Optimasi Blog

Ini Yang Harus Anda Lakukan Jika Menemukan Blog Auto Generate Content (AGC)

Mungkin posting kali ini tidak seberapa penting karena hanya mewakili curhat saja, hal yang sangat tidak terpuji mengenai pencurian konten dengan menggunakan auto blog atau sering di sebut Auto generate content (AGC).

Sebenarnya ini bukan saja pekerjaan orang malas, tapi pembuat blog AGC lebih dari sekedar perbuatan yang secara langsung memang disengaja. Tujuannya adalah mengambil keuntungan pribadi tanpa mau berusaha, dengan memanfaatkan posting orang lain yang sudah populer.

Tidak ada hukum yang pasti untuk memperkarakan tindakan ini, kalau didunia maya seorang “maling” pasti akan kena batunya dihakimi masa jika ketahuan malingnya, tapi dalam dunia maya hal ini sangat sulit dilakukan.

Karena banyak beberapa blog AGC ini menyembunyikan identitas blognya, termasuk halaman kontak yang tidak dicantumkan atau penulis blog yang disamarkan namanya.

Rata-rata Blog AGC Mempunyai Trafik Yang Tinggi

Tanpa kerja keras sebuah blog AGC bisa mempunyai trafik yang tinggi hanya dalam waktu yang singkat, karena rata-rata mengambil posting yang sudah populer atau artikel yang sedang banyak dicari. Trafik blog AGC bisa berpuluh kali lipat dengan blog biasa yang mengandalkan konten murni dalam menulis.

auto generate content

Sebagian pelaku blog AGC juga memanfaatkan popular post dari masing-masing blog untuk dicopas atau digandakan dan dipublish ulang kedalam blog AGC tersebut.

Loading...

Blog AGC dipasang iklan Adsense?

Tentu saja tidak ada sebuah tujuan untuk menggunakan blog AGC jika tanpa hasil, iklan adsense adalah salah satu cara untuk mendapatkan uang melalui blog yang masih menjadi salah satu primadona para blogger.

Rata-rata blog AGC menggunakan 1 atau beberapa akun adsense untuk monetisasi blog tersebut, kalau dilihat dari Page view pada gambar di atas, bisa dipastikan pemilik blog AGC bisa menerima gaji adsense setiap bulannya.

Apakah menerapkan blog AGC tidak beresiko terhadap akun adsense?

Nah, itu tergantung pemilik blog itu sendiri, segala resiko pastinya akan selalu ada terutama resiko blog di banned dari adsense karena menggunakan kontent orang lain.

Baca situs perujuk : AdSense Facts & Fiction Unoriginal content

Tetapi pelaku blog AGC ini juga tidak bodoh, selain pilih-pilih konten sebagai sasarannya pengguna blog AGC juga pandai dalam mencari konten yang tidak melanggar pedoman google adsense.

Tindakan kita sebagai pemilik konten yang dicuri

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan pemilik konten asli yang dengan bersusah payah membuat artikel, untuk mendapatkan visitor 1000 per hari saja rasanya sangat sulit sekali. Bahkan siang malam berusaha mencari bahan artikel untuk posting.

Bahkan penghasilan adsense dari pemilik blog yang murni hasil tulisan sendiri belum menuai hasil yang diharapkan, banyak beberapa diantara mereka harus menunggu berbulan-bulan untuk menerima gaji dari adsense.

Mungkin rasanya memang menjengkelkan bila usaha keras kita dicuri begitu saja, sepertinya tidak ada toleransi sama sekali dan menurut saya tidak punya rasa malu.

Mengambil hak orang lain dan menggunakan hal tersebut untuk mencari keuntungan diri sendiri tidak akan membawa berkah, saya hanya bisa mengelus dada saja.

Nah, menurut saya tergantung dari masing-masing blogger untuk menanggapi masalah ini karena Auto generate content diambil dari beberapa blog dan dijadikan satu sehingga menjadi blog yang memiliki ratusan konten.

Cara mengetahui artikel yang terkena Auto generate content

Untuk mengetahui artikel kita telah menjadi korban blog AGC atau sudah dicopas orang lain bisa langsung memanfaatkan situs copyscape. Cukup masukkan URL blog anda dan situs ini akan memeriksa.

Auto generate content

Jika artikel anda terkena Auto generate content ataupun dicopas maka akan terlihat seperti gambar di atas.

Permintaan Penghapusan Hukum

Jadi, jika Anda telah mengidentifikasi konten Anda dicopas laporkan ke halaman DMCA Google, sebelumnya anda bisa simak keterangan video dibawah ini.

Nah untuk itu periksa apakah artikel anda di copas atau anda menjadi korban blog AGC, terutama sekali cek pada popular post anda karena rata-rata copaser memanfaatkan halaman popular post untuk mendapatkan trafik tinggi.

Menghapus Konten Dari Google

Pihak google menyediakan layanan untuk menghapus konten dari google terkait pelanggaran yang telah dilakukan oleh Blog auto generate content (AGC), sebelum itu pastikan anda untuk menandai pos, gambar, atau video tersebut agar ditinjau oleh salah satu tim konten google.

Auto generate content

Silahkan pilih platform sesuai dengan yang akan dilaporkan pada gambar di atas atau bisa melalui form yang tersedia dibawah ini :

  • Untuk flatform blogger silahkan isi form nya disini.
  • Untuk perihal auto generate conten dan copypaste isi form nya disini.
  • Untuk flatform wordpress.com isi form nya disini

Atau anda bisa baca artikel :  Laporkan Ke Google DMCA Jika Artikel Anda Di Copas

Sebenarnya cukup ribet juga untuk melakukan hal ini, tapi dampaknya akan sangart terasa bagi pemilik blog AGC. Jika laporan yang kita sampaikan sudah ditanggapi oleh google maka blog tersebut akan mendapat tindakan sesuai dengan kebijakan google.

Melindungi situs anda dari Auto generate content

Untuk itu anda harus bisa menjaga keamanan blog anda sendiri dari tindakan auto blog yang jelas-jelas merugikan, hal lain juga akan menurunkan peringkat situs karena terjadi duplikat content dalam hasil pencarian google.

Baca ini : Langkah Tepat Melindungi Situs Anda Dari Berbagai Ancaman (Negative SEO Attack 2016 )

Artikel diatas bertujuan untuk melindungi blog anda dari berbagai ancaman, terutama untuk mencegah blog terkena AGC serta keamanan lain yang penting bagi blog.

Sudah saatnya anda sendiri yang harus memerangi tindakan konyol dari blog Auto generate content yang cukup meresahkan.

 



Loading...

Tags
Baca selengkapnya

Menulis dari berbagai pengalaman pribadi dan bisa dipertanggung jawabkan, jika bermanfaat bagi Anda silahkan share.

Artikel terkait

34 Comments

  1. Mas, maaf sebelumnya kalau komentar saya ini OOT.

    Saat ini, ada yang juga perlu diwaspadai selain AGC, yaitu aplikasi-aplikasi penyedia konten. Aplikasi-aplikasi semacam itu beberapa kali ketahuan mengambil konten dari blog-blog tanpa izin. Saya sendiri pernah mengalami hal itu. Konten-konten blog saya “disedot” ke sebuah aplikasi, dan tanpa sengaja saya menemukannya saat membuka aplikasi itu di ponsel. Saya hubungi mereka, dan mereka menurunkan konten2 saya. Yang mengalami hal semacam itu bukan cuma saya, tapi juga blogger2 lain.

    Yang jadi masalah, melacak artikel di aplikasi semacam itu jauh lebih sulit, karena berada di luar internet (hanya bisa diakses lewat ponsel). Bahkan di aplikasi2 itu pun tidak tersedia kolom pencarian, sehingga kita sulit melacaknya langsung di sana.

    Menurut Mas Gani, apa yang harus kita lakukan agar konten kita tidak sampai tercuri oleh mereka? Terima kasih.

  2. Kalau dipikir-pikir aplikasi semacam Babe, line today, Opera news dll itu mirip2 seperti AGC bukan sih?
    Aku lihat google sekarang lebih menomorsatukan popularitas ketimbang orisinalitas konten

  3. Wah saya baru saja juga kena agc mas dan baru saja udah saya laporin ke google dmca semoga langsung ditindak. Agar tidak ada korban berikutnya

  4. Blogger yang menjadi Inspirasi saya, sangat All Out sekali dalam memaparkan tulisannya, Good Job !

    Mampir ya om, ditunggu kritik dan sarannya 🙂

  5. Blog Ane jg kena AGC, emosi jiwa jdinya sma kelakuan copaser yg gk kreatif & males nulis..

    Ane setuju sma mas Gani, dampak dri AGC bisa bikin ranking website turun. Dan mereka asik2an dpt duit adsense dri hasil copas artikel kita punya!!!

  6. Pernah ingin membeli plugin AGC. Tapi gajadi, kasian sama orang yang udah capek nulis artikel malah kita copy.

    Btw semua artikelnya keren semua 🙂

  7. Blog AGC biasanya digunakan untuk monetize popads, popcash dan ads pop-up lainnya. Butuh dana besar juga buat blog AGC, pake VPS sudah jelas. Kalo hosting murah jelas meledak 😀

    1. Betul rata-rata dipasang iklan gituan, tapi ada juga yang nekat dipasang adsense… Terlalu 😀
      Owh dari Riau ya mas @Ady