cara memilih hosting terbaik

Memilih Hosting Terbaik : Mau Gunakan Shared, VPS atau Dedicated Hosting?

Mengapa harus memilih hosting terbaik untuk website Anda? Dalam hal ini apakah Anda juga memperhitungkan harga untuk menyewa jasa provider hosting?

Ikuti ulasan lengkap berikut ini apabila Anda benar – benar ingin melihat hasil review hosting, terutama Hosting Indonesia sebagai pilihan Anda.

Satu lagi pertanyaan saya, apakah referensi hosting yang Anda baca selama ini membantu Anda dalam memilih hosting terbaik yang benar – benar tepat?

Jangan salah pilih…dan jangan membeli kucing dalam karung.

Ini berdasarkan pengalaman pribadi saya dalam membangun sebuah situs, bahwa pilihan hosting terbaik sebagai referensi Anda, belum tentu berkualitas baik.

Anda percaya siapa?

Pengalaman pengguna yang membuktikan kebenarannya, perhatikan screenshot dibawah ini.

memilih hosting terbaik

Loading...

Dalam satu bulan, lebih dari 10 kali saya menghubungi technical support..

Artinya, dalam satu bulan kondisi hosting yang saya sewa sebelumnya banyak mengalami masalah. Terutama server yang sering Down, sehingga situs sama sekali tidak bisa diakses.

Apakah saya salah memilih jasa provider hosting?

Meurut feeling saya sih tidak, karena sebelumnya saya banyak membaca tentang review dalam memilih hosting terbaik dari situs yang saya anggap punya kredibilitas.

Tapi kenyatannya…???

Betul sekali, review situs hosting bukan jaminan Anda mendapatkan provider hosting terbaik untuk membangun situs Anda.

Mereka hanya mereview, titik fokus yang diprioritaskan adalah hosting yang menjadi jargon mereka. Tapi ini hanya pendapat saya, beberapa kasus yang terjadi mungkin tidak separah yang saya alami.

Memilih Hosting Terbaik Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Sebelum menentukan pilihan hosting yang akan Anda sewa, sebaiknya baca dulu mengenai kriteria hosting yang berkualitas dan punya kredibilitas.

Tidak perlu banyak waktu untuk membacanya, tetapi setidaknya Anda akan lebih tau mengenai hosting terbaik dan berkualitas berdasarkan kredibilitas provider atau penyedia jasa hosting.

Mengapa kredibilitas perusahaan penyedia jasa hosting sangat penting?

Kredibilitas adalah sebuah kepercayan, pengalaman dari pengguna yang menggunakan ataupun pengalaman jasa provider hosting dalam menjalankan usahanya.

Sudah berapa tahun mereka beroperasi, atau sudah berapa lama perusahaan penyedia hosting tersebut membuka layanan jasa hostingnya kepada publik.

Penilaian pengguna yang akan memberikan point plus, penilaian penggunalah yang akan mereview seberapa baik kinerja jasa provider hosting tersebut..Bukan situs review jasa hosting.

Mengapa?

Karena situs review rata – rata hanya tau tentang popularitas, terutama jargon hosting yang di unggulkan dan link affiliate yang menguntungkan secara personal saja.

Pengalaman mereka tentang hosting terbaik yang mereka review? Terkadang hanya  Nol besar, alias belum pernah mencobanya sama sekali.

Uptime Hosting, ini Menjadi Permasalahan Serius Ketika Situs Anda Sudah Mulai Online Dan Menerima Kunjungan Visitor

Uptime hosting? Bagaimana saya mengeceknya? Padahal saya baru akan menyewa jasa provider hosting untuk kali pertama.

Anda bisa cek melalui halaman https://webhosting.cloudspectator.com

memilih hosting terbaik
Uptime hosting check

Test untuk uptime 1 month interval uptime akan bisa Anda lihat dari sini. Artinya, penyedia jasa provider hosting yang benar – benar uptime akan terdeteksi.

Perlu diketahui, tidak semua jasa provider hosting menuliskan 100% uptime untuk layanan server hostingnya, meskipun provider tersebut dinobatkan sebagai hosting terbaik di jagat raya internet.

Angka 99,99% adalah nilai fair yang mereka tuliskan…

Tapi apakah benar – benar prosentase diatas 99% yang mereka janjikan?

By the way, inilah yang akan saya ulas pada bagian selanjutnya. Ingat, dengan memilih hosting terbaik akan menjadi penentu masa depan situs Anda dimasa mendatang.

Pilih Shared, VPS atau Dedicated Hosting

Ini adalah jenis atau tipe dari web hosting, Anda bisa memilih hosting terbaik sesuai dengan kebutuhan. Jika anda memiliki pertanyaan tentang tipe hosting mana yang harus dipilih, dibawah ini adalah penjelasannya.

Shared Hosting

Di dalam shared hosting, akan ada beberapa situs yang ditempatkan pada satu server yang sama dan biasanya hanya menggunakan 1 IP saja. Jenis hosting ini adalah yang paling banyak digunakan karena harganya paling murah.

Shared hosting saat ini sudah banyak yang menggunakan teknologi Cloud, untuk masalah performa dan kecepatan sudah cukup bisa andalkan.

Terdapat banyak paket yang disesuaikan dengan harga yang terbagi atas besarnya penyimpanan (disk space), RAM dan Virtual CPU hosting.

Dalam shared hosting, biasanya terdapat banyak pilihan lokasi server. Untuk hal ini, Anda bisa memilih lokasi server Indonesia atau singapura karena merupakan akses terdekat.

Baca disiniServer US, Indonesia, Atau Singapura ? Mana Lebih Baik?

Sharedhosting biasa digunakan oleh blogger pemula atau personal web yang tidak membutuhkan resource hosting yang tinggi.

Anda bisa dengan mudah upgrade ke paket yang lebih tinggi apabila paket yang Anda gunakan sebelumnya tidak mencukupi kebutuhan akan resource hosting dan jumlah visitor yang semakin meningkat.

Rekomendasi hosting : Niagahoster, Dewaweb

Baca : Review Niagahoster

VPS hosting

VPS (Virtual privat server) sering digunakan oleh situs profesional atau toko online yang menerima jumlah pengunjung yang tinggi.

Ada dua jenis VPS, diantaranya adalah

1. VPS unmanage, pengguna memiliki akses root untuk menyesuaikan server sesuai dengan kebutuhan.

Semua harus dilakukan sendiri oleh pengguna, seperti konfigurasi server, instalasi CMS, sistem Admin, panel control ataupun security dari VPS itu sendiri.

Harga VPS unmanage hosting paling murah kisaran $ 5 – $ 7 per bulan, masih terjangkau untuk blogger yang antusias ingin menggunakan VPS.

Rekomendasi VPS : Vultr, Digital Ocean, Linode

2. VPS manage, kelebihan Menggunakan VPS manage adalah kita tidak perlu repot – repot instalasi semuanya, cukup instal CMS yang dibutuhkan saja, seperti WordPress, Joomla, Drupal, dan Magento.

Semua konfigurasi server dan keamanan sudah dilakukan secara profesional oleh teknisi hosting, jadi Anda tinggal pakai saja. Harga sewa VPS manage, biasanya lebih mahal kisaran $ 12 – $ 15 per bulan.

Rekomendasi VPS manage : Cloudways, Server Pilot

Baca referensi disini : Kelebihan Menggunakan VPS Manage Hosting dari Cloudways

Dedicated server Hosting

Dedicated Hosting sering digunakan oleh perusahaan besar atau situs web dengan jumlah pengunjung yang sangat tinggi.

Fitur Dedicated server Hosting biasanya sangat lengkap, disertai resource hosting yang sangat fleksibel. Anda juga tidak perlu khawatir tentang keamanan, performa dan kecepatan.

Untuk masalah harga sewa Dedicated server hosting sangat mahal, kisaran 2.5 juta per bulan, jadi saya tidak menyarankan Anda untuk menggunakannya.

Saya pribadi juga belum bisa memberi rekomendasi, karena belum pernah mencobanya 😀

Sekedar saran, memilih hosting terbaik sangat penting untuk kelangsungan website Anda kedepan. Semakin banyak Anda membuat konten, maka semakin banyak visitor yang akan mengaksesnya.

Anda juga tidak akan mau dibuat pusing dan repot, manakala visitor ramai berdatangan tapi harus dipusingkan dengan masalah teknis hosting yang sering mengalami gangguan.



Loading...

Bagikan

ganisebastian

Penulis

Menulis dari berbagai pengalaman pribadi dan bisa dipertanggung jawabkan, jika bermanfaat bagi Anda silahkan share.

Komentar

    Dilan

    ( - 04:54)

    untuk situs klikmania sendiri menggunakan layanan hosting dari mana mas sekarang ini ?

      ganisebastian

      ganisebastian

      ( - 05:07)

      Pakai VPS Linode mas.

        Dilan

        ( - 12:47)

        Cepet juga balesnya
        pakai managed dari cloudways kah mas? Atau langsung dari Linode nya?

          ganisebastian

          ganisebastian

          ( - 12:53)

          Betul mas, Manage dari Cloudways.

          Salah satu Kelebihan Menggunakan VPS Manage adalah tidak ribet ngurisin konfigurasi server, instalasi CMS, sistem Admin, panel control ataupun security dari VPS itu sendiri

    Mulyo

    ( - 14:57)

    Mas mau ty…klo dlm blog diberi menu diskusi pengaruh ke pelanggaran adsense gk..trim

      ganisebastian

      ganisebastian

      ( - 05:08)

      Pertanyaannya salah kamar mas 😀
      Tidak melanggar mas, jadi diperbolehkan.

    Icha

    ( - 03:37)

    mas kalo boleh tanya, kok semenjak pindah ke wordpress menggunakan hosting kok jadi lemah yah peringkatnya?
    itu kenapa yah

    Bye icha

      ganisebastian

      ganisebastian

      ( - 04:11)

      Peringkat SERP melemah sebenarnya tidak ada hubunganya dengan penggunaan hosting, tetapi lebih pada index artikel itu sendiri.

      Proses Migrasi Custom Domain Blogger Ke WordPress Self Hosting akan menyebabkan perubahan permalink dan sitemap. Untuk masa peralihan, mungkin akan sedikit membuat visitor drop, tapi sifatnya hanya sementara saja, karenaproses redirecting.

      Pastikan juga sitemap baru untuk WordPress sudah disubmit ke Search console dan sudah dalam keadaan terindex.

        Icha

        ( - 14:24)

        trim mas
        setelah tadi coba cek search console sudah mulai terindex, akan tetapi masih lama tidak seperti dulu langsung diindex

    Arif

    ( - 17:02)

    Pertamax,,,
    pengguna blogger custom tld gmn mas gani,, hehe,,,

    apakh berpengaruh jug dengn kredibilitas penyedia domain,,

    semisal saya menggunakan penyedia domain A lasung saya custom dri blogspot ke tld,, stlh beberp buln blog lambat laun visitor meningkat drastis tmbus 10k-30k view/day,,

    ngarep buanget,,

    apakh di perlukan tambahan vps tersendiri mas,, untuk menghindari server down,, blon pernh sieh soalny,, hehe,,

    Antisipasi apabila hal trsbut bener2 trjdi

      ganisebastian

      ganisebastian

      ( - 17:13)

      Halo mas ARif..
      Untuk pengguna blogger (blogspot) custom domain, tidak memerlukan hosting. Karena sudah menggunakan hosting yang disediakan Google.


      Jadi untuk masalah ini tidak perlu khawatir, karena server Google kuat menampung visitor berapapun juga 😀

      Hosting berlaku untuk situs yang menggunakan flatform selain blogger, contohnya yang menggunakan CMS WordPress (WordPress Selfhosting) atau script php lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *