Internet

Ketahuan, Ulasan TripAdvisor Ada Banyak yang Palsu

Ulasan Palsu Mencapai Jutaan

TripAdvisor adalah salah satu situs, sekaligus aplikasi travel populer yang ada di dunia saat ini. TripAdvisor berdiri sejak tahun 2000. Biasanya, TripAdvisor digunakan untuk mencari perbandingan harga destinasi wisata satu ke destinasi wisata yang lain.

TripAdvisor juga menjadi tempat berkumpulnya para pebisnis travel dalam menjajakan usaha mereka. Hasilnya, ada banyak pebisnis yang berusaha masuk ke daftar 10 besar, karena dengan masuk 10 besar, peluang untuk meraup keuntungan terbuka lebar.

Terbuka lebarnya peluang untuk mendapatkan keuntungan itu didasari dari perilaku konsumen yang biasanya lebih memilih jasa perusahaan yang masuk ke dalam daftar 10 besar. Karena kebanyakan yang dipilih hanya perusahaan yang masuk 10 besar, maka sangat tidak mengherankan apabila ada banyak kecurangan yang terjadi.

Ulasan TripAdvisor Ada Banyak yang Palsu

Baru-baru ini, pihak manajemen TripAdvisor menemukan ada banyak kecurangan yang terjadi di platform mereka di mana perusahaan-perusahaan yang ingin masuk ke dalam daftar 10 besar banyak yang membuat ulasan palsu.

Pihak TripAdvisor menyampaikan jika dari 66 juta ulasan yang ada pada tahun 2018, hampir 1,4 juta ulasan adalah ulasan palsu. Banyaknya ulasan palsu tersebut memaksa pihak TripAdvisor untuk menghukum beberapa perusahaan dengan cara menurunkan peringkat hingga menghilangkan skornya.

Tindakan yang dilakukan TripAdvisor dengan menghukum beberapa perusahaan sudah sangat benar, karena jika mereka tidak melakukan hal yang demikian, kredibilitas perusahaan bisa turun, bahkan bisa membahayakan keberlangsungan bisnis mereka.

Harus Waspada dari Ulasan Palsu

Berbicara tentang masalah ulasan palsu, sebenarnya masalah ini bukanlah masalah yang baru karena para pelaku pembuat ulasan palsu ada banyak sekali. Coba Anda berkunjung ke beberapa situs freelance, maka Anda akan mendapati banyak sekali permintaaan pembuatan ulasan palsu.

Biasanya, ulasan palsu yang paling banyak diminta adalah ulasan palsu untuk Google Bisnis atau Google Maps. Namun, terkadang permintaan bukan hanya untuk Google saja, karena di beberapa e-commerce pun juga ada banyak permintaan untuk membuat ulasan palsu agar barang segera laku terjual.

Baca juga: 11 Aplikasi Android untuk Para Traveler Sejati

Terkait ulasan palsu ini, TripAdvisor juga mengajak platform lain untuk mengambil tindakan yang agresif. Bahkan pihak TripAdvisor mengajak Google dan juga Facebook bergabung dengan mereka untuk menangani masalah ulasan palsu ini.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close