian akan dikenakan biaya sebesar 5000 untuk satu motor ditambah kalian harus membayar tiket masuk perorang. Satu orangnya 5000 juga.

Setelah kalian selesai beristirahat. Saya saranin untuk mampir ke toilet yang berada di dekat tempat kalian beristirahat. Karena perjalanan menuju puncak cukup memakan waktu dan kalian tidak bisa pipis sembarangan jika kebelet. Maka dari itu silahkan ke wc.

Sudah selesai maka pendakian yang sebenarnya akan dimulai. Jangan menganggap perjalanan kalian akan mulus karena setelah kalian melewati gerbang ucapan selamat mendaki nah kenyataan sudah menanti.

Dikaki gunung kalian tidak disuguhkan medan menanjak seperti jalan yang menanjak. Apa sih? Ya maksudnya di kaki gunung medan menanjaknya sudah seperti kalian naik tangga. Jadi tidak berjalan melainkan seperti kalian menaiki tangga.

Jika kalian tidak kuat maka lutut kalian akan merasa lelah. Apalagi jika kalian membawa banyak barang. Wah kalian bakalan tambah capek pastinya. Untuk mendaki kalian akan menemukan 2 pos. Pos pertama namanya watu pocong. Yang kedua watu kuntilanak, yang ke tiga watu tuyul. Udah mirip film horror aja.

Nggak, yang bener hanya pos yang pertama ya yang ke dua dan tiga itu saya yang buat. Jadi di pos kalian bisa istirahat santai sejenak. Tapi jika ini pendakian pertama kalian saya yakin belum sampai pos pertama kalian sudah istirahat.

Perjalanan mendaki kami sekitar 3 jam dengan tempo istirahat yang lama. Jadi buat kalian yang kuat paing 1 jam sampai bahkan ibu ibu penjual makanan di puncak hanya memakan waktu yang singkat untuk mendaki gunung ini.

Jadi kalian jangan takut lama. Saya aja yang lemah jadi membutuhkan waktu yang lama untuk mendaki. Maklum basic saya anak warnet. Bukan anak gunung jadi harap maklum.

Pemandangan gunung andong oke

gunung andong

Sebelum sampai ke puncak kalian akan di suguhkan dengan pemangangan yang manteb banget. Tepat didepan kalian itu adalah gunung merbabu. Jadi memang sangat dekat dengan merbabu.

Semangkin pemandangan terlihat tinggi. Maka semangkin dipacu semangat kalian untuk sampai ke puncak. Sama seperti saya. Jadi semangat untuk sampai ke puncak.

Sebelum puncak kalian akan menemukan sumber air gunung. Jadi kalian bisa ambil air atau refill air kalian. Ini penting untuk bekal di puncak jika kalian ingin memasak air. Di sini kalian bisa minum langsung airnya.

Karena ini air alami dari gunung Andong. Kata teman saya sih airnya aman dan bersih. Jadi saya langsung minum. Dan terbukti aman aman saja sampai sekarang. Jadi memang airnya aman. Sudah terbukti.

Lanjut. Diatas sumber air ada satu spot yang pas banget buat foto. Karena itu kelihatan keren. Dimana awan lewat didepan kita. Walau ini bukan spot utama yang di cari para pendaki. Namun spot ini sangat keren menurut saya.

Naik lagi sekitar 15 menit. Suhu sudah mulai berubah. Yang tadinya panas sekarnag menjadi sejuk tak menentu. Kabut sudah menjajah tubuh ini. Yang jelas jadi dingin. Dan pemandangan juga sudah berbeda.

Yang tadinya kalian bisa melihat gunung merbabu. Sekarang yang bisa kalian lihat hanya kabut putih. Maklum cuaca hari itu memang tidak bersahabat sehingga sudah saya ekspetasikan pemandangan di puncak tidak seindah di spot sebelumnya.

Semakin keatas semakin dingin. Seperti berada di dalam kulkas. Saya tidak tahu apakah memang dingin atau sayanya yang lebay. Tapi memang sepertinya dingin karena semuanya memakai jaket tebal.

