Review Produk

Alami Kutu Air di Tangan? Berikut Ini Cara Mencegah dan Mengobatinya

Ada banyak masalah kesehatan yang menghinggapi manusia saat ini, baik itu masalah kesehatan dalam maupun luar badan. Umumnya, masalah kesehatan yang hampir mendera semua manusia adalah masalah kesehatan luar badan, yaitu masalah terkait kulit mereka seperti gatal-gatal, bisul, kudis, hingga kutu air.

Meski penyakit luar badan tidak seserius dalam badan, penyakit-penyakit tersebut tidak bisa diabaikan begitu saja keberadaannya, karena apabila diabaikan, maka bisa jadi akan lebih parah, misalnya seperti kutu air di tangan. Kutu air di tangan memang sepele, namun apabila dibiarkan begitu saja tanpa adanya pencegahan dan pengobatan, maka dampaknya akan sangat terasa pada anggota tubuh yang diserang.

Obati Kutu Air di Tangan dengan Cara Ini

Dilansir dari Alodokter, (06/11/2020), kutu air bisa disembuhkan dengan obat antijamur, baik itu kutu air yang ada di tangan maupun yang ada di kaki. Ada beberapa obat antijamur yang bisa dipakai apabila ingin sembuh dari penyakit kutu air, khususnya kutu air di tangan, dan berikut ini beberapa obat atau salep yang bisa digunakan:

  • Miconazole.
  • Econazole.
  • Clotrimazole.
  • Terbinafine.
  • Ketoconazole.
  • Ciclopirox.
  • Itraconazole.
  • Fluconazole.
  • Naftifine.

Dengan menggunakan obat antijamur, diharapkan infeksi, penyebaran, dan juga kekambuhan kutu air bisa mereda mengingat pengobatan kutu air membutuhkan waktu yang tidak sebentar, yaitu membutuhkan beberapa hari agar proses pengobatan benar-benar maksimal.

Melansir dari DokterSehat, (06/11/2020), kutu air di tangan bisa menyerang seseorang dikarenakan adanya infeksi jamur dari kelompok dermatofita atau tinea. Infeksi yang ditimbulkan dari kelompok jamur ini sendiri menyebabkan munculnya tinea manuum atau kutu air di tangan.

Meski kutu air bisa disembuhkan dengan obat antijamur, namun mencegah kedatangan penyakit tersebut adalah sebuah solusi yang tepat. Sangat tepat sekali slogan “mencegah lebih baik daripada mengobati,” karena apabila seseorang sudah harus masuk tahap pengobatan, biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih besar ketimbang biaya di tahap pencegahan.

Langkah Sederhana Cegah Kutu Air di Tangan

Jika kita menerapkan pola hidup sehat, masalah kesehatan yang berkaitan dengan kulit harusnya tidak menghampiri. Namun seperti yang sudah kita ketahui bersama, untuk menerapkan pola hidup sehat tidak semudah yang dibayangkan. Kalaupun pola hidup sehat sudah diterapkan, terkadang penyakit juga tetap menghampiri. Adapun untuk mencegah kedatangan kutu air di tangan, berikut ini langkahnya:

  • Selalu perhatikan kebersihan tangan.
  • Gunakan salep antijamur.
  • Pastikan tangan selalu dalam kondisi kering.
  • Hindari kontak dengan penderita kutu air.
  • Konsultasi dengan dokter kulit apabila sudah muncul gejala.

Adapun untuk gejala kutu air sangat mudah sekali untuk diketahui, gejalanya sendiri berupa gatal serta dibarengi munculnya ruam kemerahan. Kondisi tersebut akan semakin parah ketika ruam kecil semakin melebar lantaran tidak adanya penanganan seperti mengoleskannya salep antijamur. Oleh karenanya, agar kondisi tidak semakin parah, silakan lakukan langkah antisipasi seperti yang sudah disebutkan.

Kutu air di tangan sendiri sebenarnya juga bisa dicegah kehadirannya dengan menggunakan produk antiseptik seperti sabun Lifebuoy Total 10 dan juga Lifebuoy Mild Care. Dengan menggunakan Lifebuoy Total 10, kehadiran jamur penyebab kutu air akan bisa dicegah karena produk tersebut terbuat dari bahan antiseptik alami yang ampuh membunuh kuman. Adapun untuk Lifebuoy Mild Care, produk tersebut ampuh membunuh kuman bagi pemilik kulit yang sensitif.

Intinya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Jika selama ini pola hidup kita masih salah, maka sudah saatnya kita untuk segera memulai pola hidup yang sehat. Selain menerapkan pola hidup yang sehat, kita juga perlu memilih produk antiseptik yang bisa melindungi diri kita selama 24 jam, dan produk antiseptik yang sangat direkomendasikan untuk Anda adalah produk yang dikeluarkan oleh Lifebuoy.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close