Kisah InspiratifReview ProdukUlasan Bisnis

Keberhasilan Reza Nurhilman, Sang Presiden Keripik Pedas Maicih

Keripik Pedas Maicih – Belasan tahun yang lalu, bisnis di Indonesia dapat dikatakan sulit. Kebanyakan orang masih  lebih memilih untuk menjadi pekerja daripada memiliki bisnis sendiri. Hal tersebut karena kekhawatiran gulung tikar pada usahanya. Jangankan anak muda, bahkan orang dewasa pun masih kesulitan mengelola bisnisnya.

Belasan tahun yang lalu bisa dikatakan peluang bisnis di Indonesia tidak sebaik sekarang. Hal inilah yang menjadikan kebanyakan orang sekarang bersemangat untuk memilih berbisnis.

Banyak orang Indonesia, utamanya anak muda yang lebih memilih bersaing dalam dunia bisnis daripada bekerja di kantoran.

Baca jugaPilih Menjadi Wirausahawan Atau Karyawan? Kesuksesan Tergantung Pilihan Anda

Perkembangan teknologi pun menjadi sarana yang menggiurkan bagi penggila bisnis. Apalagi dengan adanya media sosial yang dengan mudah mereka dapat mengiklankan produknya.

Keripik Pedas Maicih
Reza Nurhilman, Presiden Maicih via https://viva.co.id/

Dengan modal niat, kemauan, dan juga kerja keras menjadikan bisnis orang-orang berkembang pesat. Seperti yang kini dirasakan oleh Reza Nurhilman, pendiri Maicih yang merupakan perusahaan keripik singkong pedas terbesar di Indonesia.

Perjalanan Reza Nurhilman Sebelum Menjadi Presiden Maicih

Reza Nurhilman adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia lahir pada tanggal 29 september 1987 di Bandung. Pria yang akrab disapa dengan sebutan AXL ini dibesarkan oleh orang tua angkatnya di Cimahi.

Reza menjadi seorang yang begitu mandiri, pantang menyerah, dan pekerja keras dalam berbagai hal karena tak diisi dengan figur ayah sejak ia masih anak-anak.

Masa-masa SMA merupakan masa yang amat berharga bagi diri reza. Masa permulaan sapaan AXL melekat pada dirinya.

Sebutan AXL dari reza bermula dari kecintaannya terhadap vokalis Gun ‘n Rose, yaitu Axl Rose. Ia mengenal band tersebut dan kemudian bergabung dengan kelompok pencinta musik Gun ‘n Rose.

Pada masa SMA hingga usai lulus, Reza mengalami banyak perguncangan. Perguncangan yang ia alami bermula dari tahun 2005 hingga 2009.

Reza yang tidak langsung melanjutkan kuliah karena biaya yang kurang mencukupi, menjadikannya sosok yang mandiri. Ia memutuskan untuk mengumpulkan pundi-pundi uang guna melanjutkan pendidikannya.

Reza berjuang begitu keras mengumpulkan modal untuk memulai usaha. Beberapa diantaranya adalah menawarkan berbagai macam produk-produk elektronik.

Ia menawarkan ke banyak orang yang ia temui, utamanya teman-teman dan orang-orang yang ia kenal.

Inilah masa dimana ia memasuki kerasnya pergaulan, hingga proses yang ia jalani menjadikan ia sebagai sosok yang begitu luar biasa.

Reza berubah menjadi seorang yang memiliki visi besar dalam hidupnya, ia pun mulai berani untuk memiliki impian tinggi.

Asal Mula Nama dan Penemuan Keripik Maicih

Keripik Pedas Maicih
Pembuatan Keripik Pedas Maicih via https://maicih.com

Awal mulanya, Reza diajak oleh temannya ke Cimahi dan mencicipi keripik lada pedas yang dibuat oleh salah seorang nenek. Saat mencicipinya, Reza merasakan sesuatu yang berbeda dari keripik buatan nenek tersebut.

Ia menganggap keripik itu enak dan kemudian mulai menyukainya. Namun sayangnya, keripik buatan nenek tersebut tidak dipasarkan dan hanya diproduksi ketika ada momen tertentu saja.

Karena itu kemudian Reza berinisiatif untuk membuatnya sendiri. Ia mulai menggeluti keripik yang dibuat oleh nenek yang dikenalnya di Cimahi tersebut. Dengan optimis, ia menanyakan resep kepada sang nenek.

Dan beruntungnya, sang nenek pembuat keripik tidak keberatan untuk beragi resep keripik lada pedasnya pada Reza.

Bahkan sang nenek membiarkan Reza untuk memroduksi dan menjual keripik yang sama dengan resep yang diberinya. Inilah awal mula keripik Maicih diproduksi oleh Reza.

Tidak ada arti yang begitu dalam dari nama Maicih untuk keripik produksi pria yang kerap dipanggil dengan sebutan AXL ini.

Nama keripik ini ada hubungannya dengan nenek pembuatnya, karena nenek ini terkenal dengan ke-icihannya dengan selalu memakai ciput di kepalanya.

Ia menamainya dengan Maicih lantaran nama tersebut nyeleneh dan mudah untuk dilafalkan dan dihafalkan.

Perjalanan Keripik Maicih Reza Nurhilman

Dengan awal modal 15 juta dari hasil kerja keras yang ia kumpulkan, Reza AXL memulai usaha keripik lada pedasnya. Pada tahun 2010, ia bekerjasama dengan produsen keripik pedas di Cimahi.

Pria kelahiran Bandung ini mulai memproduksi Maicih hingga sebanyak 50 bungkus per harinya.

Pada saat itu ia memproduksi keripik singkong pedas dengan beberapa varian level kepedasan 1-5. Tak hanya itu, ia juga memproduksi bakso goreng untuk ia jajakan.

Reza menjual dan memasarkan keripik pedas dan bakso gorengnya ini dengan cara berkeliling. Selain itu, ia juga memasarkannya dengan memanfaatkan akun sosial media dengan hashtag #maicih.

Semakin lama, keripik singkong pedas produksi Reza AXL ini semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat. Bahkan keripik pedas kebanggaannya ini menjadi camilan wajib yang enak.

Dengan semakin banyaknya peminat yang dimilikinya, akhirnya Reza menaikkan level dari 1-5 menjadi 1-10. Ternyata cara reza ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi keripik pedas Maicihnya hingga 2000 bungkus per harinya.

Dengan usianya yang dapat dikatakan masih muda pada saat itu, ia berhasil meraup untuk yang lumayan banyak dari usahanya.

Keripik Maicih menghasilkan omset 800 hingga 900 juta per bulan. Jika diestimasikan, maka pendapatan Reza per harinya adalah sebesar 30 juta rupiah per hari.

Pada bulan Juni tahun 2010, perusahaan berbasis UKM (Usaha Kecil Menengah) didirikan dengan nama CV. 29 Synergi.

Perusahaan ini kemudian berkembang dan dikenal masyarakat dengan merek dagang “Maicih” pada bulan Februari tahun 2011. Pada saat itu diliput oleh salah satu acara di stasiun TV di program Realita Bingkai Berita.

Senjata utama yang Reza dan tim gunakan untuk pemasarannya adalah melalui akun twitter resmi dari perusahaannya yang diberi nama @infomaicih.

Pada tahun 2011 pula Reza Nurhilman mengubah CV menjadi PT sebagai payung hukumnya, dan diberi nama PT. Maicih Inti Sinergi. Untuk menghindari pemalsuan produk Maicih, maka logo Maicih pun dipatenkan hak ciptanya.

Keripik Pedas Maicih
Logo Maicih via http://rahasiasuksesbisnisku.blogspot.co.id/

Strategi Pemasaran Keripik Maicih

Pemasaran Maicih yang begitu cepat booming tidak terlepas dari strategi promosi penjualan yang dijalankan oleh Reza Nurhilman. Ia memanfaatkan akun-akun media sosialnya seperti twitter dan facebook untuk memasarkan dan meraup keuntungan dari produknya.

Dengan menggunakan jejaring sosial ini ia memberitahu konsumen dimana lokasi keberadaan para jenderal (agen) keripik pedasnya untuk menjajakan produknya.

Selain itu, ada pula cara unik yang Reza lakukan untuk memasarkan keripik Maicihnya. Salah satu cara kreatifnya yang membuat konsumen tertarik adalah dengan jargon khusus ketika berkomunikasi melewati media sosial.

Khusus untuk pelanggan, mereka akan disapa dengan sebutan ‘Cucu’ dan istilah bagi produsen keripiknya adalah ‘Emak’.

Reza AXL juga memberikan sebutan bagi para agen penjualan atau reseller keripik pedasnya yaitu ‘Jenderal’.  Para jenderal Maicih melakukan pemasaran dengan cara direct selling.

Untuk penggemar keripik pedas maicihnya, ia beri sebutan ‘Ichiers’. Untuk perusahaannya, ia beri sebutan ‘Republik Maicih’. Dan untuk menggambarkan bahwa pelanggan suka dan ketagihan dengan keripiknya, adalah dengan sebutan ‘Tericih-icih’.

Keberhasilan dan Pencapaian Reza Nurhilman

Buku Reza Nurhilman “Revolusi Pedas Sang Presiden Maicih” via https://bluezevas.files.wordpress.com

Kunci kesuksesan yang diraup oleh Reza ALX terletak pada bagaimana ia dapat berfikir secara ‘Out of the Box’.

Hal ini terbukti dengan usaha yang dijalaninya sekarang menjadi bahan perbincangan anak muda yang penasaran akan rasa keripiknya.

Para jenderal Maicih dibebaskan untuk berinovasi dalam pemasarannya. Sebelum dinobatkan menjadi jenderal, ternyata ada ada wawancara yang harus dilewati  di Bandung.

Setelah itu jika lulus akan ada materi seputar team work, character building, soft skill, dan sebagainya yang dinamakan Axl Academy (Akademi Jenderal Maicih).

Dengan itu dapat dinilai bahwa Reza tak hanya mementingkan penjualannya, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.

Karena ada begitu banyak kompetitor dengan varian level yang sama, Reza dan tim kemudian menciptakan varian yang baru.

Selain itu, Republik Maicih juga aktif menjadi pembicara dalam seminar dan juga workshop, menjadi narasumber di berbagai media cetak maupun online, dan lain sebagainya.

Keberhasilan reza dengan keripik kebanggaannya, membuahkan karya. Reza ALX menulis sebuah buku berjudul ‘Revolusi Pedas Sang Presiden Maicih’.

Buku tersebut ia dedikasikan untuk orang-orang yang berambisi untuk sukses. Ia berharap dapat menginspirasi anak Indonesia untuk berjuang dalam meraih impian.


Loading...
Baca selengkapnya

"Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah." -Pramoedya Ananta Toer- Email: arifanidauzzulfa@gmail.com IG: @arifa_nida

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close