baba rafi

Baba Rafi, Produk Dalam Negeri Yang Menjajah Dunia

Baba Rafi, apa yang anda tahu tentang nama ini ?

Dari pertanyaan diatas, tentu masing-masing individu akan memiliki jawaban yang berbeda-beda. Ada yang menjawab perusahaan yang menjual kebab Turki. Atau mungkin ada yang menjawab usaha franchise terlaris yang ada di Indonesia, karena outletnya bertebaran dimana-mana.

Tentu akan banyak sekali jawaban yang muncul, karena nama usaha yang satu ini sudah sangat terkenal di negara Indonesia tercinta.

Mengapa saya bertanya seperti itu ? karena di kesempatan yang baik ini, saya ingin mengajak teman-teman semua menggali kisah inspiratif dari foundernya. Barangkali kita bisa memetik pelajaran berharga, yang nantinya berguna untuk kehidupan kita.

Karena sangat tidak baik dan kurang lengkap, apabila kita membicarakan sesuatu. Tetapi kita tidak mengambil pelajaran berharga darinya.

Penasaran ? Langsung saja kalau begitu.

Awal Mula Baba Rafi Berdiri

baba rafi
Sang Founder, Hendy Setiono via http://babarafi.com

Baba Rafi didirikan oleh sang founder, yaitu Hendy Setiono. Ketika dirinya masih menjadi mahasiswa Institut Teknologi Surabaya ( ITS ). Saat itu usianya masih sangat muda, yakni 19 tahun.

Salah satu alasan yang menginspirasinya untuk mendirikan usaha kebab adalah ketika dirinya mengunjungi sang ayah, yang saat itu bekerja di perusahaan oil and gas di negara Qatar. Dan disanalah pertama kali dirinya menemukan makanan kebab, hingga akhirnya terinspirasi dan ingin belajar cara membuat makanan kebab. Yang pada akhirnya menjadi barang dagangannya.

Loading...

Saat itu, Kota Surabaya menjadi tempat dimana ia berjualan. Dengan bermodalkan uang 4 juta rupiah, ia mulai membuat gerobak dan membeli bahan-bahan baku untuk berjualan. Siapa sangka, dari modal 4 juta tersebut. Dirinya berhasil membesarkan usaha kebabnya menjadi beberapa cabang, hingga akhirnya menjadi besar sampai saat ini.

Tidak Mudah Untuk Menjadi Pengusaha

Sebelum sukses seperti sekarang ini. Hendy Setiono harus menghadapi banyak tantangan, diantara lain adalah sulitnya mengenalkan makanan kebab kepada konsumen. Karena saat itu, kebab merupakan makanan yang asing bagi masyarakat Indonesia. Apalagi dirinya pernah mendapati penjualan yang sangat sepi, yang secara tidak langsung membuatnya hampir berputus asa untuk berwirausaha.

Namun semua itu bisa ia lewati dan kalaupun ia menyerah saat itu juga, tentu tidak akan ada kebab Turki Baba Rafi yang besar dan mendunia seperti sekarang ini.

Asal-Usul Nama Brand

Banyak yang bertanya-tanya, apa arti dari Baba Rafi. Arti dari nama tersebut, sebenarnya sangatlah simple. Baba artinya adalah bapak dan Rafi adalah nama anak pertamanya. Jadi apabila disatukan artinya adalah bapaknya rafi.

Hendy Setiono memilih nama tersebut, karena diawal usahanya tidak mengerti dengan apa yang namanya brand. Diawal-awal ia berjualan dahulu, Hendy mengungkapkan hanya menggunakan gerobak putih polos tanpa ada embel-embel apapun, akibatnya banyak para pembeli yang salah tempat. Yang seharusnya mereka membeli kebab, mereka justru memesan martabak. Akibat kejadian itulah, Hendy Setiono memilih nama anak pertamanya untuk dijadikan nama brand usahanya.

Meskipun erat dengan nama kebab Turki, usaha yang dijalankan Hendy Setiono ini rasanya berbeda dengan kebab Turki pada aslinya. Karena Hendy memasukkan cita rasa Indonesia, jadi meskipun namanya kebab Turki. Tapi rasanya adalah rasa Indonesia.

Dan yang perlu teman-teman ketahui adalah Hendy Setiono, bukanlah seorang lulusan sarjana. Karena di semester 4 bangku perkuliahan, ia memilih keluar demi membesarkan usaha kebabnya. Dan pilihannya tersebut sangat tepat, karena usaha kebabnya berhasil menjadi usaha kebab yang besar didalam negeri dan mancanegara.

Saat ini Hendy Setiono, sudah dikaruniai 3 orang anak. Yaitu, Rafi Darmawan, Reva Audrey Zahifa dan Ready Enterprise dari istri dan juga partner bisnisnya, Nilam Sari yang ia nikahi saat berusia 20 tahun.

Keren bangetkan ?

Harapan Kedepan

Baba Rafi
Crew Baba Rafi via http://babarafi.com

Saat ini Baba Rafi sudah memiliki 1500 outlet yang tersebar di Indonesia dan beberapa outlet di 8 negara, yaitu Malaysia, Singapore, Brunei, Filipina, Sri Langka, Bangladesh, China dan Belanda.

Di Indonesia sendiri, usaha yang digawangi Hendy Setiono ini sudah mempekerjakan lebih dari 1900 karyawan. Dengan jumlah manajemen tim sebanyak 400 orang dan yang terbanyak adalah operator yang berada di outlet-outlet.

Sungguh luar biasa bukan ?

Berawal dari modal 4 juta dan semangat pantang menyerah, usaha kebab yang awalnya sepele bisa memberdayakan banyak orang. Tak hanya didalam neger, tapi juga diluar negeri.

Dan untuk kedepannya, Hendy Setiono selaku pimpinan tertinggi PT. Baba Rafi Indonesia. Ingin agar usahanya ini bisa menjadi bisnis waralaba terbesar didunia. Meskipun faktanya, saat ini sudah menjadi waralaba terbesar di Indonesia. Namun hal itu dirasanya belum cukup, karena potensi kebab buatannya tersebut dirasa mampu untuk menjajah pasar luar negeri.

Hendy Setiono, juga memberikan wejangan kepada para pengusaha lainnya atau yang baru ingin terjun ke dunia bisnis agar selalu fokus kepada usahanya, menjalin jaringan seluas-luasnya dan yang terakhir adalah berani dalam melangkah.

Referensi lain : Putra Fajar, Membangun Pasar Syar’i Berbasis Aplikasi

Itulah tadi, perjuangan Hendy Setiono sang founder kebab Turki Baba Rafi. Semoga memberikan kita banyak manfaat dan motivasi.


Loading...

Bagikan

Leo Setiawan

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *