Internet

Jadi Tren Baru, Twitter Izinkan Karyawan WFH Selamanya

Pandemi COVID-19 telah mengubah gaya hidup manusia, yang sebelumnya mengabaikan cuci tangan menjadi rajin mencuci tangan, yang sebelumnya abai akan kebersihan lingkungan menjadi peduli akan lingkungan. Intinya, dalam hal kebersihan diri dan lingkungan, COVID-19 memiliki peran yang sangat besar dalam mengubah perilaku manusia.

Selain mengubah kebersihan diri dan lingkungan, COVID-19 juga mengubah cara manusia dalam bekerja. Jika sebelum COVID-19 menyebar ada banyak orang-orang yang bekerja harus di kantornya, maka setelah adanya COVID-19 ini, mereka bisa bekerja secara jarak jauh atau dari rumahnya saja.

Untuk urusan pekerjaan, COVID-19 memang dipercaya akan mengubah gaya manusia dalam mengais rezeki. Dan hal yang demikian itu makin nampak kenyataannya setelah Twitter membuat kebijakan baru bahwasanya mereka mengizinkan para karyawannya untuk bekerja dari rumah (WFH) selamanya meskipun pandemi COVID-19 nanti berakhir.

Jack Dorsey: Silakan WFH Selamanya

Seperti yang dilansir dari PhoneArena, (16/5/2020), CEO Twitter Jack Dorsey, telah membuat pengumuman melalui email kepada para karyawannya bahwa mereka bisa melakukan WFH atau bekerja dari rumah selamanya sesuai dengan keinginan mereka.

Meski mengizinkan para karyawannya untuk WFH selamanya, pihak perusahaan tetap mengizinkan para karyawan untuk bekerja di kantor. Artinya, pihak perusahaan memberikan dua opsi, yakni bekerja di kantor atau di rumah sesuai dengan keinginan masing-masing.

“Jika karyawan kami dalam peran dan situasi yang memungkinkan mereka untuk bekerja dari rumah dan mereka ingin terus melakukannya selamanya, kami akan mewujudkannya. Jika tidak, kantor kita akan menyambut mereka dengan hangat dan ramah, dengan beberapa tindakan pencegahan tambahan, ketika kita merasa aman untuk kembali,” ucap Jennifer Christie selaku wakil presiden Twitter.

Berdasarkan pernyataan Jennifer, tidak semua karyawan Twitter bisa bekerja selamanya dari rumah. Yang bisa menjalankan WFH dalam jangka waktu lama adalah para karyawan yang pekerjaannya memang bisa dilakukan dari rumah. Sayangnya, pihak Twitter tidak menjelaskan pekerjaan (staf) apa saja yang bisa melakukan WFH selamanya.

Baca juga: Twitter Uji Peringatan untuk Cuitan yang Berbahaya

Twitter Naikkan Tunjangan WFH Karyawan

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh PhoneArena, media sosial berlambangkan burung itu telah menaikkan tunjangan bekerja dari rumah bagi para karyawannya sebesar USD1000. Meski bekerja dari rumah, perusahaan pimpinan Jack Dorsey itu tetap peduli dengan nasib para karyawannya.

Twitter sendiri menjalankan kebijakan WFH pada awal Maret lalu, yaitu ketika COVID-19 mulai menyebar di AS, dan ketika beberapa perusahaan teknologi lain seperti Microsoft, Google, Facebook, dan Amazon menerapkan kebijakan yang serupa.

Dalam menghadapi pandemi COVID-19, Twitter juga sudah membatalkan semua acara tatap muka mereka selama sisa tahun ini. Pihak perusahaan juga melakukan pengkajian ulang terhadap rencana perusahaan dalam mengarungi tahun 2021. Seperti yang sudah diketahui, COVID-19 telah membuat target 2020 banyak perusahaan melenceng, dan Twitter adalah salah satunya sehingga mereka perlu mengkaji ulang kegiatan bisnisnya di tahun 2021 mendatang.

Baca juga: Ikuti YouTube, Twitter Bakal Hapus Cuitan Konspirasi 5G COVID-19

Selain pengumuman yang sudah disebutkan di atas, pengumuman lain yang disampaikan oleh Jack Dorsey adalah Twitter akan membuka kembali kantornya sebelum September 2020. Jack Dorsey juga menyampaikan bahwasanya semua perjalanan bisnis akan dibatalkan hingga September, kecuali ada alasan-alasan tertentu yang memaksa perjalanan bisnis harus dilaksanakan.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close