Wisata Padang Bunga Matahari Lopburi Yang Menakjubkan

Padang bunga matahari – Meskipun memang Indonesia memiliki beragam wisata indah dan menakjubkan yang dapat didatangi. Namun tidak jarang orang Indonesia justru memilih berlibur ke luar negeri untuk sekedar dinikmati pemandangannya. Negara Thailand merupakan salah satu destinasi tempat liburan terfavorit bagi para pencinta liburan di Indonesia.

Thailand identik dengan Pattaya bagi warga Indonesia, karena memang Pattaya menjadi salah satu tujuan favorit wisata orang-orang Indonesia. Namun ternyata Thailand juga memiliki banyak aset wisata eksotis yang wajib dikunjungi. Utamanya para traveller sejati. Dan salah satu wisata di Thailand yang tidak boleh terlewatkan adalah wisata Sun Flower Farm.

Letak Padang Bunga Matahari

Sun Flower Farm terletak di Tambon Chong Sarika, distrik Phatthana Nikom yang berjarak sekitar 10 kilometer atau dapat ditempuh dengan waktu 30 menit menggunakan kendaraan dari pusat kota Lopburi. Wisata bunga matahari yang terletak di daerah Lopburi. Thailand ini merupakan padang bunga matahari terbesar di Negara Thailand. Dan menjadi primadona Lopburi selain Monkey Temple yang dihuni oleh banyak monyet jenis macaque.

Lopburi adalah kota yang berjarak 150 km dari Bangkok. Untuk menempuh jarak dari Bangkok tersebut dapat memakan waktu selama 2 hingga 3 jam. Apabila menggunakan kendaraan pribadi dan 3 jam perjalanan dari Bangkok bila menggunakan kereta. Provinsi Lopburi dikenal oleh masyarakat luas Negara Thailand sebagai penghasil kwaci bunga matahari terbesar di Negara seribu pagoda ini.

Selain itu Lopburi dikenal menarik oleh banyak wisatawan dalam negara maupun luar negara Thailand karena adanya peninggalan beberapa candi dari masa pemerintahan Khmer. Sehingga gaya arsitekturnya menyerupai candi-candi Angkor Wat di Negara Kamboja.

IMG-20141214-WA0054
Suasana hamparan bunga matahari di Sun Flower Farm via http://travelyuks.blogspot.co.id

Sun Flower Farm yang berada di Lopburi merupakan salah satu wisata Thailand yang dipenuhi dengan hamparan bunga matahari yang mekar di bawah sinar matahari. Ketika pengunjung masuk ke dalam padang ini, tak ada habisnya pemandangan bunga matahari yang terhampat luas menyejukkan mata. Ditambah lagi dengan pegunungan yang seolah memagari padang bunga matahari ini membuat pemandangannya menjadi lebih eksotis.

Bunga matahari di Sun Flower Farm ini tumbuh hanya satu kali dalam satu tahun. Karena momen langka inilah kemudian banyak orang dari dalam maupun luar Negara Thailand yang berburu untuk berwisata ke ladang ini.

Waktu Yang Tepat Untuk Berkunjung

kios
Kios Oleh-oleh Sepanjang Perjalanan Masuk Wisata via https://hilsya.wordpress.com

Waktu yang paling baik untuk mengunjungi padang padang bunga matahari ini adalah pada bulan Nopember hingga akhir bulan Januari, ketika bunga matahari mekar.

Loading...

Pengunjung biasanya ramai datang pada bulan-bulan tersebut, karena hamparan bunga matahari di Lopburi ini hanya akan tumbuh satu kali dalam satu tahun.

Selain berjalan kaki untuk menikmati pemandangan Sun Flower Farm ini, pengunjung juga dapat menggunakan traktor ataupun gajah untuk mengelilingi padang bunga matahari.

Untuk memasuki padang bunga matahari yang berhektar-hektar luasnya ini, pengunjung akan dikenakan tarif masuk sebesar 10 baht atau sekitar 4000-an rupiah saja. Tidak hanya bisa puas dengan pemandangannya. Pengunjung juga dapat dipuaskan dengan jajaran oleh-oleh berbahan dasar bunga matahari di sepanjang jalan masuk ke dalam Sun Flower Farm ini.

Referensi lain : Schiermonnikoog, Pulau Misterius Yang Bisa Berpindah Sendiri

Demikian yang dapat penulis sampaikan tentang wisata padang bunga matahari di Lopburi, Thailand. Jangan lupa untuk mampir ke Sun Flower Farm ketika anda. Utamanya traveller berada di Thailand pada bulan-bulan Nopember hingga Januari. Anda tidak akan menyesal untuk mendatangi padang ini, karena hamparan bunga matahari yang mekar akan memanjakan mata anda.


Loading...

Bagikan

Penulis

ArifaNida
ArifaNida
"Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah." -Pramoedya Ananta Toer-
Email: [email protected]
IG: @arifa_nida
ArifaNida

Penulis

"Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah." -Pramoedya Ananta Toer- Email: [email protected] IG: @arifa_nida

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *