Amazing, 10 Spot Wisata di Yordania ini Dipenuhi Kekayaan Arkeologi

Spot Wisata di Yordania – Negara Yordania yang dipenuhi kekayaan arkeologi telah menjadi salah satu negara tujuan wisata populer di dunia sejak beberapa tahun terakhir.

Yordania mulai naik daun sejak kota Petra, yang dikenal sebagai The Lost City, menjadi lokasi syuting film Indiana Jones. Lalu muncul pula catatan Lawrence of Arabia yang menggambarkan betapa menakjubkannya padang pasir di Yordania.

Wisata di Yordania semakin populer karena ada banyak travel-blogger dari berbagai belahan bumi yang datang dan berbagi pengalaman mereka menjelajahi Yordania di blog milik mereka.

Baca7 Cara Pintar Traveling ke Luar Negeri untuk Remaja

Travel-blogger ini sengaja datang ke Petra berharap untuk menjalani petualangan ala Indiana Jones atau ala Lawrence of Arabia.

Tapi negara Yordania memiliki daya tarik lebih dari sekadar The Lost City. Negara Yordania yang terletak di posisi strategis di Timur Tengah, kaya akan situs arkeologi, reruntuhan bersejarah, dan memiliki petualangan padang pasir yang menakjubkan.

Semua itu menarik para traveler dan arkeolog dari seluruh dunia untuk mengunjungi wisata di Yordania. Baik yang datang untuk sekadar traveling, ataupun yang sengaja datang untuk menguak misteri sejarah di Yordania.

Daftar 10 destinasi wisata di Yordania yang penuh dengan kekayaan arkeologi

  1. Amman

Citadel, Amman, Yordania.
Citadel, Amman, Yordania.

Situs arkeologi yang paling terkenal di Amman adalah Citadel. Situs Citadel ini berlokasi di atas bukit di jantung kota Amman.

Loading...

Di atas bukit ini terdapat reruntuhan Istana Umayyah, dan Kuil Hercules peninggalan Romawi kuno. Dari atas bukit ini juga, pengunjung bisa menikmati pemandangan luar biasa dari kota modern Amman yang ada di bawahnya.

Terdapat potongan batu berbentuk tangan di situs Citadel ini. Ada yang mengatakan itu adalah tangan Hercules, tapi ada pula yang mengatakan bahwa tangan itu tampak terlalu feminin untuk menjadi tangan Hercules yang perkasa.

Sampai sekarang, misteri batu tangan itu belum ada yang mengetahui pasti jawabannya.

Selain itu, banyak traveler yang mengaku bahwa Amman adalah kota wisata kuliner (foodie destination). Ada satu restoran terkenal di Amman, yaitu restoran Hashem.

Mungkin orang Indonesia akan menyebut ini sebagai kedai bukan restoran, karena penampilan restoran ini yang sangat sederhana.

Tapi restoran ini adalah salah satu yang paling terkenal Yordania. Bahkan katanya, raja dan ratu Yordania pernah makan di restoran Hashem.

Restoran ini menyajikan falafel, pita, dan hummus, lengkap dengan teh manis khas Yordania. Menunya pun tampak sederhana, tapi kelezatan dari menu yang mereka sajikan sudah terkenal hingga ke luar negeri.

Sehingga restoran ini tidak pernah sepi pengunjung dan menjadi bagian wisata di Yordania.

  1. Teluk Aqaba

Teluk Aqaba
Teluk Aqaba

Teluk Aqaba mungkin tidak menawarkan reruntuhan peninggalan sejarah seperti Citadel, tapi lokasi Teluk Aqaba yang sangat strategis adalah daya tariknya. Teluk Aqaba terletak di tepi Laut Mati Yordania, di persimpangan Timur Tengah.

Teluk Aqaba adalah salah satu wisata di Yordania yang menawarkan wisata air mewah untuk traveler berduit. Dari Teluk Aqaba, pengunjung bisa melihat tiga negara yang berbatasan langsung dengan Yordania.

Mesir di arah barat, Israel di utara, dan Saudi Arabia di arah tenggara. Tiga negara tersebut memiliki cerita tersendiri yang berhubungan dengan Yordania.

Negara Mesir pernah pula diduduki oleh kerajaan Romawi sebelum Romawi dikalahkan oleh tentara Islam. Secara geografis, negara Mesir masuk ke dalam wilayah benua Afrika yang berbatasan langsung dengan Timur Tengah.

Israel merupakan negara penuh kontroversi karena pertikaiannya dengan Palestina dan negara-negara Arab lain, dalam hal agama dan perebutan wilayah.

Sementara Arab Saudi merupakan pusat agama Islam di dunia, yang dahulu menjadi sumber tentara Islam yang mengalahkan Romawi dan membuat Romawi hengkang dari tanah Yordania.

  1. Cagar Alam Dana (Dana Nature Reserve)

wisata di yordania
Dana Nature Reserve – blog.meetnetwork.org

Dana Nature Reserve merupakan wisata di Yordania berupa cagar alam yang paling luas di Yordania mencapai sekitar 320 kilometer persegi. Di dalam Dana Nature Reserve terdapat pegunungan dan bukit pasir yang menakjubkan di sekitar Great Rift Valley.

Di dalamnya juga terdapat Dana Biosphere Reserve yang merupakan tempat tinggal berbagai jenis satwa liar dan berbagai jenis tanaman yang dilindungi.

Dana Nature Reserve merupakan destinasi wisata yang menawarkan pengalaman hidup ala suku Badui Arab (Bedouin Experience). Di sana pengunjung bisa tinggal di penginapan ramah lingkungan yang dikelola oleh komunitas suku Badui asli.

Suku Badui Arab dikenal juga dengan nama Badawi, atau Bedouin dalam bahasa Inggris. Jangan salah paham dengan nama suku Badui dari Indonesia.

Di Dana Nature Reserve pengunjung bisa melihat langsung kehidupan suku Badui, dan belajar berbagai hal dari kebudayaan dan gaya hidup orang-orang yang masih menjaga tradisi mereka itu. Seperti, cara memanggang biji kopi secara tradisional dan cara membuat roti yang dipanggang di atas bara.

Orang Badui, seperti halnya orang Islam Arab, juga memiliki tradisi ramah tamah yang kuat. Mereka akan menerima siapa pun sebagai tamu dan menjamu tamu tersebut dengan baik selama tiga hari.

Mereka juga mengizinkan tamu untuk tinggal di rumah mereka, memberi makanan dan minuman seperti yang dimakan dan diminum oleh tuan rumah.

Suku Badui akan memperlakukan tamu mereka dengan baik selama tiga hari tanpa mempertanyakan asal usul atau tujuan kedatangan tamu tersebut.

Setelah tiga hari, tuan rumah bisa meminta tamu untuk pulang atau bertamu ke rumah lain jika tuan rumah merasa tidak mampu untuk menjamu tamu lagi.

  1. Gunung Nebo

wisata di yordania
Gunung nebo – Sultan Marbun TV

Dalam bahasa Arab, gunung Nebo disebut Jabal Nibu. Gunung Nebo merupakan situs penting yang disebutkan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.

Di atas gunung Nebo inilah dipercaya bahwa Nabi Musa mendapat izin untuk memandang ‘Tanah Perjanjian’ (The Promised Land).

Banyak yang percaya bahwa yang dimaksud dengan Tanah Perjanjian tersebut adalah tanah yang dijanjikan Tuhan untuk kaum Nabi Musa. Tanah itu adalah Tanah Kanaan yang terletak di wilayah Palestina.

Ada juga kepercayaan yang menyebut bahwa Nabi Musa dimakamkan di atas Gunung Nebo. Tapi tidak ada yang tahu di sebelah mana lokasi persisnya.

Di atas gunung Nebo juga terdapat sebuah gereja kuno dan biara yang menjadi tujuan wisata di Yordania. Gereja kuno tersebut dibangun pada pertengahan kedua abad ke-4 masehi yang dijadikan sebagai peringatan tempat kematian Nabi Musa.

  1. Jerash

Kuil Artemis, Jerash, Yordania
Kuil Artemis, Jerash, Yordania

Jerash terletak di arah utara kota Amman, berjarak 48 kilometer. Dahulu, kota Jerash dihuni oleh orang Yunani dan Romawi yang pernah menduduki Yordania.

Sebagian besar dari orang Yunani dan Romawi itu kembali ke negara asal mereka setelah tentara Romawi dikalahkan oleh tentara Islam.

Tapi reruntuhan arsitektur Romawi yang menjadi bagian dari peradaban masa lalu masih tertinggal hingga sekarang. Dan peninggalan tersebut menjadikan Jerash sebagai salah satu destinasi wisata di Yordania yang sering dikunjungi.

Beberapa situs peninggalan bersejarah yang bisa dikunjungi di Jerash adalah: Kuil Artemis, Kuil Zeus, Gerbang Hadrian (Arch of Hadrian) yang dibangun untuk merayakan kedatangan Kaisar Hadrian, dan sisa reruntuhan Oval Plaza yang baru mulai digali tahun 1970-an.

Selain itu, terdapat Hippodrome yang sengaja dibangun sebagai tempat berlangsungnya pacuan kereta. Arena Hippodrome memiliki panjang sekitar 245 meter dan lebar 52 meter. Katanya, Hippodrome yang luas mampu menampung 15.000 penonton.

  1. Laut Mati (Dead Sea)

wisata di yordania
Dead sea sunrise yordan – Lonelyplanet.com

Daerah sekitar Laut Mati kini telah semakin ramai oleh hotel dan resort, karena Laut Mati telah jadi destinasi wisata di Yordania yang terkenal di seluruh dunia.

Tarif kamar hotel di sekitar Laut Mati juga tekenal mahal., tapi tetap populer di antara para travelers. Dua hotel paling terkenal di sana adalah Kempinski Hotel Ishtar  Dead Sea, dan Movenpick Resort & Spa Dead Sea.

Keunikan dari Laut Mati adalah karena laut ini terletak di tengah gurun, terpisah dari laut yang lain. Menjadikan Laut Mati seperti danau luas berair asin di tengah gurun di Timur Tengah. Bahkan ada yang percaya bahwa sebenarnya Laut Mati adalah sebuah danau.

Bicara tentang sejarah, Laut Mati menjadi tempat ditenggelamkannya kaum Nabi Luth akibat azab dari Allah. Laut Mati juga merupakan saksi bisu kekalahan tentara Romawi melawan tentara Persia. Bahkan kisah kekalahan tentara Romawi ini diabadikan dalam kitab suci Al-Qur’an.

  1. Madaba

Di Madaba terdapat sebuah peta kuno yang dipercaya telah ada sejak abad ke-6 masehi. Peta kuno ini terbuat dari sekitar 2 juta kerikil yang diwarnai hingga membentuk mozaik peta. Peta Madaba kuno ini menggambarkan tanah suci Palestina kuno sekitar tahun 560 masehi.

Pada peta Madaba ini bisa dilihat ikan yang berenang menjauh dari Laut Mati, seekor rusa yang sedang berlari, pohon palem kota Yerikho, kota tua Yerusalem yang dikelilingi tembok, kota Betlehem, serta desa-desa kecil yang ada di sekitarnya.

  1. Petra

Gua kuno di Petra, Yordania
Gua kuno di Petra, Yordania

Petra adalah tujuan wisata di Yordania dan merupakan kota yang paling terkenal. Petra dikenal sebagai The Lost City sejak menjadi lokasi syuting film Indiana Jones.

Kota ini menyimpan situs arkeologi yang paling sering dipotret. Gambar istana yang sebagian besarnya telah terkubur di bawah gunung itu bisa dicari dengan mudah di internet.

Istana ini sangat terkenal menggambarkan kejayaan kerajaan Nabasia (Nabatean) zaman dulu. Jalur menuju istana ini juga tidak biasa sama sekali.

Pengunjung akan dibawa melewati celah ngarai batu yang menakjubkan, berjalan kaki hingga tiba di hadapan sisa istana peninggalan kerajaan Nabasia.

Selain itu, di The Lost City terdapat Monastery yang berada di atas ketinggian 850 anak tangga. Artinya, pengunjung harus berjalan melewati 850 anak tangga untuk mencapai Monastery.

Lalu ada banyak gua-gua dan kuburan kuno, seperti Urn Tomb (makam Urn) yang dipercaya sebagai kuburan para raja. Katanya, kuburan ini kemudian diubah menjadi gereja oleh bangsa Yunani yang tinggal di Yordania kala itu.

Terdapat pula reruntuhan peninggalan kerajaan Romawi, serta peninggalan Kerajaan Nabasia yang menjadi korban gempa bumi zaman dulu.

Sebagian sisa reruntuhan sekitar cardo maximus masih berdiri tegak, sementara yang lainnya sudah terkapar di atas pasir merah.

  1. Wadi Mujib

Ada satu tempat di Wadi Mujib yang mulai terkenal: Siq Trail. Situs ini berada di tengah antara Amman dan Petra. Siq Trail Wadi Mujib merupakan sungai yang berasal dari air terjun, kemudian mengalir di antara ngarai.

Air di Siq Trail terkenal sejuk dan jernih. Ngarai terjal di lokasi Siq Trail juga menjadi situs pendakian favorit bagi para pengunjung.

Lokasinya yang terpencil membuat Siq Trail Wadi Mujib masih relatif sepi pengunjung. Walaupun sebenarnya itu hal yang bagus, karena berarti pengunjung bisa bebas menikmati waktunya di Siq Trail Wadi Mujib.

  1. Wadi Rum

Off-road Wadi Rum
Off-road Wadi Rum

Di Wadi Rum memang tidak akan ditemukan reruntuhan Romawi Kuno, atau situs arkeologi semacam itu. Tapi padang pasir di Wadi Rum menawarkan pengalaman petualangan yang tak terlupakan untuk pengunjung.

Padang pasir Wadi Rum yang luas dan penuh kedamaian ini mulai terkenal sejak catatan Lawrence of Arabia di publikasikan. Lawrence of Arabia sebenarnya bernama T.E. Lawrence. Dalam catatannya, dia menyebut Wadi Rum sebagai “luas, bergema dan menyerupai Tuhan” (vast, echoing and God-like).

Di padang pasir Wadi Rum, terdapat perkemahan mewah bernama Captain’s Desert Camp. Perkemahan mewah ini biasa menjadi tempat tinggal pengunjung selama mereka berada di Wadi Rum, dan hampir setiap malam Captain’s Desert Camp ini ramai oleh tarian khas suku Badui.

Beberapa pengalaman petualangan yang ditawarkan oleh padang pasir Wadi Rum di antaranya adalah:

– Menunggangi unta

Tak lengkap rasanya kalau datang ke padang pasir tapi tidak mengendarai hewan padang pasir: unta. Captain’s Desert Camp juga menyediakan banyak unta yang bisa disewa, plus tour-guide yang umumnya adalah orang Badui asli yang akan mengantar keliling padang pasir Wadi Rum.

– Off-road di atas truk pick-up menuju Lembah Bulan (Valley of the Moon)

Lembah bulan sebenarnya adalah julukan untuk Wadi Rum. Dalam perjalanan menuju Lembah Bulan, pengunjung bisa melihat Tujuh Pilar Kebijaksanaan (The Seven Pillars of Wisdom) yang menjadi ikon Wadi Rum.

The Seven Pillars of Wisdom merupakan bukit yang membentuk barisan tujuh batu. Entah bagaimana The Seven Pillars of Wisdom itu terbentuk. Entah awalnya merupakan barisan pilar batu raksasa, atau bukit yang membentuk menyerupai tujuh pilar.

– Mendaki bukit pasir Wadi Rum
wisata di yordania
Jordan trekking wadi rum – keadventure.com

Banyak traveler yang menantang diri mereka sendiri untuk mendaki bukit pasir Wadi Rum. Karena katanya, bukit pasir ini pernah didaki oleh Lawrence of Arabia.

Entah benar atau tidak, karena kebenaran tokoh bernama Lawrence of Arabia pun sebenarnya masih mengundang perdebatan hingga sekarang.

Ada yang mengatakan Lawrence of Arabia adalah tokoh asli yang benar T.E. Lawrence. Ada pula yang menganggap Lawrence of Arab sebagai tokoh fiktif, karakter utama dari karya tulis berjudul Lawrence of Arabia.

– Menyaksikan matahari terbenam

Matahari terbenam dan perubahan warna langit di atas padang pasir Wadi Rum adalah pemandangan menakjubkan yang banyak dipotret oleh traveler.

Setelah matahari terbenam, pengunjung bisa melihat langit luas dan cerah yang dipenuhi bintang-bintang.

Kesimpulan:

Apa aku banyak menyebut ‘katanya’ di artikel ini? Apa boleh buat? Hanya ada reruntuhan dari situs peninggalan sejarah tersebut.

Para arkeolog masih berusaha melakukan penelitian untuk mengetahui pasti kehidupan dan sejarah yang terjadi di Yordania dan sekitarnya.

Memang ada banyak catatan sejarah Yordania, yang merupakan hasil penelitian para arkeolog dan ahli sejarah dunia. Tapi dari catatan sejarah itu, banyak yang masih diperdebatkan kebenarannya hingga sekarang.

Kalau tertarik menjadi arkeolog atau ahli sejarah dunia, maka wisata di Yordania adalah salah satu negara yang perlu didatangi. Datang dan pecahkanlah misteri sejarah yang terkubur di negara Yordania ini.


Loading...

Bagikan

Penulis

Reha Wijaya
Reha Wijaya
Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.
Reha Wijaya

Penulis

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *