Adsense Di Youtube

Mengapa Daftar Adsense Youtube Lebih Mudah Ketimbang Blog?

Alternatif daftar Adsense Youtube – Mendaftarkan blog ke Google AdSense memang bukan perkara yang mudah, mengingat jumlah pelamar Google AdSense di Indonesia itu sangat banyak. Sehingga muncul lah persepsi di beberapa kalangan blogger Indonesia bahwa: Google membatasi kuota publisher AdSense untuk negara Indonesia.

Kalau dipikir-pikir, persepsi seperti itu mungkin benar adanya. Lebih-lebih banyak fakta dan saksi yang mengatakan bahwa blognya pernah ditolak berkali-kali bahkan ada yang sampai dipending berbulan-bulan oleh pihak Google AdSense, meskipun ia sudah mematuhi semua kebijakan yang ada.

Hal-hal seperti ini, bisa kalian lihat di grub-grub Google Adsense dan Blogger yang ada di Facebook. Disana Anda akan menemukan banyak status yang berisi pengalaman ditolak Adsense. Namun begitu, disisi lain, terkadang ada juga blogger lain yang mau berbagi tips dan trik agar mudah diterima Google Adsense. Baik itu berdasarkan penelitian atau pengalaman pribadinya.

Baca : Mengapa Pengajuan Google Adsense Saya Ditolak ? 50 Faktor Ini Bisa Membantu Anda Menjawabnya

Tips yang dibagikan pun umumnya beragam. Namun, salah satu yang cukup populer dan terbukti sukses diterima adalah dengan cara daftar Adsense Youtube (mendaftarkan Adsense untuk konten video Youtube) terlebih dahulu sebelum kemudian diterapkan pada blog.

Cara ini katanya ada yang sukses dan berhasil diterima Google Adsense, walaupun menggunakan akun gmail yang beralamatkan Indonesia dan videonya berbahasa Indonesia.

Kendati demikian, pernahkah terpikir oleh Anda kenapa daftar Adsense Youtube lebih gampang dan mudah jika dibandingkan mendaftarkannya lewat blog? Mungkin kalian pernah bertanya-tanya mengenai hal itu, tapi tahukah Anda apa alasannya.

Berikut ini adalah alasan logis yang dirangkum berdasarkan opini, karena Google sendiri pun belum memberikan alasannya secara resmi.

Loading...

Alasan Kenapa Daftar AdSense Youtube Lebih Mudah Daripada Blog?

1. Youtuber Masih Sedikit

Selama ini Anda mungkin menganggap kalau jumlah video Youtube ada banyak sekali. Hal demikian memang benar, tapi kalau dikomparasikan dengan jumlah artikel yang ada di Google, maka jumlah konten video tidak ada apa-apanya dibandingkan konten artikel.

Itu sebenarnya enggak mengherankan, sebab untuk pembuatan artikel itu sendiri jauh lebih mudah & murah daripada video. Akibatnya, orang pun lebih suka buat artikel sehingga pada akhirnya jumlah pembuat video Youtube jadi lebih sedikit.

Hal itu kemungkinan akan membuat Google selaku pemilik Youtube memberikan peluang lebar bagi Youtuber Indonesia yang ingin berkarya walaupun masih menggunakan video bajakan atau slide-show abal-abal.

Baca : Kualitas Konten YouTube Indonesia Vs Luar Negeri

2. Saingan Youtube Bermunculan

Walaupun kepopuleran Youtube terus bertambah, namun tetap ada saingan yang diam-diam mencoba untuk menyetarainya. Mengenai siapa saja saingannya itu, Anda selaku Blogger Indonesia rata-rata pasti sudah tahu.

Nah, karena munculnya beberapa saingan Youtube di Indonesia, menurut saya. Google khawatir dan mencoba sebisa mungkin untuk menjadikan Youtube sebagai yang terbaik dengan cara memudahkan Youtuber baru dalam penerimaan Google Adsense.

Akibatnya, jumlah konten video di Youtube pun semakin meningkat sehingga pengunjung tidak akan beralih ke situs lain yang serupa.

3. Perusahaan Besar Tertarik dengan Youtube

Youtube adalah layanan berbagi video yang meraup keuntungan dari iklan. Iklan yang ditampil dihalaman Youtube dalam bentuk yang bermacam-macam. Mulai dari iklan yang berupa gambar di bagian sidebar, gambar yang muncul saat tonton video, dan iklan yang berupa video (iklan mahal).

Menurut saya, selama menonton video di Youtube, iklan yang tampil dalam bentuk video umumnya adalah iklan yang berasal dari perusahaan besar lokal. Meskipun sebenarnya ada yang kadang-kadang berasal dari perusahaan asing yang membuka cabang di Indonesia.

Perusahaan besar lokal yang dimaksud tentunya bermacam-macam, namun secara garis besar biasanya adalah perusahaan makanan dan kosmetik. Perusahaan besar seperti ini tertarik kepada Youtube sebagai tempat untuk mempromosikan produknya dengan alasan bahwa iklan video lebih menarik dan mudah diserap oleh calon konsumen.

Lagi pula, perusahaan semacam itu biasanya sudah punya video iklan yang sebelumnya pernah digunakan untuk iklan di Televisi. Sehingga enggak perlu ribet keluarin anggaran lagi buat bikin video untuk dipromosikan di Youtube.

Sebab itulah, kagak heran kalau pada akhirnya perusahaan besar lebih rela menghabiskan anggaran promosi ratusan hingga miliaran rupiah ke Youtube ketimbang blog/web. Dalam hal ini, maka Google pun berupaya semaksimal mungkin untuk memperkaya konten Youtube dengan memberikan peluang lebar-lebar bagi Youtuber Indonesia dengan cara memberikan kemudahan dalam pendaftaran AdSense.

Demikianlah penjelasan mengapa daftar adsense Youtube lebih gampang daripada lewat blog. Artikel ini mungkin hanyalah opini, tetapi tetap disertai dengan argumentasi yang membenarkan. Jadi, bagaimana pendapatmu?



Loading...

Tags
Baca selengkapnya

Artikel terkait

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *