aplikasi grasshopper

Aplikasi Grasshopper, Aplikasi Belajar Coding untuk Pemula

Aplikasi Grasshopper – Belajar coding itu tidaklah mudah, mengingat belajar coding membutuhkan niat, kesungguhan, usaha, dan pastinya dana.

Belajar coding di era teknologi seperti sekarang ini sangatlah penting, karena era teknologi adalah eranya startup dan eranya startup adalah eranya orang-orang yang jago coding direkrut.

Belajar Coding Melalui Aplikasi Grasshopper

Nama Grasshopper diambil dari nama Grace Hopper (ilmuwan komputer Amerika Serikat). Jadi, Grasshopper adalah nama plesetan dari Grace Hopper.

Grasshopper dibuat oleh Area 120 yang merupakan divisi inkubator Google. Dalam laman resminya, Grasshopper menjanjikan pembelajaran coding yang mudah dan menyenangkan.

Bagi Anda yang memang tertarik mempelajari coding, khususnya yang sama sekali tidak memahami apa itu coding, bisa memanfaatkan aplikasi Grasshopper sebagai media pembelajaran.

Menjalankan Aplikasi Grasshopper

Untuk mulai menjalankan aplikasi Grasshopper, tentu yang harus Anda lakukan adalah mengunduhnya via Google Play Store atau App Store. Setelah itu, menjalankan aplikasi Grasshopper sudah bisa dilakukan.

Menjalankan aplikasi Grasshopper:

1. Login via email.

Loading...

2. Pilih Yes, I’m new to coding untuk Anda yang sama sekali tidak tahu tentang coding. Dan pilih No, I’ve coded before untuk Anda yang sebelumnya sudah belajar coding.

3. Kemudian akan muncul 4 pertanyaan, silakan Anda menjawabnya.

4. Apabila jawaban benar akan muncul tulisan Correct, dan apabila jawaban salah akan muncul tulisan Not quite.

Lihat:

aplikasi grasshopper

5. Setelah berhasil menjawab 4 pertanyaan yang diberikan. Anda akan mulai belajar pengkodean menggunakan JavaScript dengan membuat gambar bendera Perancis dan Gabon.

Lihat:

6. Setelah berhasil menyelesaikan pembelajaran pertama ini, Anda akan diberikan soal-soal berikutnya. Untuk mengetahui seberapa banyak soal yang harus Anda kerjakan, silakan scroll ke atas.

Lihat:

Yang harus Anda ketahui adalah aplikasi Grasshopper hanya tersedia dalam bahasa Inggris saja. Dan aplikasi Grasshopper ini, hanya mengajarkan bahasa pemrograman JavaScript.

Jadi, itulah cara sederhana belajar coding melalui Grasshopper. Bagi Anda yang benar-benar ingin belajar coding, dianjurkan untuk menyelesaikan soal-soal yang diberikan Grasshopper agar semakin paham.

Mengapa JavaScript?

Berikut ini adalah hasil survei Stack Overflow (situs tanya jawab seputar pemrograman) mengenai bahasa pemrograman yang paling umum digunakan.

Mengapa JavaScript? Sudah terjawab, karena JavaScript adalah bahasa pemrograman yang paling umum digunakan. Stack Overflow juga menyebutkan, dalam lima tahun terakhir, JavaScript selalu menempati urutan pertama.

Para profesional pun juga sering menggunakannya, karena JavaScript sudah bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Jadi, ketika Grasshopper memilih JavaScript dalam aplikasinya, hal tersebut sangatlah wajar.

Akankah ada bahasa pemrograman lain?

Ke depannya, Area 120 berencana menambahkan lebih banyak bahasa pemrograman di aplikasi Grasshopper. Akan tetapi, pihak Area 120 belum memberikan kepastian mengenai kapan bahasa pemrograman lain itu akan dimasukkan.

Grasshopper Mengancam Kursus Coding?

Keberadaan Grasshopper bukan sebuah ancaman untuk kursus-kursus coding, justru mereka membantu kursus-kursus coding untuk mendapatkan murid baru.

Mengapa begitu?

Laura Holmes (CEO & Founder Grasshopper) mengatakan, dalam tes awal, ada lebih dari 5.000 lulusan program Grasshopper. Dan dari 5.000 lulusan Grasshopper tersebut, 68 persen pengguna mengaku termotivasi untuk belajar coding.

Jadi, ketika orang-orang yang belajar coding lewat aplikasi Grasshopper ini lulus, bisa jadi mereka akan mendatangi kursus-kursus coding untuk mempelajari bahasa pemrograman lebih lanjut.

Kesimpulan

Selain Grasshopper, masih ada aplikasi-aplikasi lain yang bisa digunakan untuk pembelajaran, di antaranya adalah sololearn, udacity, programming hub, dan aplikasi-aplikasi lain.

Meskipun ada banyak aplikasi yang menawarkan belajar coding, belajar dengan guru tetap menjadi pilihan utama, karena dengan didampingi guru, segala sesuatu yang tidak kita ketahui bisa langsung ditanyakan dan ditemukan solusinya.

Jadi, bagi Anda yang saat ini tertarik dengan dunia coding, mulailah belajar dasar-dasarnya dari berbagai macam aplikasi. Setelah itu, mulailah mencari ilmu yang lebih luas, baik itu di perkuliahan atau di tempat kursus.


Loading...

Bagikan

Leo Setiawan

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *