Internet

Peta Digital Ini Mampu Tunjukkan Negara yang Terkena Virus Corona

Saat ini, dunia sedang digegerkan dengan wabah virus Corona, sebuah virus yang dapat menjangkiti manusia melalui udara dan juga sentuhan. Corona sendiri berasal dari Wuhan, China. Sampai saat ini pun, penyebaran virus Corona semakin meluas.

Mengingat virus Corona yang semakin meluas penyebarannya, peneliti dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE), Johns Hopkins University, Amerika Serikat membuat sebuah peta digital. Peta digital yang dibuat sendiri berguna untuk memantau penyebaran virus Corona secara online dan juga real-time.

Peta Akan Tunjukkan Negara yang Terkena Virus Corona

Tak bisa dipungkiri jika virus Corona ini membuat publik dunia merasa khawatir, khususnya publik Indonesia. Alasannya, saat ini Corona sudah menyebar begitu cepat ke beberapa negara, tak terkecuali negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini saja, Thailand, Singapura, Malaysia, dan juga Vietnam sudah berhasil menemukan warga negaranya yang positif mengidap virus Corona. Oleh karena itu, wajar sekali apabila masyarakat Indonesia merasa khawatir dan sementara waktu ini menolak kedatangan turis China ke Indonesia.

Negara yang terjangkiti virus Corona:

China 2.062 jiwa
Hong Kong 8 jiwa
Thailand 8 jiwa
Macau 5 jiwa
Amerika Serikat 5 jiwa
Australia 4 jiwa
Jepang 4 jiwa
Malaysia 4 jiwa
Singapura 4 jiwa
Taiwan 4 jiwa
Perancis 3 jiwa
Korea Selatan 3 jiwa
Vietnam 2 jiwa
Kanada 1 jiwa
Nepal 1 jiwa

Data yang disampaikan di atas sewaktu-waktu bisa berubah. Oleh karena itu, apabila Anda ingin mengetahui perkembangan virus Corona sejauh mana penyebarannya, silakan Anda klik tautan Peta Corona. Dengan mengklik tautan tersebut, maka Anda akan mengetahu negara-negara mana saja yang mulai didatangi Corona.

Selain melihat negara-negara mana saja yang terjangkiti virus Corona, Anda juga bisa melihat jumlah korban meninggal dan yang selamat. Sampai saat ini, jumlah korban yang meninggal akibat Corona sebanyak 56 jiwa, dan yang selamat (pulih) sebanyak 52 jiwa.

Peta Corona sendiri dibuat oleh Lauren Gardner, seorang profesor teknik sipil dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di mana peta yang dibuat oleh Lauren Gardner sangat mudah dipahami karena tampilannya yang sederhana.

Data Peta Dapat Dipertanggungjawabkan

Peta Corona buatan Lauren Gardner dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya karena ia mengambil data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Komisi Kesehatan Nasional Republik Rakyat China, dan Dingxiangyuan.

Dingxiangyuan sendiri merupakan situs jejaring sosial yang diperuntukkan para profesional di bidang kesehatan yang menyediakan informasi secara real time tentang kasus-kasus Corona. Lauren Gardner sendiri dalam salah satu pernyataannya mengatakan jika Peta Corona yang ia buat bisa digunakan atau diperuntukkan untuk penelitian.

“Kami membuat dasbor ini karena menurut kami penting bagi publik untuk memiliki pemahaman tentang situasi wabah dengan sumber data yang transparan,” ucap Lauren Gardner seperti yang dirangkum oleh Antara.

Baca juga: Kecanduan Game Adalah Gangguan Medis Menurut WHO

Dengan kehadiran Peta Corona ini, tentu kita warga negara Indonesia bisa terus melakukan pemantauan terkait penyebaran virus Corona yang cukup membuat ketar-ketir. Dan semoga saja Corona tidak sampai mendatangi Indonesia mengingat virus ini dapat mengancam jiwa manusia.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close