Internet

7 Aplikasi Project Management yang Wajib Kamu Coba di 2020

Di era teknologi seperti sekarang ini, bisnis tidak harus selalu diawali dari offline karena bisnis bisa dimulai melalui online. Hiruk pikuk dunia online sendiri menghadirkan manfaat yang begitu besar bagi dunia bisnis, salah satunya adalah dengan adanya dunia online, aplikasi project management bisa ditemukan dengan sangat mudah.

Apa itu aplikasi project management? Aplikasi project management adalah aplikasi yang bisa membantu kamu dalam mengembangkan bisnis. Saat ini sendiri sudah ada banyak aplikasi project management gratis maupun yang berbayar yang bisa kamu gunakan untuk membantu perkembangan bisnis.

Apabila saat ini kamu sedang terjun ke dunia bisnis, maka sudah sepatutnya kamu mengetahui beberapa aplikasi project management. Dan berikut ini akan disebutkan 7 aplikasi project management yang bisa kamu gunakan.

1. Trello

Trello adalah salah satu aplikasi yang bisa membantu perkembangan bisnis kamu. Trello sendiri memiliki fitur yang cukup banyak yang bisa digunakan oleh para penggunanya, di antaranya adalah fitur project management dengan papan dan kartu, pengelompokan tim, hingga kolaborasi end-to-end.

Jadi jika kamu ingin membuat rencana kerja, koordinasi, atau memonitori pekerjaan karyawan, maka kamu bisa memanfaatkan aplikasi yang satu ini. Adapun untuk menggunakan Trello bisa dilakukan di banyak platform karena Trello sudah tersedia di web dan juga aplikasi.

2. Quip

Tak terlalu jauh berbeda dengan Trello, Quip juga mampu membantu kamu untuk mengurusi berbagai masalah project management dalam bisnis yang kamu kerjakan. Di Quip, kamu bisa membuat dokumen apa saja.

Bukan hanya itu, Quip juga bisa membantu untuk membuat format rencana pekerjaan, laporan keuangan, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Dan yang paling terpenting adalah Quip sudah menyediakan fitur obrolan yang akan memudahkan tim untuk saling berkoordinasi. Quip tidak hanya bisa diakses melalui web, namun Quip juga bisa diakses via aplikasi.

3. Slack

Slack hampir sama dengan Quip di mana layanan project management yang satu ini juga sudah menyediakan fitur obrolan yang memudahkan para penggunanya untuk berkoordinasi satu sama lain dalam menjaga kelancaran pekerjaan.

Di Slack sendiri, para pengguna juga bisa membuat grup rahasia alias grup yang hanya bisa diikuti oleh orang-orang tertentu saja. Sama seperti dua layanan project management yang sudah disebutkan, Slack ini juga sudah tersedia di versi web dan aplikasi. Bahkan add-on Slack juga sudah tersedia di Gmail.

4. Bitrix24

Fungsi utama Bitrix24 lebih kepada manajemen waktu dan juga fitur perencanaan. Bitrix24 sendiri menyediakan fitur yang cukup banyak untuk para penggunanya, di antaranya adalah fitur grup kerja, kalender, waktu dan laporan, serta beberapa fitur lainnya.

Yang paling membedakan Bitrix24 dengan layanan lain yang sudah disebutkan adalah tampilan Bitrix24 sangat mirip dengan media sosial sehingga tampilannya tidak terlalu kaku atau formal yang mampu membuat nyaman para penggunanya. Dan sama seperti layanan lain, Bitrix24 sudah tersedia di web dan juga aplikasi.

5. Milanote

Dari segi tampilan, Milanote sama seperti Bitrix24 di mana tampilannya yang lebih enak dilihat dan tidak membingungkan bagi pengguna baru. Tampilan Milanote ini lebih seperti artboard di mana kamu selaku pengguna bisa mengisi dan menyusun berbagai macam rencana kerja di atasnya.

Sama seperti layanan yang lain, Milanote juga sudah menyediakan beberapa fitur bagi para penggunanya, di antara lain adalah fitur untuk memasukkan gambar, mengunggah file

, membuat papan tugas, dan beberapa fitur lainnya.

Dan yang harus kamu ketahui adalah Milanote sudah tersedia untuk versi web dan aplikasi. Namun untuk aplikasi, layanan yang berasal dari Australia ini hanya menyediakan versi aplikasi untuk App Store saja. Jadi apabila kamu menggunakan Android, maka kamu belum bisa menggunakan Milanote di smartphone.

6. Mavenlink

Mavenlink adalah layanan project management yang memiliki beberapa fitur berguna, di antaranya adalah cost control. Dengan fitur cost control ini, maka para pengguna bisa mengatur manajemen profit dari usaha yang dijalani.

Mavenlink juga sudah menyediakan fitur kolaborasi tim yang dapat memudahkan pengguna dalam berkoordinasi dengan tim yang ada, dimulai dari memulai obrolan dan mengunggah file di dalamnya. Adapun untuk akses, Mavenlink hanya bisa diakses melalui web saja karena mereka masih belum menyediakan versi aplikasinya.

7. Asana

Asana adalah layanan project management terakhir yang bisa kamu gunakan. Di Asana ini, kamu juga bisa membuat percakapan rahasia dan juga publik sesuai dengan keinginan kamu sebagaimana yang ada pada Slack.

Asana juga memiliki fitur yang bernama “An Assigned Customer Success Manager” di mana fitur tersebut akan membantu para pengguna dalam menggunakan Asana. An Assigned Customer Success Manager akan membantu kamu dalam mengerjakan project di Asana, sekaligus berbagi tips dan trik penting lainnya.

Berbeda dengan Mavenlink yang hanya support di web saja, Asana sudah mendukung akses di semua platform, baik itu web maupun aplikasi. Jadi kamu tidak hanya bisa mengakses Asana via PC atau laptop, namun kamu juga bisa mengaksesnya via smartphone.

Layanan Project Management Ada Banyak Jumlahnya

Ketujuh layanan project management hanya secuil layanan yang bisa kamu gunakan untuk membantu perkembangan bisnis yang kamu miliki. Di luaran sana sendiri, layanan project management ada banyak jumlahnnya, baik itu yang bersifat gratis maupun berbayar.

Sebenarnya tidak ada layanan yang benar-benar gratis, karena ketujuh layanan yang sudah disebutkan pun juga sudah menerapkan harga berlangganan. Gratis yang dimaksud di sini adalah kamu menggunakan layanan yang sudah disebutkan dalam keadaan terbatas. Artinya, kamu tetap bisa menggunakan layanan, namun fitur akan dibatasi.

Selain ketujuh layanan project management yang sudah disebutkan, kamu juga bisa menggunakan layanan Agate Level Up. Agate Level Up akan membantu perkembangan bisnis kamu di mana Agate Level Up menawarkan solusi bisnis yang berupa gamification, yaitu sistem pembelajaran atau penilaian dalam perusahaan yang dikemas dalam konsep interaktif ala video gim.

Baca juga: 9 Tips Manajemen Waktu untuk Entrepreneur dan Professional

Solusi gamification yang ditawarkan Agate Level Up ini adalah solusi yang bisa kamu pilih ketika beberapa layanan project management tidak terlalu efektif untuk bisnis kamu. Perusahaan-perusahaan yang sudah menggunakan gamification dari Agate Level Up sendiri juga sudah banyak jumlahnya, kurang lebih mencapai 150-an perusahaan yanng tersebar di Indonesia, Malaysia, Singapura, hingga Amerika Serikat.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close