Sampai puncak

Sampai di atas sesuai dengan dugaan dimana pemandangan tertutup kabut. Jadi kami sampai puncak kira kira jam 5 sore. Mendirikan tenda di puncak dengan angin yang cukup kuat.

Sekitar jam 6 sore. Akhirnya yang di inginkan hilang. Alias kabutnya hilang. Mungkin nggak bagus untuk mengambil foto karena sudah mulai gelap. Rumah rumah warga sudah mulai menyala. Jadi ada lampu lampu gitu. Keren.

Jika kalian naik ke Andong sebenarnya kalian tidak membutuhkan banyak barang seperti kompor. Stock air. Persediaan makanan. Karena diatas puncak ternyata ada warung coy. Iya warung.

Jadi kalian bisa pesan makanan minuman disana. Nggak perlu ribet ribet bawa dari rumah. Wah parah deh. Tahu gitu kan saya nggak perlu bawa banyak barang. Tapi kata teman saya lebih asyik kalau masaknya serba sendiri.

Satu hal yang kalian harus tahu dari Gunung Andong ini. Gunung ini adalah gunung yang hits. Jadi jika kalian muncaknya malam hati hati saja tidak mendapat tempat tenda atau lapak tenda kalain.

Karena semangkin malam semakin ramai coy. Jangan terkejut tiba tiba kalian keluar tenda dan melihat tetangga kalian sudah layaknya kompleks perumahan di ibukota. Perkembangannya sudah seperti bakteri saja. cepet banget.

Sunrise di gunung

gunung andong
Sunrise gunung andong via http://emkatourjogja.com

Hal yang ditunggu para pendaki adalah sunrise. Ini adalah hal yang keren dalam pendakian. Yaitu melihat sun rise. Saya sarankan mendaki jangan pada musim dingin atau bulan bulan yang rentan akan hujan.

Kenapa? Karena sunrise yang saya tunggu tunggu ternyata tidak ada. Karena badai. Yap. Memang dari semalam sudah diterjang badai. Jadi wajar tidak ada sun rise. Yang ada cuaca dingin yang bikin kalian mengigil.

Tidak ada sun rise tidak membuat gunung ini bereksis ria. Seperti yang saya katakan diawal dimana gunung ini adalah gunung hits. Kenapa tidak pagi harinya saja sudah ramai orang yang keluar untuk berfoto selife.

Sambil membawa kertas bertuliskan macam macam. Ada yang nulis “Lagi di gunung andong 1726 MDPL” nah seperti itu tuh. Macem macem deh pokoknya. Saya tidak nulis sih. Karena masih sibuk kedinginan.

Overall gunung ini nggak mengecewakan sih. Jadi sebenarnya di atas itu ada beberapa puncak. Ada puncak Makam. Karena diatas ada rumah yang berisi makam. Dan kalian tahu yang berziarah kemakam paginya siapa?

Kakek kakek dan nenek nenek sob. Disana saya jadi merasa kalah dengan mereka. Stamina mereka boleh boleh. Dengan santainya mereka muncak terus turun pada hari yang sama. Wahh gokil lah.

Puncak selanjutnya Andong dan satunya lagi puncak, puncak apa hayoo? Saya lupa namanya. Alu alu bukan? Hmm ya itu deh. Yang jelas kalian harus melewati jembatan setan. Kenapa dinamai jembatan setan karena medannya yang ekstrim apalagi habis hujan.

Baca juga : Paket Hemat Wisata Kaliurang Yogyakarta, Serunya Jalan-jalan Alam Pegunungan

Jadi gimana sobat klik mania? Apakah tertarik untuk mengunjungo gunung andong? Silahkan tulis di comment ya.

-RJ-


Loading...

Bagikan

Penulis

Richard Goodboy
Richard Goodboy
Mahasiswa yang hobi menulis 🙂

Find me:
Instagram : Chardsonz

Support saya berkarya di dunia youtube dengan subscribe ke channel saya 🙂
Youtube : Youtube.com/chardsonz
Richard Goodboy

Penulis

Mahasiswa yang hobi menulis :)Find me: Instagram : ChardsonzSupport saya berkarya di dunia youtube dengan subscribe ke channel saya :) Youtube : Youtube.com/chardsonz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *