Internet

Zynn Tak Lagi Bayar Penggunanya Ketika Menonton Video

Nama aplikasi Zynn sempat menghebohkan publik setelah berhasil menduduki posisi teratas sebagai aplikasi terpopuler di Amerika Serikat. Diketahui bahwasanya Zynn adalah aplikasi buatan Kuaishou, yang merupakan pesaing utama bagi Douyin, TikTok versi China, serta perusahaan induk TikTok, ByteDance.

Namun sayangnya, kepopuleran Zynn harus runtuh pada awal Juni lalu setelah terindikasi melakukan plagiat. Aplikasi tersebut kemudian ditendang oleh Google dari Play Store. Setelah Google menindak Zynn, Apple pun juga mengikuti kebijakan Google di mana mereka juga turut menendang Zynn dari App Store.

Baca juga: Zynn, Aplikasi Pesaing TikTok yang Bayar Penggunanya

Zynn Tak Lagi Bayar Penggunanya

Penyebab utama Zynn ditendang oleh Google dan Apple dikarenakan aksi plagiat. Namun dalam update terbaru saat ini seperti yang dilansir dari The Verge, (20/6/2020), aplikasi tersebut telah membenahi cara mereka untuk menggaet para pengguna terlebih dahulu.

Sebelumnya, untuk menggaet para pengguna, Zynn memilih untuk membayar siapa saja yang menonton semua video yang terdapat di platform mereka. Namun untuk kali ini, pihak Zynn mengubahnya dengan sistem pemberian hadiah.

Fitur pembayaran sedang diganti dengan sistem hadiah baru yang disebut Zynncheers. Zynncheers sendiri akan memberikan poin kepada para pengguna ketika menonton video. Dalam aplikasi, Zynn mengatakan bahwasanya pengguna akan mendapatkan “manfaat dan penghargaan” ketika mengumpulkan Zynncheers.

Terkait Zynncheers ini, pihak perusahaan mengaku masih membutuhkan banyak ide. “Kami memiliki beberapa rencana tentang penggunaan Zynncheers, tetapi kami membutuhkan ide Anda lebih banyak,” tulis perusahaan di pembaruan aplikasi.

Zynn masih tertarik untuk mempertahankan strategi lama mereka. dengan memberikan iming-iming pendapatan kepada para pengguna agar dapat tumbuh dengan cepat. Strategi yang diterapkan Zynn ini ternyata tidak jauh berbeda dengan aplikasi induk mereka, yakni Kuaishou.

Masih melansir dari The Verge, berdasarkan laporan The Information, Kuaishou menggunakan strategi membayar penontonnya agar mampu menggusur dominasi Douyin (TikTok versi China) yang saat ini masih menguasai pasar Negeri Tirai Bambu.

Baca juga: Kacau, Zynn Ternyata Jejali Platformnya dengan Konten Curian

Mengingat aplikasi Zynn telah lenyap dari peredaran Play Store dan juga App Store, maka Zynncheers hanya bisa didapatkan oleh orang-orang atau para penggunanya yang memasang aplikasi tersebut di iOS atau Android sebelum Zynn dihapus oleh pihak Google dan juga Apple.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close