Kinema Studio Batam

Wisata ke Kinema Studio Batam (Infinite Studio), Universal Studio-nya Indonesia Tempat Syuting Film-film Hollywood

Wisata ke Kinema Studio Batam (Infinite Studio) – Banyak sekali film Hollywood yang diambil atau dikerjakan di sebuah studio. Apalagi untuk film-film action atau fiksi yang membutuhkan green screen untuk pengambilan gambarnya.

Pastinya banyak orang yang tahu bahwa studio-studio tersebut hanya ada di luar negeri. Padahal di Indonesia juga ada studio untuk syuting film-film hollywood terkenal, yang ada di Batam.

Baca jugaFakta dan Hal Keren Yang Perlu Kita Ketahui Mengenai Kota Batam

Ini adalah studio film yang pernah menjadi paling besar di Asia Tenggara, telah menghasilkan banyak sekali film-film luar negeri berkualitas. Bukan hanya sebagai tempat syuting film tapi juga tempat untuk melakukan editing beberapa film animasi terkenal.

Namanya adalah Kinema Studio Batam atau bisa disebut juga dengan Infinite Studio.

Apabila Anda ingin melihat seperti apa kinema studio Batam ini maka diperbolehkan untuk mengunjunginya. Siapapun boleh melakukan wisata di sini untuk melihat tempat-tempat setting film.

Ingin tahu seperti apa dan apa saja yang ada di studio ini? Informasinya akan diberikan di bawah ini.

Kinema Studio Batam Tempat Syuting Film Hollywood

Baklot di Studio Kinema
Via kinema.frameworks-studios.com

Kinema atau Infinite Studio merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang bisnis kreatif. Sudah ada lumayan banyak film yang diproduksi di studio ini baik untuk film biasa maupun film animasi. Selain itu ada juga serial serial televisi luar negeri.

Loading...

Di sini ada banyak sekali pekerja anak muda dari Indonesia. Bahkan banyak sekali siswa SMK yang magang di studio ini. Membuktikan bahwa kualitas Indonesia tidak kalah bagus dengan luar negeri. Namun sayangnya ada beberapa film yang tidak dapat ditayangkan di Indonesia karena masalah sensor.

Banyak sekali keunikan yang dimiliki oleh studio ini. Oleh karena itu bisa dijadikan salah satu objek wisata. Apalagi di bagian luar studionya biasa dibuat latar belakang bangunan-bangunan luar negeri. Misalnya Pecinan Cina atau bangunan dari negara lainnya. Tergantung dengan film yang akan diproduksi.

Fasilitas Kelas Internasional

Ada banyak sekali fasilitas yang ada di sini baik untuk para pekerja maupun wisatawan yang datang. Semuanya dibuat dengan sangat baik sehingga memiliki standar internasional.

Apabila Anda berkunjung di kesini maka akan dibawa berkeliling oleh salah satu humas dari Kinema atau Infinite Studio. Anda bisa melakukan selfie di beberapa latar belakang yang bagus. Yaitu latar belakang film-film luar negeri yang terkenal baik di outdoor maupun indoor.

Ketika ada di dalam studio maka wisatawan akan langsung diarahkan ke bagian ruang pertemuan. Dalam ruangan itu memiliki interior resto jadul dengan hiasan berupa lampu-lampu kristal dan piano tua. Sesudah itu Anda akan diperbolehkan untuk menonton profil studio ini lewat sebuah film pendek.

Sesudah itu Anda akan dibawa untuk berkeliling lewat sebuah lorong memanjang. Di dalam lorong tersebut ada banyak sekali poster film yang pernah diproduksi oleh studio ini.

Set Syuting Film Infinite Studio
Via livejournalofasad.com

Selain berupa poster, di sini juga ada koleksi benda-benda properti dan set yang pernah digunakan untuk syuting film. Fasilitas ini terdapat dalam museum Kinema Studio. Di dalam museum ini Anda juga dapat melihat berbagai benda seperti meja kerja baju kamera jadul dan foto-foto dari para aktor dan sineas.

Jika Anda menyukai film tertentu yang diproduksi di Kinema Studio Batam pasti akan sangat senang dan puas berkunjung ke sini.

Sound stage

Bagian menarik lainnya dari studio ini adalah terdapat dua buah sound stage. Luasnya sangat besar bahkan ada yang pernah terbesar se-Asia Tenggara. Sound stage ini dibuat seperti sebuah hanggar pesawat yang dilapisi dengan material kedap suara. Jadi ketika pengambilan gambar suaranya tidak akan terdengar sampai keluar.

Sound stage pertama luasnya adalah 1300 m2 sedangkan yang kedua sebesar 2800 m2. Sayangnya sekarang sudah bukan yang paling besar lagi karena telah dipecahkan oleh studio yang ada di Johor Bahru.

Selain itu studio yang sudah ada dari tahun 2009 ini punya banyak ruangan untuk melakukan proses produksi. Antara lain backlot, studio workshop, dan ruang untuk produksi animasi.

Pada bagian luar terdapat miniatur kota atau backlot. Ketika Anda datang ke bagian luar ini pasti merasa tidak asing. Seperti ketika didesain seperti Pecinaan pasti Anda merasa bahwa setnya mirip dengan film-film dari negeri tirai bambu.

Backlot ini akan terus berubah sesuai dengan film yang akan syuting. Pernah juga diubah mirip dengan kota yang ada di Thailand atau India. Bahkan ada yang di setting juga seperti sebuah resort, pantai, dan kuil. Semuanya terlihat sangat detail sehingga mirip sekali dengan aslinya.

Untuk keseruan lainnya maka Anda harus langsung datang ke studio ini. Jadi bisa langsung melihat berbagai hal yang ada di sini. Pastinya memiliki sensasi yang lebih menyenangkan dibandingkan hanya dengan mendengar cerita.

Film-film yang Dikerjakan di Kinema Studio

Seperti yang sudah disebutkan di atas, di Kinema Studio Batam ini sudah sering mengerjakan berbagai project film. Baik yang langsung syuting di sini atau yang hanya tinggal diedit. Kebanyakan memang film luar negeri tapi ada juga beberapa film Indonesia yang pernah syuting di sini.

Salah satu hal yang banyak membuat produser film luar negeri memilih tempat ini untuk melakukan syuting adalah karena murah. Jadi biaya perizinan dan biaya produksi untuk animasi atau film di sini sangat murah. Sehingga membuat produser dapat keuntungan yang lumayan besar.

Meski kebanyakan film luar negeri tapi creator atau animator di dalam studio ini 80% adalah orang Indonesia.  Semua orang yang memiliki minat dan bakat dalam dunia film dapat magang atau bekerja di sini. Bahkan untuk figurannya saja biasanya dilakukan oleh penduduk-penduduk yang tempat tinggalnya ada di sekitar studio.

Serial animasi Garfield Show

Ada sekitar 300 animator asal Indonesia yang mengajarkan beberapa seri animasi. Misalnya serial animasi Garfield Show yang ditayangkan di channel Cartoon Network. Garfield adalah tokoh kucing berwarna kuning dengan corak belang-belang.

Animasi Garfield
Via garfield.wikia.com

Diceritakan Garfield memiliki tubuh yang gendut lalu sifatnya pemalas. Pastinya ada banyak orang yang sudah cukup mengenal karakter kartun ini.

Selain animasi Garfield, Kinema atau Infinite Studio ini pernah memproduksi film kartun berjudul Franklin & Friends. Film yang memiliki episode panjang ini ditayangkan di channel Spacetoon. Sekitar 104 episodenya dikerjakan di sini.

Leonards dan Chicken Town

Selain itu ada juga film animasi berjudul Leonards dan Chicken Town. Untuk layar lebarnya pernah membuat film Tatsumi, sebuah film animasi 2D. Meski tidak pernah ditayangkan di Indonesia tapi film ini sering sekali ditayangkan di festival film dunia, seperti Cannes.

Bahkan pernah masuk 25 besar sebagai film yang diseleksi oleh Oskar. Lalu pernah juga mendapatkan penghargaan dari festival film di Australia, Italia, dan Dubai.

Dengan hal ini sebagai menunjukkan bahwa creator animasi di Indonesia juga bisa sebagus di luar negeri. Asal memiliki wadah dan fasilitas yang mendukung.

Joker Game dan Halfworld 2

Sementara itu untuk film-film Hollywood-nya pernah membuat film Joker Game dan Halfworld 2. Kedua film itu melakukan proses syuting di studio ini.

Film Joker Game mengambil cerita dari seorang tentara bernama Jiro Kato. Dia hampir membunuh atasannya karena memiliki tingkah yang sangat keterlaluan.

Film Halfworlds 2
Via thterrortime.com

Sedangkan untuk Halfworld 2 adalah film produksi HBO Asia dengan sutradara asal Thailand, Ekachai Uekrongtham. Film ini menceritakan tentang berbagai gang kumuh yang ada di Jakarta yang penuh rahasia.

Oleh karena banyak film Hollywood yang dibuat di sini maka sudah lumayan sering juga artis-artis Hollywood tersebut datang. Seperti pemain film Blackhat, Chris Hemsworth dan Michael Mann.

Serial TV dan film lainnya

Lalu ada serial TV dengan judul Roll Boats, sebuah film yang ditayangkan di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Studio ini juga membuat banyak sekali film durasi pendek. Misalnya untuk Nasional Geographic atau Discovery Channel. Pernah mengerjakan juga beberapa iklan yang ada di seluruh dunia.

Sementara itu untuk film Indonesia yang pernah dibuat di sini antara lain Rumah Darah, dan Meraih Mimpi. Dari keduanya, film Meraih Mimpi adalah yang paling sukses.

Film yang dirilis tahun 2009 ini diproduksi oleh Nia Dinata. Merupakan sebuah film animasi musikal pertama dari Indonesia. Film ini pernah diputar di beberapa negara seperti Korea, Singapura, Eropa Barat, Rusia, dan Amerika.

Meski film ini yang memberikan biayanya adalah pemerintah Singapura tapi Kinema yang mengerjakannya.  Sementara untuk film Rumah Darah dikerjakan oleh Moo Brothers. Kinema Studio adalah yang mengerjakan spesial efeknya.

Untuk film-film yang lain masih ada yang dirahasiakan. Namun ada bocoran bahwa film-film tersebut memiliki kelas dunia.

Proyek Selanjutnya

Kinema Studio Batam sudah memiliki kualitas yang sangat baik dan diakui oleh dunia internasional. Maka dari itu mereka memiliki banyak rencana ke depan supaya bisa lebih berkembang.

Konon mereka akan membuat sebuah Movie Town. Yaitu merupakan perumahan yang digunakan untuk syuting film. Namun bisa juga dijadikan rumah tinggal. Pastinya rencana ini akan berjalan dengan baik karena Batam memiliki lokasi yang strategis.

Klien pertama mereka adalah pemerintah Singapura karena yang paling dekat dengan daerah ini. Namun studio ini hanya akan berperan sebagai back office sedangkan Singapura menjadi front office. Oleh karena Indonesia masih dinilai kurang baik dalam hal perlindungan intelektual property rights.

Demikianlah informasi mengenai Kinema Studio Batam yang terkenal karena kehebatannya tidak heran jika studio ini disebut sebagai Universal Studio-nya Indonesia.

Semakin lama studio ini semakin mendapatkan perhatian dunia internasional. Semoga saja bisa terus berkembang sehingga Indonesia bisa menjadi salah satu negara dengan industri film yang diperhitungkan.



Loading...


Bagikan

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *