Review ProdukTekno

Bingung Mau Beli Headphone/Headset/Earphone? Baca Dulu Panduan Lengkap Ini!

Bingung mau beli Headphones? Tahukah kamu bahwa Headphone terbagi menjadi beberapa jenis.

Tidak hanya itu, Setiap jenis Headphone juga memiliki beberapa karakteristik tertentu yang membuat suatu Headphone memiliki ciri khas suara tersendiri yang tidak dimiliki Headphone yang lain.

Tapi sebelum kita mulai, Saya anjurkan agar kamu membaca beberapa istilah-istilah dibawah agar memudahkan kamu nantinya dalam memahami isi dari artikel ini.

Baca jugaPerbedaan Headphone, Headset dan Earphone yang Jarang Diketahui

Soundstage

Menjelaskan Soundstage bukan hal yang mudah, Tapi analoginya seperti ini.

Source: Head-Fi

Headphone dengan Soundstage yang luas akan memberikan ruang suara yang lebih luas/lebar, Mirip seperti ketika kamu mendengarkan konser musik secara langsung dan memberikan feel/rasa seperti kamu menghadiri konser musik tersebut.

Source: Head-Fi

Sedangkan Headphone dengan Soundstage yang sempit adalah kebalikanya, Suara terdengar seperti dari dalam telinga kamu/berada di dalam kepala kamu.

Noise Isolation

Noise Isolation adalah seberapa bagus sebuah Headphone dapat mengisolasi suara-suara di sekitar kita (Ambient Noise) agar tidak masuk/terdengar ketika kita memakai Headphone tersebut.

Loading...

Kalau sudah jelas mari kita mulai.

Beberapa Jenis Headphones

1. Earbuds

Source: Amazon

Earbuds adalah termasuk jenis Headphones yang mungkin sering kita jumpai pada jaman dulu ketika Sony Walkman sedang Booming/terkenal.

Mungkin jika kamu anak 90’an pasti kamu sangat senang ketika Earbuds mulai di jual pada masa ketika rata-rata Headphones masih memiliki ukuran yang besar-besar.

Bentuknya yang Kecil, Mudah di bawa, Murah dan Memberikan kualitas suara yang cukup membuat Earbuds semakin laris di pasaran pada masanya.

Jika kamu memiliki budget yang sangat minim dan ingin Earbuds yang berkualitas maka belilah Apple Earbuds.

Semua terdengar bagus kan? Akan tetapi Earbuds memiliki banyak kekurangan, Earbuds juga adalah Tipe Headphones yang paling rendah.

Jika di pakai dalam jangka waktu yang lama maka akan membuat telinga kita terasa sakit akan tetapi bukan karena suara yg terlalu keras, Melainkan memang dari designnya.

Tidak hanya itu, Earbuds juga memberikan Noise Isolation yang sangat buruk.

Beberapa kelebihan (Pros) dan kekurangan (Cons) Earbuds :

Kelebihan
  • Murah
  • Portable/Mudah di bawa
Kekurangan
  • Noise Isolation yang sangat buruk
  • Mudah/Sering lepas
  • Tidak nyaman jika di pakai
  • Membuat telinga terasa sakit

Jaman sekarang sangat sulit untuk mencari Earbuds karena memang para pembuat Equipment Elektronik seperti Sony, Philliphs, Dll sudah tidak lagi memproduksinya.

2. In-Ear Headphones

Source: whathifi

In-Ear Headphones adalah tipe Headphone yang paling sering kita jumpai pada masa sekarang.

Bahkan jika kita membeli Smartphone terkadang para manufacture sudah memberikan In-Ear Headphone di dalam Box nya.

In-Ear Headphones juga sangat sering di jumpai pada konter-konter di kota-kota besar maupun di desa-desa dan sudah tidak menjadi barang mewah lagi untuk kita.

IEMs (In Ear Monitor) juga termasuk In-Ear tapi digunakan untuk memonitor suara yang biasa di gunakan di studio. Kualitas suara yang di hasilkan jauh lebih bagus dari In-Ear biasa.

Berbeda dengan Earbuds, In-Ear di pakai dengan cara di masukan ke canal telinga kamu dan memberikan Noise Isolation yang sangat baik.

In-Ear juga memberikan kualitas suara yang cukup bagus bagi orang awam (Non-Audiophile).

Akan tetapi ada juga yang tidak menyukai nya karena memang posisi In-Ear itu di masukan persis ke dalam canal telinga kita.

Oleh karena itu untuk individual tertentu mereka tidak merasa nyaman ketika memakainya, Kalau saya sendiri sih nyaman-nyaman aja hehe.

In-Ear memberikan Noise Isolation yang sangat bagus karena In-ear di masukan ke dalam canal telinga kita. Saat musik di mainkan maka suara-suara yang ada di sekitar kita tidak akan terdengar sehingga kita bisa lebih enjoy mendengarkan musik.

Akan tetapi suara-suara keras lainya seperti orang teriak, klakson mobil dan ban meledak hehe akan tetap terdengar.

In-Ear Ear Tips

In-Ear memiliki Ear-Tips yang berbeda, Ada yang berbahan Silikon/Karet ada yang berbahan Foam/Busa.

Source: Tokopedia

Ear-Tips yang busa akan lebih nyaman ketika di pakai dibanding silicon dan tidak akan membuat canal telinga kita panas karena tidak ada udara yang bisa masuk.

Kekurangan nya karena In-Ear di masukan ke telinga kita, In-Ear memiliki SoundStage yang sangat sempit jadi musik seperti Orchestra, Live Streaming Concert, Dll akan terdengar kurang bagus.

Kurang bagus disini maksudnya musik akan terdengar sangat dekat dan terdengar seperti di dalam otak kita daripada seperti mendengar Konser Musik nya secara langsung atau dari speaker.

Perhatian!

Lebih baik jangan memakai In-Ear terlalu lama dengan volume yg terlalu keras karena akan membuat telinga kamu terasa sakit. Jika kamu memakai nya terlalu lama dengan volume yang sangat keras nanti akan menyebabkan telinga kamu berdengung jika sudah di lepas.

Di sarankan untuk tidak menggunakan nya terlalu lama (Max 1Jam) dengan Volume yang cukup antara 60-70%.

Pros and Cons:

Pros

  • Murah
  • Portable/Mudah di bawa
  • Memberikan Noise Isolation yang bagus
  • Tidak mudah jatuh (Karena masuk ke dalam telinga)
  • Nyaman di pakai (Dibandingkan earbuds)

Cons

  • Soundstage nya sempit
  • Dapat menyebabkan telinga berdengung jika di pakai terlalu lama/keras

3. Over The Ear Headphones

Source: Shinola

Over The Ear artinya Speaker atau lebih tepatnya Driver yang digunakan dalam Headphone itu tidak menyentuh telinga, Melainkan Cup (Headphone) memiliki ukuran Cup yang besar sehingga dapat menutupi telinga tanpa menyentuh nya.

Tipe yang satu ini memiliki ukuran yang sangat besar karena agar dapat menutupi telinga kita dan tidak cocok jika untuk di pakai di luar ruangan (Outdoor) atau kamu bisa di bilang norak sama orang-orang.

Over The Ear memiliki Noise Isolation yang sangat bagus karena menutupi telinga kita, Sounstage yang di miliki juga lebih lebar dari Earbuds/In-Ear.

Headphone yang ini nyaman untuk digunakan dalam waktu yang lama 1-5 jam.

Akan tetapi karena ukuran nya yang besar untuk model tertentu akan memiliki weight yang cukup berat sehingga akan membuat leher kita terasa sedikit sakit, Namun ada juga yang memiliki berat yang ringan.

Over The Ear di bagi menjadi 3 jenis yaitu Closed BackOpen Back dan Semi Open.

Closed Back
Source: pinterest

Closed back memiliki Cup dan Earcup yang tertutup sehingga memberikan Noise Isolation yang sangat bagus sama seperti In-Ear namun lebih nyaman di pakai dan tidak membuat telinga kita berdengung.

Akan tetapi Soundstage yang dimiliki oleh Closed Back termasuk sempit tapi masih lebih lebar jika dibandingkan dengan In-Ear.

Closed back yang memiliki Leather Earpads juga akan membuat telinga kita berkeringat jika digunakan terlalu lama, Untungnya Earpads bisa diganti ke yang Velour agar udara dapat masuk ke telinga kita.

Closed Back cocok digunakan di tempat publik yang tertutup contoh di dalam mobil atau tempat berisik lainya agar suara-suara di sekitar kita tidak terdengar.

Sama seperti In-Ear ketika musik di mainkan maka hanya musik saja yang akan terdengar, Akan tetapi suara-suara keras lain akan tetap bisa tembus dan terdengar.

Open Back
Source: Gamercrate

Open Back adalah kebalikan dari Closed Back (Duh)

Headphone Open Back memiliki Cup yang terbuka sehingga dapat membuat udara masuk/keluar.

Hasilnya Soundstage yang dimiliki oleh Open Back itu sangat lebar bahkan Open Back adalah salah satu tipe Headphone yang memiliki Soundstage yang paling lebar.

Bass yang dihasilkan oleh Open Back juga lebih bagus daripada Close Back.

Akan tetapi karena Cup yang digunakan modelnya terbuka, Noise Isolation yang diberikan juga kurang bagus. Suara-suara di sekitar kita dapat kita dengar bahkan musik yang kita putar pun dapat terdengar oleh orang yang duduk di dekat kita.

Ya, Open Back memang bukan tipe Headphone yang digunakan untuk diluar ruangan.

Jadi jangan menggunakan Open Back di tempat umum/bus dan memainkan lagu metal kamu dengan volume 1000% nanti orang yg duduk disamping kamu bisa terganggu.

Namun jika ruangan/tempat nya tenang maka suara yang dihasilkan akan lebih bagus dibandingkan semua tipe headphone pada umumnya.

Semi Open
Source: Headphone.org

Semi Open adalah kombinasi antara Open Back dan Closed Back.

Jadi Semi Open memberikan Soundstage yang lebih luas dari Closed Back akan tetapi masih memberikan Noise Isolation yang cukup baik.

Pros n Cons:

Pros

  • Noise Isolation yang bagus
  • Nyaman dipakai dalam jangka waktu yang lama
  • Soundstage yang lebih lebar
  • Awet/Tangguh/High durability

Cons

  • Ukurannya besar
  • Berat (Pada model tertentu terutama model lama)
  • Harga cukup mahal
  • Tidak Portable (Bukan untuk outdoor/travel)
  • Beberapa model terutama yang kelas atas membutuhkan Amplifier agar dapat mengeluarkan potensi 100%

4. On Ear Headphones

Source: Best buy.ca

Berbeda dengan Over The Ear, On-Ear akan menyentuh telinga kamu saat digunakan dan tidak akan nyaman jika di pakai dalam durasi waktu yg lama.

Mereka memiliki Cup Closed Back dan cocok digunakan untuk Indoor maupun Outdoor.

On Ear memiliki Noise Isolation yang kurang baik sehingga suara-suara sekitar dapat kita dengar, Bass yang dihasilkan pun juga kurang baik terutama jika ditempat umum yang berisik.

Namun ukurannya yang ringan dan bentuknya yang kecil, On-Ear bisa kita bawa ke mana saja/portable dan dapat digunakan dimana saja dan kapan saja.

Suara yang dihasilkan pun sudah cukup untuk memuaskan orang awam.

Pros n Cons:

Pros

  • Murah
  • Portable/Mudah di bawa
  • Ringan

Cons

  • Noise Isolation kurang bagus
  • Menyebabkan telinga bekeringat
  • Menyebabkan telinga terasa sakit jika digunakan dalam durasi waktu yg lama

5.Wireless Headphones

Source: amazon

Ada 3 jenis Headphone Wireless

  • Infrared
  • FM (Radio Frequency)
  • Bluetooth

Singkatnya Infrared Headphone (IR) umumnya digunakan untuk kendaraan yang mempunyai Video Monitor/DVD Player yang support IR.

FM (Radio Frequency) menggunakan sinyal radio yang dipancarkan dari Transmitter dan sering digunakan untuk TV dan Console (PS/XBOX).

Bluetooth cara kerjanya hampir sama seperti FM akan tetapi menggunakan sinyal bluetooth maka dari itu tipe yang satu ini tidak membutuhkan Transmitter akan tetapi membutuhkan perangkat yang mempunyai Bluetooth.

Baca juga9 Headset Bluetooth Terbaik 2018, Masa Pakai Baterai Hingga 35 jam

Wireless Headphone itu sama seperti tipe Headphone yang lain akan tetapi tanpa perlu adanya kabel sehingga cocok digunakan untuk keperluan Outdoor seperti Fitness, Jogging, Dll

Akan tetapi rata-rata Headphone yang wireless biasanya adalah Headphone tipe On-Ear dan In-Ear, Suara yang dihasilkan oleh Wireless Headphone pun kurang bagus jika dibandingkan dengan yang Wired.

Pros n Cons:

Pros

  • Bebas dari kabel
  • Cocok digunakan untuk keperluan outdoor
  • Tersedia juga yang harga murah

Cons

  • Menggunakan baterai, Jika baterai habis maka musik kamu juga mati
  • Suara yang dihasilkan lebih rendah (jelek) dibanding yang Wired pada umumnya
  • Rata-rata adalah On-Ear dan In-Ear

5. Headphone With Microphone (Headset)

Source: amazon

Jangan dibingungkan antara Headphone/Headset karena Headset adalah Headphone dengan Microphone.

Mereka digunakan untuk keperluan Chatting seperti Skype, Video Call, Online Gaming, Dll

Headset paling sering digunakan untuk keperluan Gaming dan dari situlah Gaming Headset dilahirkan.

Tidak seperti Headset lainya, Gaming Headset terkadang sudah dilengkapi Dongle yang bertindak sebagai Sound Card sehingga Gaming Headset dapat mengeluarkan Potensi nya secara 100%.

Gaming Headset yang menggunakan USB, Bukan 3.5mm Jack di dalam Headset nya sendiri juga sudah terdapat Sound Card (Built in DAC+AMP) yang fungsinya sama.

Terkadang ada juga yang memberikan fitur Surround Sound, Yaitu agar suara di dalam Game terdengar seperti di dunia nyata dimana kamu dapat dengan tepat mengidentifikasi sumber suara.
Lebih gampang nya kamu seperti berada di dalam Game.

Inline Headset
Source: Umart

Inline headset adalah Headphone dengan Microphone yang dibuat/digandeng langsung dengan kabel nya.

Penutup

Gimana? Tidak begitu sulit kan? Sekarang kamu tidak bingung lagi dan dapat membeli Headphone yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Semoga artikel ini dapat membantu.

Terima kasih sudah membaca artikel saya.



Loading...

Tags
Baca selengkapnya

Only a writer and a drop of water in the endless sea :)

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *