Internet

Tips Hemat Wisata Kapal Pesiar Tanpa Membuatmu Bangkrut

Wisata kapal pesiar sering dinilai sebagai jenis wisata mewah yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya. Wisata kapal pesiar merupakan jenis wisata tanpa usaha. (Maksudku di luar masalah uang, karena biayanya sangat mahal). Selama berada di atas kapal pesiar kamu akan tinggal di kamar nyaman, makan enak, bisa berpesta setiap hari, dan dapat pelayanan penuh dari awak kapal.

Kapal pesiar akan membawamu ke berbagai pantai yang indah di mana kamu bisa menikmati segelas minuman dingin khas tropis, beserta pelayanan relaxing massage. Hmm…

Tapi tahukah kamu bahwa wisata kapal pesiar bisa jadi terjangkau oleh orang kalangan menengah kalau tahu apa yang harus dihemat? Ya, ada cara-cara menghemat biaya liburan di atas kapal pesiar, supaya kita yang bukan orang kaya juga bisa menikmatinya… paling tidak sekali seumur hidup.

Inti dari cara menghemat biaya liburan di kapal pesiar adalah dengan membuat rencana sebaik mungkin dan serinci mungkin. Kamu perlu tahu apa yang harus dibayar penuh, dan apa saja yang bisa dihemat. Tenang saja, walaupun ada biaya yang dipotong sana-sini, liburanmu di kapal pesiar akan tetap menyenangkan.

Berikut tips menghemat biaya liburan di atas kapal pesiar

wisata kapal pesiar

  1. Pilih fasilitas yang sesuai dengan anggaran

Cara termudah untuk bisa liburan di kapal pesiar adalah dengan menghubungi travel agent. Seperti tipe liburan lain, travel agent akan menunjukkan beberapa jenis kapal pesiar, lama waktu plesir, tempat tujuan, dan fasilitas yang ditawarkan sebagai pilihan. Tentu saja yang perlu kamu pilih adalah yang sesuai dengan anggaran kamu.

Fasilitas plesir di kapal pesiar tidak selalu satu paket. Artinya ada beberapa fasilitas yang bebas dipilih atau tidak. Seperti spa, makan malam spesial, dan kids club biasanya ditawarkan di luar paket dasar. Kalau kamu tidak membutuhkan fasilitas mewah seperti itu, ya jangan dipesan.

  1. Dapatkan informasi lengkap dari travel agent, tapi lakukan reservasi sendiri

Ada banyak traveler yang melakukan cara cerdik ini. Mereka browsing beberapa website travel agent, bahkan kalau perlu datang langsung ke kantornya. Cari informasi penting soal traveling, lalu dapatkan info alamat dan nomor kontak penyedia akomodasi (misal info kontak hotel, nomor kontak mobil yang akan disewa, atau nama perusahaan kapal pesiar yang akan digunakan).

Tapi setelah dapat semua informasi penting yang dibutuhkan, mereka melakukan reservasi sendiri. Langsung, tanpa perantara travel agent. Dengan cara ini mereka bisa menghemat banyak. Cerdik, kan?

Pesan sendiri memang lebih murah kalau kamu tahu bagaimana caranya, dan punya cukup waktu untuk mencari informasi. Sementara lewat travel agent lebih praktis, karena travel agent akan mengatur semuanya untuk kamu. Tapi biasanya lebih mahal, karena kamu harus bayar fee untuk travel agent. Juga karena travel agent mengambil keuntungan lebih dari pekerjaan mereka.

Kecuali kalau kamu beruntung memesan liburan saat travel agent mengadakan promo. Lewat promo ini kamu bisa berhemat, atau mungkin membayar harga tetap sama tapi kamu dapat fasilitas lebih baik. Soal promo ini kamu bisa cek langsung ke travel agent.

Intinya, sesuaikan dengan kemampuan kamu. Kalau bisa reservasi sendiri, lakukanlah. Kalau tidak, maka reservasi lewat travel agent akan lebih baik untuk kamu.

  1. Reservasi lebih awal di waktu yang tepat

Seperti saat memesan tiket pesawat murah, reservasi untuk kapal pesiar lebih awal juga bisa lebih hemat. Kalau bisa, jangan pilih waktu plesir saat musim liburan, terutama di puncak liburan musim panas. Karena itu adalah waktu favorit untuk liburan di atas kapal pesiar, dan tarifnya bisa jadi double dibanding waktu yang lain. Kalau ingin tetap menikmati plesir di musim panas, pilihlah liburan di akhir bulan Mei atau akhir bulan Agustus.

Jangan lakukan reservasi apapun mendadak di atas kapal. Awak kapal memang akan memberikan pelayanan ekstra kalau kamu melakukan reservasi di atas kapal, tapi harganya bisa jadi dua kali lebih mahal.

So, lakukan reservasi setidaknya seminggu sebelum berangkat.

  1. Packing sebanyak yang dibutuhkan

Kalau punya banyak barang ingin dibawa, kemaslah dalam dua tas. Satu koper besar, dan satu buah koper kecil atau ransel. Koper besar biasanya akan diangkut oleh awak kapal melalui pintu terpisah, dan baru sampai di tanganmu lagi berjam-jam kemudian. Karena itu, kemas barang-barang penting seperti obat-obatan, skin care, travel document, dan sepasang baju ganti dalam koper kecil atau ransel.

Baca : 5 Tips Memilih Koper yang Bagus untuk Traveling Sesuai Ukuran

Hindari membeli barang di toko di atas kapal. Harga barang yang dijual di atas kapal pesiar bisa jadi dua kali lipat dari harga normal. Karena itu, pastikan untuk membawa semua barang yang kamu butuhkan dari rumah, atau beli di mini market sebelum naik kapal.

Sebaiknya, mulailah mencatat daftar barang-barang yang perlu dibawa sejak beberapa hari sebelum berangkat. Jangan packing mendadak supaya tidak ada yang tertinggal, dan supaya tidak harus beli di atas kapal.

  1. Hindari makan di restoran spesial

Restoran spesial biasanya menyajikan makanan mewah dan memberi gratis segelas wine. Makan malam mewah ala orang-orang kalangan atas memang menggiurkan, tapi harganya juga disesuaikan untuk orang-orang kalangan atas. Padahal, kamu bisa dapat makan malam dengan menu yang hampir sama di ruang makan utama. Gratis.

Menu di ruang makan utama biasanya adalah steak, seafood, sayuran, lengkap dengan berbagai makanan pembuka dan makanan penutupnya. Tidak jauh beda dengan menu di restoran spesial. Ruangan, pelayanan dan suasananya memang tidak semewah di restoran spesial, tapi kamu tetap bisa merasakan makan malam elegan di ruang makan utama tanpa harus membayar. Ya, makan di ruang makan utama sudah termasuk dalam paket dasar yang kamu pesan, jadi kamu tidak harus bayar lagi.

Sistem makan di ruang makan utama adalah all you can eat, artinya kamu bebas makan sebanyak yang kamu mau. Tidak harus bingung memilih antara steak atau seafood, karena makan di ruang makan utama kamu bisa memilih keduanya. Pilihlah sebanyak yang kamu mau, tapi sebanyak yang bisa kamu makan.

Jadi, kenapa tidak mencoba menu berbeda setiap kali kamu datang ke ruang makan utama?

  1. Jangan pesan unlimited soda

Teh, kopi, susu, dan jus bisa kamu dapat secara gratis di kapal pesiar. Tapi tidak minuman mengandung soda. Kalau kamu memang tidak bisa hidup tanpa soda, sebaiknya beli di mini market sebelum kamu naik kapal. Awak kapal akan mengizinkanmu membawa air soda sendiri sebanyak maksimal 12 botol. Dan kamu bisa dapat es gratis dari ruang makan utama. Jadi, siapkan soda sendiri sebelum naik kapal supaya lebih hemat.

Tapi, apa kamu benar-benar harus minum soda selama berada di atas kapal pesiar?

  1. Jangan menelepon selama di kapal pesiar

Kalau kamu liburan di atas kapal pesiar yang melintasi batas negara, misal dari Singapura ke Malaysia dan kembali ke Singapura, sebaiknya matikan smartphone selama liburan supaya kamu terhindar dari biaya roaming. Kamu memang bisa menyetel airplane mode

, tapi kecelakaan bisa terjadi. Kamu bisa saja secara tidak sengaja mematikan airplane mode di smartphone, lalu tanpa kamu sadari, pulsamu habis atau tagihan teleponmu membengkak (kalau kamu pakai kartu pascabayar).

Kalau kamu ingin menggunakan smartphone sebagai kamera, maka menonaktifkan sim card selama di atas kapal adalah ide yang bagus. Dan kalau membutuhkan akses internet, kamu bisa memanfaatkan WiFi gratis di pelabuhan.

Kamu memang bisa dapat akses internet di atas kapal, tapi harganya mahal dan kecepatannya saaaaaaangat lambat sekali. Seperti kecepatan internet di tahun 90-an. Hey, kamu ada di atas kapal di tengah lautan. Jangan berharap dapat akses internet secepat internet di kota Tokyo.

  1. Jangan hiraukan fotografer profesional di atas kapal

Maksudku bukan tidak bersikap ramah sama sekali. Tapi jangan membeli atau memesan foto dari fotografer profesional. Seperti fotografer yang biasa dilihat di acara wisuda. Mereka akan memotretmu tanpa izin, lalu menjualnya padamu setelah acara selesai. Dan harganya sama sekali tidak murah.

Kamu memang tidak wajib membeli, walaupun mereka memotret wajahmu puluhan kali. Tapi kalau kamu melihat banyak hasil jepretan yang bagus, atau kamu tiba-tiba terlihat seperti foto model karena dipotret oleh fotografer profesional, itu bisa membuatmu tertarik untuk membeli.

Karena itu, jangan hiraukan fotografer profesional. Bersikaplah seolah kamu adalah selebritis yang tidak perduli pada paparazi. Biarkan mereka memotretmu sebanyak yang mereka mau, sementara kamu tetap fokus pada penghematan. Kamu tahu maksudku, kan? 😀

  1. Batasi penggunaan ship card

Saat kamu naik kapal pesiar, kamu akan mendapatkan ship card serbaguna, mulai dari untuk membuka pintu kabin sampai untuk membayar berbagai pembelian di atas kapal.  Ship card ini terhubung dengan kartu kredit atau kartu debit yang kamu daftarkan saat reservasi. Artinya, setiap kali kamu menggunakan ship card, jumlah pemakaianmu akan langsung ditagihkan ke kartu kredit atau kartu debit.

Sekadar membuka pintu kabin memang gratis, tapi mengambil makanan dari vending machine, main video game, atau membeli dari toko aksesoris tentu saja kamu harus bayar menggunakan ship card yang kamu miliki.

Ship card ini dibuat praktis supaya penumpang merasa nyaman dan memperoleh semua kebutuhan mereka selama berada di atas kapal pesiar. Dan karena sangat mudah digunakan, mungkin kamu akan terus menggunakannya untuk berbagai keinginannmu tanpa kamu sadari. Tapi saat kamu pulang, bersiaplah untuk melihat jumlah tagihan kartu kreditmu yang luar biasa.

Karena itu, batasi penggunaan ship card. Toh, kamu masih bisa bebas makan di ruang makan utama, dan masih bisa menikmati berbagai fasilitas gratis yang ditawarkan di atas kapal pesiar.

  1. Nikmati fasilitas gratis sebanyak yang kamu mau

Ada banyak fasilitas dan kegiatan gratis yang akan ditawarkan setiap hari selama kamu plesir di atas kapal pesiar. Awak kapal akan memberikan daftar free event setiap hari, dan kamu bebas memilih event manapun yang kamu mau.  Dari relaxing massage sampai pesta yang bisa kamu hadiri secara gratis.

Jadi, kenapa harus pesan spa massage yang mahal kalau kamu bisa dapat relaxing massage gratis di ruang yang berbeda?

  1. Siapkan uang tunai untuk tip

Memberi tip adalah kebiasaan di luar negeri. Kalau kamu menggunakan jasa kapal pesiar dari perusahaan luar negeri, misal di Amerika, maka kamu perlu menyiapkan uang tunai untuk tip bagi awak kapal yang melayanimu dengan baik.

Biaya tip memang tidak akan membantumu berhemat, tapi kalau kamu tahu bahwa kamu harus menyiapkan uang tip, maka kamu bisa mengatur anggaran lebih baik. Uang tip yang perlu kamu siapkan untuk 7 hari liburan di atas kapal pesiar rata-rata adalah $90 per orang. Kalau kamu liburan bersama pasangan, berarti uang tip yang perlu kamu siapkan adalah $180.

Kamu tidak harus memberi tip setiap kali dilayani olah awak kapal setiap hari. Kamu bisa membayar biaya tip di muka dengan memasukkan ke dalam tagihan/biaya reservasi kalau tidak ingin menyiapkan uang tunai. Tapi, kamu juga bisa mengatur supaya biaya tip dibayar terpisah secara tunai.

Kamu bisa membayar tip di muka dengan cara menyimpan uang tip di customer service desk saat awal naik kapal. Lalu di akhir liburan sebelum turun kapal, kamu bisa membatalkan biaya tip kalau kamu merasa pelayanan yang kamu dapat tidak memuaskan. Saran terakhir ini mungkin tampak memalukan, tapi bisa dilakukan.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum liburan di atas kapal pesiar

wisata kapal pesiar
 Cruise ship tour package https://www.ncl.com

Ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan sebelum mulai memesan tiket dan berangkat liburan di atas kapal pesiar. Kalau kamu tahu apa yang harus dilakukan, dalam prosesnya kamu akan bisa menghemat waktu dan uang.

  1. Tendered atau Docked

Kamu perlu tahu apa yang dimaksud dengan tendered dan docked. Tendered artinya kapal pesiar tidak akan berlabuh tepat di mulut pelabuhan, sehingga penumpang akan dibawa oleh kapal feri untuk naik ke kapal pesiar, dan untuk kembali ke pelabuhan. Sementara docked berarti kapal pesiar akan berlabuh tepat di mulut pelabuhan, sehingga penumpang bisa langsung naik ke kapal dari pelabuhan.

  1. Daftar ke Cruise Line VIP Club

Walaupun kamu baru pertama kali naik kapal pesiar, dan walaupun kamu tidak berniat menjadi pelanggan tetap liburan di atas kapal pesiar, mendaftarlah pada program VIP yang ditawarkan oleh perusahaan kapal pesiar. Beberapa perusahaan tidak menarik biaya lebih untuk program ini.

Perusahaan melihat bahwa penumpang yang mendaftar pada program VIP adalah atau akan menjadi pelanggan tetap, sehingga mereka menyediakan beberapa keistimewaan pada penumpang, seperti kemudahan proses check-in dan debarkasi, keistimewaan dalam penanganan barang bawaan, serta berbagai akses pada pelayanan yang lebih baik.

  1. Rencana darurat untuk situasi darurat

Tidak semua liburan bisa berjalan lancar. Khususnya untuk liburan di atas kapal pesiar yang sangat bergantung pada cuaca. Kamu tahu kan bahwa musim panas bukan berarti tidak ada hujan sama sekali?

Keberangkatan kapal bisa ditunda kalau cuaca buruk, dan penumpang kapal mungkin harus menunggu di pelabuhan sampai kapal berangkat. Kalau cuaca benar-benar buruk, mungkin perusahaan kapal akan memesankan kamar untuk penumpang di hotel terdekat.

Karena itu, siapkan bekal penting untuk situasi darurat. Seperti obat-obatan, camilan, dan tambahan baju ganti kalau kamu membutuhkannya.

Setidaknya untuk sekali seumur hidup, tidakkah kamu mau merasakan liburan di atas kapal pesiar?

Semoga tips ini bisa membantumu menikmati liburan di atas kapal pesiar tanpa membuatmu bangkrut.


Loading...
Baca selengkapnya

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close