mesin pencari

Inilah 11 Mesin Pencari Pengganti Google yang Layak untuk Dicoba

Google adalah raja mesin pencari di internet, dan hal yang demikian itu bukanlah sesuatu yang mengejutkan, mengingat mereka adalah raksasa perusahaan teknologi.

Menurut riset StatCounter, Google memang menjadi raja mesin pencari di internet karena paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia dengan penetrasi pasar sebesar 96,35%.

Meski saat ini Google menjadi raja mesin pencari, yang harus diingat adalah di luaran sana masih ada pilihan lain atau mesin pencari lain yang bisa Anda coba.

Dan berikut ini, beberapa mesin pencari yang bisa Anda coba:

1. Bing

mesin pencari

Selama bertahun-tahun, mesin pencari yang dimiliki Microsoft ini berusaha untuk memberikan perlawanan atau menumbangkan Google.

Sayangnya, Bing tetap gagal mengalahkan Google karena merek mereka tidak terlalu kuat bagi para pengguna internet di seluruh penjuru dunia.

Meskipun begitu, Microsoft tidak pantang menyerah di mana mereka terus memoles mesin pencarinya dengan berbagai macam fitur-fitur keren.

Loading...

Apa saja fitur-fitur keren yang ada di Bing?

Di antaranya adalah Visual Search, Remove Crop, Slide Show, dan Save pada gambar atau pencarian gambar.

Bing juga aman untuk digunakan oleh anak-anak, karena search engine yang satu ini sudah dilengkapi Safe Search yang akan menghalau atau menyaring konten-konten negatif.

2. Yippy

Di masa lalu, Yippy dikenal dengan nama Clusty. Mesin pencari yang satu ini memang tidak sebaik Bing, karena tidak menawarkan fitur-fitur pada umumnya, seperti pemilihan gambar, berita, dan video.

Meskipun begitu, search engine yang satu ini tetap memiliki daya tarik atau pembeda, di antaranya adalah dapat membagi hasil pencarian dan memisahkannya dengan sumber dan tema.

Pemisahan sumber dan tema sendiri akan memudahkan atau memungkinkan para pengguna agar bisa melanjutkan pencarian ke jenis sub-pencarian.

Lihat:

3. Ecosia

mesin pencari

Anda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan, mungkin bisa mencoba atau mulai dari sekarang memutuskan untuk menggunakan Ecosia.

Mengapa demikian?

Berdasarkan penjelasan Ecosia, sekitar 80% dari keuntungan bulanan yang mereka dapatkan dari iklan akan diinvestasikan untuk penanaman pohon atau penghijauan di berbagai negara.

Untuk berpartisipasi dalam penanaman pohon di Ecosia sendiri, seorang pengguna setidaknya harus melakukan pencarian sebanyak 45 kali.

Mendapatkan 45 kali pencarian di Ecosia tentu bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan, mengingat search engine yang satu ini tampilannya sangat mirip sekali dengan Google.

4. Qwant

mesin pencari

Qwant ini sama seperti StartPage dan juga DuckDuckGo, di mana mereka tidak menyimpan riwayat pencarian para pengguna.

Hanya saja yang membedakan Qwant dengan StartPage dan DuckDuckGo adalah pasar yang mereka sasar.

Jika StartPage dan DuckDuckGo ditujukan untuk seluruh dunia, Qwant nampaknya ditujukan untuk negara-negara Eropa saja, karena mereka mengatakan “the only European search engine.”

Meski dibuat untuk negara-negara Eropa, bukan berarti Anda yang berada di Asia tidak bisa menggunakannya, karena Anda juga bisa menggunakan Qwant.

Tampilan search engine yang satu ini pun cukup sederhana, di mana sudah diurutkan berdasarkan kategori yang dimulai dari web, news, social, images, videos, dan shopping.

Mesin Pencari Lain

Selain ke-4 mesin pencari yang sudah disebutkan, masih ada 7 tambahan lagi, di antaranya adalah:

GoodsearchStartPage
DogpileSearch Encrypt
GibiruDuckDuckGo
Yahoo

Itulah ke-11 mesin pencari lain atau alternatif yang bisa Anda pilih jika tidak menggunakan Google. Google sendiri, nampaknya sulit ditandingi oleh mesin pencari yang ada saat ini.

Mengapa demikian?

Pertama, merek Google begitu kuat, sehingga para pengguna hanya tertarik dengan mereka. Kedua, Google bekerja jauh lebih baik dari para pesaingnya.

Dari ke-11 search engine yang sudah disebutkan, mungkin hanya beberapa yang bisa bersaing dengan Google, baik itu dari tampilan, fitur, hingga kinerja.

Kesimpulan

Sebenarnya, untuk mematahkan dominasi Google dalam urusan mesin pencari bisa saja dilakukan, asalkan para pesaing bersabar dan terus melakukan inovasi.

Hal yang demikian itu mengacu dari peristiwa Yahoo, di mana dulunya mereka adalah raksasa seperti Google sekarang ini. Namun, mereka gagal berinovasi hingga akhirnya harus kalah saing dan terpuruk.

Baca: 3 Negara Asia yang Menggunakan Search Engine Selain Google

Dari ke-11 search engine yang sudah disebutkan, nama Bing adalah pesaing serius Google untuk ke depannya. Karena selain bagus, Bing juga dimiliki oleh Microsoft yang notabene juga merupakan salah satu raksasa perusahaan teknologi.

API (Application Programming Interface) Bing sendiri juga banyak digunakan oleh mesin pencari lain, di antaranya adalah Ecosia, Yahoo, dan juga Geevv.


Loading...

Bagikan

Leo Setiawan

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *