Tekno

Permasalahan Konten Dewasa atau Pornografi di Aplikasi BBM

Permasalahan konten dewasa atau pornografi di aplikasi BBM (BlackBerry Messenger) yang saat ini sedang marak diberitakan dimedia massa,  sudah menjadi permasalahan serius.

Sebelumnya untuk mempertahankan eksistensi BBM, BlackBerry meluncurkan produk barunya. Pada bulan Juni 2017 lalu, perusahaan ternama tersebut menerbitkan aplikasi WebComics yang terintegrasi langsung dengan BBM.

Aplikasi WebComics adalah hasil kerjasama dengan penerbit webtoon dan webnovel asal Korea, Neobazar. Walau masih tergolong baru, sepertinya WebComis ini mampu memikat para users.

Komik yang sengaja dibuat oleh para komikus lokal Indonesia ini memiliki jumlah pageviews yang besar.  Seperti yang dilansir pada situs inet.detik.com, setiap bulannya Webcomics mencapai hingga 30 juta pageviews.

Namun keberadaan WebComis yang masih sangat muda ini mulai menuai kritikan bahkan kecaman dari masyarakat. Pasalnya ada beberapa komik yang diupload oleh WebComics memiliki konten negatif atau mengandung unsur pornografi. Konten-konten tersebut menyamar dalam bentuk serial komik yang bisa dengan mudah ditemukan pengguna BBM.

Bayangkan saja, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak, akan membaca komik yang berkonten pornografi ini. Ditambah BlackBerry merupakan aplikasi mobile yang diakses paling banyak di Indonesia No. 4 versi web klikmania.net.

Hal ini langsung disikapi oleh pemerintah melalui Ditjen Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pemerintah melayangkan notifikasi pada penyedia layanan BBM terkait keberadaan konten pornografi pada WebComics di aplikasi BlackBerry Messenger.

Ditjen Aplikasi Informatika menjelaskan, bahwa terdapat konten yang tidak pantas untuk dibaca. Permasalahan konten dewasa atau pornografi di aplikasi BBM ini menjadi perhatian penting. Dan dengan konten berbahasa Indonesia dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat, akan sangat merusak mental anak-anak.

Ditambah Indonesia adalah negara satu-satunya pengguna aplikasi BBM terbesar di dunia dari 187 negara pengguna Android di dunia dengan jumlah 60 juta pengguna.

Notifikasi yang mereka kirim ditujukan untuk mendorong penyedia BBM untuk memeriksa konten negatif dan menghapus konten yang bernuansa asusila dari komik digital pada platform BBM yang secara gratis dapat digunakan ini.

Setelah dikirimkan notifikasi, BBM akan mendapatkan tenggang waktu selama 2×24 jam untuk menindaklanjuti notifikasi dengan menghapus konten pornografi di aplikasi yang dimaksud.

Tindak Lanjut Perusahaan BlackBerry

Permasalahan konten dewasa atau pornografi pada aplikasi BBM baru diketahui oleh pihak perusahaan pada tanggal 21 September 2017 lalu.  Dan pada Pihak BBM mengaku telah menerima notifikasi itu dan sudah menghapus konten yang dianggap mengandung unsur pornografi.

Pihak BBM juga segera melakukan review kinerja Webcomics, selaku mitra pihak ketiga penyedia komik yang bermasalah. Menurut Vice President BBM Adrian Anwar, pihaknya telah menurunkan beberapa komik yang bermasalah namun belum mengetahui secara pasti berapa jumlah komik yang diturunkan.

Sejauh ini BBM masih terus melakukan review komik secara detail yang terdapat pada layanan Webcomics. Fitur  Webcomics ini sendiri dapat ditemukan di menu discover yang terdapat di aplikasi BBM.


Loading...
Baca selengkapnya

I'm Content Writer, SEO Editor, Video Marketing Editor, and Bounty Hunter. Butuh bantuan? Visit Us

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close