Kisah InspiratifUlasan Bisnis

Sudah Kerja Keras Tapi Tetap Gagal? Inilah Alasan yang Harus Anda Tahu

Kenapa sih sudah kerja keras tapi saya tetap gagal? Katanya usaha keras itu tidak akan mengkhianati? Itulah mungkin kata-kata yang sering kita ucapkan saat apa yang kita usahakan akhirnya gagal juga.

Tidak bisa di pungkiri memang, hal seperti itu sering terjadi di hidup kita. Bahkan saya pribadi pun mengalami banyak sekali kegagalan. Dan akhirnya ya harus balik lagi ke titik “nol”.

Kenapa kita tetap gagal padahal sudah kerja keras?

Kerja keras, hanyalah sebuah transportasi yang mengantarkan kita ke sebuah tujuan. Contohnya, kita mau makan tentu usahanya adalah dengan cara mengambil piring, terus nasi dan lauk-pauk nya barulah bisa kita makan.

Contoh lainnya adalah ketika kita ingin ke kantor tempat kita kerja, tentu saja yang perlu kita lakukan adalah pergi ke tempat kita bekerja dengan cara naik kendaraan atau bahkan jalan kaki.

Itu hanyalah contoh sederhana saja. Karena masih banyak contoh lainnya yang membuktikan bahwasanya kerja atau usaha hanyalah sebuah transportasi yang mengantarkan kita ke tujuan kita.

Tapi sayangnya, masih banyak di antara kita yang menganggap bahwa usaha yang kita lakukan akan berhasil, jika di lakukan dengan serius dan sungguh-sungguh. Sebenarnya pendapat itu memang masuk akal dan saya pun ikut mengiyakan.

Yang jadi masalah adalah kita belum tahu betul apa yang kita usahakan itu untuk sesuatu yang kita sukai atau hanya sekedar ambisi belaka?

Banyak orang-orang yang bekerja dari pagi pulang pagi lagi yang hasilnya tetap pas-pasan, padahal mereka sudah kerja keras.

Loading...

Dan banyak juga pastinya diantara kita yang berusaha mati-matian untuk mendapatkan apa yang kita impikan dengan segala cara namun tetap gagal juga.

Itu semua karena kita tidak benar-benar tahu apa yang kita usahakan itu memang yang kita sukai atau hanya ambisi saja?

Kerja keras hanya untuk uang saja?

kerja keras tapi gagal

Jelasnya, terkadang kita kerja keras hanya untuk uang saja. Benar kan? Kalau nggak ada uang, tentunya kita tidak mau bekerja. Bukan begitu?

Sama, saya juga begitu. Untuk apa kita bekerja kalau nggak di bayar? Kan pasti itu yang menjadi pertanyaannya. Nah, disinilah letak masalahnya!

Ketika kita bekerja hanya untuk uang, tentu di dalam diri kita tidak benar-benar menyukai apa yang kita kerjakan.

Dan di dalamnya, kita pasti sering menggerutu, mengeluh tentang apa yang kita kerjakan. Dan berharap bisa segera libur atau yang lebih absurd nya adalah ingin cepat punya banyak uang terus bisa santai-santai di rumah.

Jika seperti itu, bukankah kita membuang waktu kita dengan sia-sia hanya untuk sebuah pekerjaan yang tidak kita sukai?

Baca jugaBukan Uang !!, 10 Modal Utama Usaha Ini yang Akan Menjamin Kesuksesan Bisnis Anda

Tidak menikmati pekerjaan

Mungkin Anda akan berpikir “kalau tidak melakukan pekerjaan itu, bagaimana saya dapat uang?” Atau “ya kan kita kerja di situ, jadi mau tidak mau harus mengerjakannya. Toh kita juga dapat uang?” Bukan begitu?

Masalahnya kan Anda sendiri mau tidak melakukan pekerjaan tersebut? Meskipun Anda bilang mau tidak mau harus di kerjakan, kalau dalam hati Anda tidak mau melakukannya, sebaiknya Anda tidak melakukannya.

Toh yang Anda kerjakan itu tidak ikhlas kan? Pasti saat Anda mengerjakannya pun dengan perasaan berat, dan dengan penuh keluhan. Bukankah itu tidak bagus untuk kinerja Anda?

Jika Anda bekerja dengan perasaan seperti itu, percaya atau tidak setiap hari Anda akan di buat malas oleh pekerjaan Anda dan pikiran Anda akan mengambang kemana-mana.

Imbasnya adalah, Anda tidak bisa lagi menikmati pekerjaan Anda. Solusinya adalah, segera berhenti dari pekerjaan tersebut jika memang Anda sudah tidak lagi menyukainya.

“Kalau ngomong sih enak! Emangnya gampang cari kerja” pasti itu yang ada di pikiran Anda saat saya bilang segera berhenti dari pekerjaan Anda, kan?

Iya saya tahu! Cari kerja itu sulit. Tapi lebih sulit lagi bila kita bekerja untuk sesuatu yang memang sama sekali tidak ingin kita kerjakan.

