Peluang usaha

Ayo Belajar Cara Membuat Batik Tulis Sendiri

Cara Membuat Batik Tulis – Batik tulis adalah salah satu karya bernilai seni tinggi yang dikagumi oleh masyarakat lokal Indonesia. Karena memiliki potensi besar menjadi sebagai bahan utama kebutuhan primer (sandang), hingga saat ini ketrampilan atau cara membuat batik tulis masih terus dilestarikan secara turun-temurun.

Di Indonesia, ada beberapa daerah atau kota yang terkenal sebagai pusat pembuat batik tulis, diantaranya adalah : Solo, Pekalongan, Jogja dan masih banyak lagi. Dari sekedar untuk membeli baju batik tulis berkualitas, kota-kota tersebut sering dijadikan sebagai tujuan utama oleh turis domestik maupun mancanegara untuk belajar banyak tentang batik, mulai dari sejarahnya hingga teknik dan tahapan pembuatan batik tulis secara langsung dari ahlinya.

Apakah anda salah satu dari pebisnis atau profesional yang saat ini memiliki rencana untuk membuka gerai baru yang menyediakan baju batik tulis, dan ingin memulai usaha ini dengan mempelajari terlebih dahulu tentang bagaimana membuat sendiri batik tulis yang berkualitas super ?

Jika jawabannya “Ya”, dan anda memiliki modal usaha yang cukup untuk melakukan perjalanan ke luar kota, saya menyarankan anda untuk mengunjungi salah satu kota, dari tiga kota pembuat batik tulis yang sudah saya sampaikan sebelumnya.

Tapi jika anda memilih cara yang lebih efisien, yaitu menggunakan sarana dan media internet untuk mempelajari teknik pembuatan batik, maka pastikan anda tetap bersama saya di sini dalam posisi santai.

Untuk membantu anda benar-benar berhasil dalam mempelajari cara memproduksi batik tulis berkualitas, postingan ini akan menyajikan tahapan-tahapan yang pasti dilewati oleh setiap pembatik kawakan. Mari kita mulai.

Sebelum Memulai Produksi Batik Tulis

Persiapan, adalah tahap awal yang perlu dilakukan sebelum memulai produksi batik tulis. Agar anda benar-benar dapat menghasilkan batik tulis berkualitas, maka berikut ini hal-hal yang perlu dipersiapkan :

Memilih Jenis Bahan atau Kain Batik

Bahan yang paling populer untuk membuat batik tulis adalah kain yang terbuat dari kapas atau kain mori. Namun seiring perkembangannya, batik tulis juga saat ini dibuat dari bahan tekstil, bahkan bahan sutra. Jika ini adalah kali pertama anda membuat batik tulis, maka sebaiknya gunakan bahan yang populer saja yaitu bahan mori dengan ukuran bentang panjang dan lebar yang proporsional.

Melengkapi Peralatan Produksi Batik Tulis

Alat-alat yang digunakan untuk memproduksi batik tulis cukup banyak, namun anda tidak perlu khawatir karena semua alat untuk membuat batik tulis sudah banyak tersedia dipasaran. Berikut ini alat-alat yang perlu dipersiapkan :

  1. Wajan
  2. Anglo
  3. Malam atau lilin
  4. Gawangan
  5. Canting

Memilih dan Melakukan Sketsa Pola

Ini adalah tahap awal yang paling membutuhkan keterampilan dan kejelian. Untuk pembuat batik profesional, membuat sketsa atau pola tentu bukanlah pekerjaan yang sulit. Tapi sebagai permulaan sebaiknya anda jangan memilih motif atau sketsa pola yang rumit.

Ada dua motif umum yang bisa anda pilih, yaitu motif klasik yang menerapkan simbol-simbol khusus atau motif pesisiran yang menerapkan aspek alam seperti gambar tanaman (bunga, daun dan banyak lagi). Gunakan pensil alat ketika membentuk sketsa batik tulis yang anda inginkan.

Memulai proses membuat batik tulis

membuat batik tulis

Selama proses pembuatan batik tulis ini, anda akan melakukan beberapa aktifitas seperti melelehkan malam, meletakan kain ke giwangan untuk mempermudah proses pembatikan, menentukan garis atau pola mana saja yang akan dibubuhi dengan lilin, dan terakhir melakukan proses pewarnaan.

Melelehkan malam/lilin

Gunakan kompor dan anglo yang sudah anda persiapkan sebelumnya untuk melelehkan malam atau lilin. Sebagai catatan selama proses pelelehan anda perlu mengontrol suhu, dan upayakan panas malam tidak melebih 80 derajat celcius.

Malam atau lilin untuk membuat batik tulis terdiri dari beberapa campuran alami seperti lemak minyak kelapa, parafin dan gondorukem.

Memulai penitikan, pelukisan atau penulisan dengan bantuan canting

Sama halnya ketika melakukan molani (pembentukan sketsa atau motif), penitikan, pelukisan, atau penulisan menggunakan alat canting juga membutuhkan keterampilan dan kesabaran yang ekstra.
Agar proses menitik atau menoreh lilin pada pola yang ada sempurna, pastikan canting sudah terisi dengan lilin dan lakukan peniupan terlebih dahulu pada ujung lubang cucuk canting agar suhu tidak terlalu panas dan membran cairan lilin terbuka.

Selama proses penitikan batik tulis, hal yang penting untuk anda ketahui adalah, anda perlu menentukan pola mana saja yang akan anda beri lilin, pola mana saja yang akan anda biarkan berwarna putih, dan pola mana saja yang akan mendapatkan pewarnaan.

Pola dan bagian yang akan anda biarkan berwarna putih perlu mendapatkan goresan lilin. Malam lilin selanjutnya akan menjaga dan mempertahan kan pola dan bagian pola yang tetap diinginkan berwarna putih.

Selanjutnya adalah proses pewarnaan

Pewarnaan dilakukan untuk memberikan warna pada bagian-bagian kain yang tidak digoreskan malam lilin. Proses pewarnaan bisa menggunakan ember untuk kain yang tidak terlalu panjang dan lebar.

Sementara untuk bahan pewarna yang bisa anda gunakan adalah bahan pewarna alami yang diperoleh dari daun indigo, kulit kayu soga, atau pewarna buatan dari bahan kimia.

Rendam batik tulis yang ingin diwarnai kedalam ember yang sudah berisi air pewarna. Sebaiknya mulai proses perendaman dengan warna yang lebih muda (cerah) baru diikuti dengan warna-warna tua (gelap).

Tahap penyelesaian pembuatan batik tulis

Perlu diketahui sebelumnya, pengoresan malam dan pewarnaan batik tulis memerlukan pengulangan beberapa kali. Untuk jumlah pengulangan disesuaikan berapa banyak warna yang akan anda gunakan dan bagaimana tingkat keunikan motif yang anda buat.

Setelah pengulangan menggoreskan malam dan lilin dirasa cukup, maka selanjutnya adalah tahap penyelesaian proses produksi (finishing). Ada tiga tahapan finisihing yang perlu dilakukan. Pertama adalah ngelorot, kedua pencucian, dan terakhir adalah merapihkan.

Nglorot adalah proses perebusan batik tulis untuk menghilangkan lapisan malam lilin yang menutupi pola. Proses ini bertujuan untuk membuat motif atau pola yang digambar menjadi benar-benar jelas.

Pencucian setelah perebusan. Tahap ini dilakukan untuk membuat batik tulis yang sudah anda buat benar-benar bersih. Pencucian cukup dilakukan dengan air dingin biasa tanpa ditergent.
Terakhir adalah tahap perapihan, sebelum benar-benar siap untuk digunakan sebagai bahan baju batik dan anda pasarkan, anda perlu membuat batik tulis menjadi benar-benar rapih. Cukup gunakan setrika untuk merapihkan batik tulis yang sudah selesai anda kerjakan.

Simulasi Biaya dan Investasi Untuk Memproduksi Batik Tulis

Kita sama-sama telah mempelajari bagaimana proses pembuatan batik tulis. Dengan pengatahuan yang sudah anda dapatkan, kini saatnya anda untuk benar-benar mengambil tindakan awal sebelum gerai batik tulis anda benar-benar dibuka.

Sebagai refrensi, berikut saya sajikan juga simulasi biaya dan investasi yang perlu anda keluarkan untuk memproduksi batik tulis.

Alat Batik Tulis Harga
Canting Batik Tulis Rp.6000,-
Kompor Minyak Tanah Rp. 18.000
Wajan Batik Tulis Rp.12.000,-
Malam atau Lilin Malam cecek Rp. 35.000
Kain Mori Kai mori Primisima Rp.18.000/m
ZAT WARNA / 100 GRAM Rp.21.000,-
GARAM DIAZONIUM / 100 gr Rp.90.000,-
Gawangan Rp.500.000
Total Rp.700.000,-

 Catatan : Simulasi di atas merupakan simulasi tahap awal pembelian peralatan dengan kuota produksi satu helai bahan kain. Untuk membuat satu blouse atau atasan batik tulis lengan panjang biasanya membutuhkan lebih kurang 2,5 meter bahan kain.

Harga masing-masing peralatan sewaktu-waktu bisa saja berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


Loading...
Baca selengkapnya

Halo, salam kenal dari saya untuk seluruh pembaca Klik Mania.

Artikel terkait

One Comment

  1. Mantap min artikelnya sangat bermanfaat.
    jangan lupa kunjungi website saya yah
    jual beli batik murah berkualitas dengan harga terjangkau
    ada batik couple, kemeja batik dan macam – macam kain batik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close