Internet

ByteDance Suntik Mati Vigo di India, Ajak Beralih ke TikTok

ByteDance adalah perusahaan induk TikTok. Namun, perusahaan tersebut tidak hanya menaungi satu aplikasi saja karena ByteDance juga menaungi beberapa aplikasi di antaranya adalah aplikasi Vigo.

Jika dibandingkan dengan TikTok, jelas Vigo masih kalah pamor. Meskipun begitu, Vigo tetap memiliki pengguna setia. Bahkan, pihak ByteDance telah memperluasnya ke beberapa negara, salah satunya adalah Indonesia.

Baca juga: TikTok Jadi Aplikasi yang Paling Banyak Diunduh pada Mei 2020

ByteDance Suntik Mati Vigo di India

Dilansir dari TechCrunch, (15/6/2020), ByteDance telah mengumumkan rencana bahwasanya mereka akan menghentikan dua aplikasi besutannya di India, yang merupakan pasar luar negeri terbesar mereka. Pihak ByteDance kemudian meminta para penggunanya untuk berpindah ke aplikasi TikTok.

Dua aplikasi yang dimaksud adalah Vigo Video dan juga Vigo Lite. ByteDance akan menghentikan dua aplikasi tersebut pada akhir Oktober 2020. Masih melansir dari TechCrunch, Vigo Video dan juga Vigo Lite telah berjuang untuk bersaing dengan aplikasi lain melalui terobosan-terobosan yang sudah mereka buat. Namun, hasilnya masih belum sesuai harapan.

Adapun untuk di pasar India, Vigo Video memiliki sekitar 4 juta pengguna aktif bulanan pada Mei lalu, dan Vigo Lite hanya memiliki 1,5 juta pengguna saja. Sepinya peminat Vigo Video dan Vigo Lite, nampaknya menjadi alasan utama mengapa pihak ByteDance menyuntik mati kedua aplikasi tersebut meskipun alasan sebenarnya tidak diungkap.

Dan seperti yang sudah disebutkan, ByteDance telah meminta pengguna Vigo untuk beralih ke aplikasi TikTok. Dalam pesannya kepada para pengguna di aplikasi Vigo, ByteDance mengatakan akan membantu para pengguna untuk bermigrasi ke TikTok.

“Di TikTok, Anda akan dapat menunjukkan bakat Anda kepada sekelompok teman yang lebih besar. Kami sangat ingin melihat Anda (di sana),” ucap pihak ByteDance di aplikasi Vigo Video dan juga Vigo Lite.

Baca juga: Pihak Google Tendang Aplikasi Anti China di Play Store

India memang menjadi salah satu pasar dari ByteDance, bahkan menjadi pasar terbesar mereka karena para pengguna TikTok di India sangat banyak sekali. Namun baru-baru ini, publik India juga mengaungkan untuk berhenti menggunakan aplikasi buatan China karena mereka tengah berkonflik terkait perbatasan Himalaya.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close