Jadi menurut saya sih lebih baik berhenti dan segera cari pekerjaan yang sekiranya memang Anda sukai meskipun tidak di bayar.

Tapi jaman sekarang mana ada sih orang yang mau kerja tanpa di bayar? Cuma Spongebob aja yang seperti itu. Dan inilah masalah utama kita dan alasan mengapa kita sering gagal padahal sudah kerja keras.

Bekerja dengan hati dan kesenangan

Saya mau bertanya sesuatu kepada Anda pembaca Klik Mania.

Dari sebuah kasus dua komikus pemula. Yang satu membuat komik hanya untuk kesenangan dirinya saja dan tentunya agar banyak orang yang senang dengan karyanya tersebut.

Dan yang satunya lagi membuat komik agar mendapat banyak uang dari komiknya. Kira-kira, komikus yang mana yang akan sukses?

Jika Anda menjawab komikus pertama yang membuat komik karena dia memang suka membuatnya dan dengan tujuan agar banyak orang yang senang, berarti di sini Anda mulai paham.

Bahwasanya apa yang kita kerjakan itu bukan semata-mata karena uang. Tapi karena kita memang suka melakukannya.

Menyukai pekerjaan

Contoh lainnya adalah para blogger. Sebagian blogger membuat blog karena mereka memang suka menulis dan suka berbagi informasi. Dan sebagiannya lagi adalah karena mereka ingin mendapat uang dari blog mereka.

Tentu saja blogger yang membuat blog karena mereka suka lah yang berhasil menjadi blogger sukses dan mendapat banyak uang dari blognya. Hal ini di sebabkan karena dua energi yang berbeda.

Ketika kita mengerjakan sesuatu yang kita suka, maka tanpa kita sadari kita seperti tidak membutuhkan yang lainnya. Bahkan sampai lupa makan dan tidur.

Hal inilah yang membuat orang tersebut mau melakukan pekerjaan itu meskipun tidak di bayar. Bukankah Spongebob juga seperti itu? Meski tidak di bayar pun Spongebob tetap mau bekerja di Krusty Krab.

Itu karena dia menyukai pekerjaannya. Dan alasan inilah mengapa orang tersebut bisa tetap konsisten hingga akhirnya dia berhasil mendapatkan apa yang dia cita-citakan.

Berbeda dengan orang yang mengerjakan sesuatu hanya untuk uang. Ketika kita bekerja sangat keras, namun ternyata bayaran yang kita terima sedikit maka kita akan mengeluh, hingga akhirnya kita membenci pekerjaan kita.

Dan ya, kita merasa Tuhan itu nggak adil atau menyalahkan orang lain. Seperti menyalahkan bos kita sendiri. Hal ini pun di buktikan sebagai contohnya oleh komikus dan blogger tadi.

Ketika ia membuat komik dengan tujuan agar mendapat banyak uang namun ternyata tidak kunjung terkabul, maka ia pun secara perlahan menunjukkan rasa putus asa nya dan akhirnya berhenti membuat komik.

Begitupun blogger. Ketika blognya tak kunjung mendapat uang, maka blogger tersebut akan berhenti mengupdate blog nya.

Penutup

Nah, dari sini kira-kira sudah dapat gambaran?

Kalau belum, coba baca dari atas lagi sampai benar-benar Anda paham apa yang saya katakan. Karena saya menulis ini dari dasar hati saya, jadi mudah-mudahan bisa sampai di hati Anda dan bisa di pahami oleh Anda.

Jadi, alasan mengapa kita sering gagal meskipun sudah kerja keras adalah, karena selama ini kita melakukan pekerjaan yang tidak kita sukai.

Dengan kata lain, kita mengerjakan sesuatu yang kita benci. Jadi percuma saja meskipun kita bekerja sekeras apapun, kalau hati kita membenci apa yang kita kerjakan, keberhasilan itu tidak akan datang!

Bukankah Einstein menemukan gelombang elektromagnetik karena beliau suka dengan fisika?

Bukankah Ishak Newton menemukan gaya gravitasi karena beliau suka menelitinya?

Bukankah Christiano Ronaldo menjadi pesepakbola terkenal dengan harga mahal karena ia sangat menyukai sepak bola?

Bukankah Raditya Dika menjadi penulis buku bahkan sekarang menjadi artis yang terkenal karena dulunya ia memang suka menulis buku?

Dan masih banyak lagi tokoh-tokoh terkenal lainnya yang sukses mendapatkan impiannya karena sesuatu yang mereka sukai.

Saya yakin, di sekitar Anda pun pasti ada orang yang seperti itu. Jadi mulai sekarang, bukalah mata hati Anda, dan lihatlah lebih banyak lagi orang-orang yang sukses karena mereka mengerjakan sesuatu yang mereka sukai.

Dan terakhir, semoga artikel ini cukup membantu Anda yang tengah pesimis. Sampai jumpa di artikel lainnya….



Loading...

Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *