Pekerjaan Bergaji Tinggi

10 Pekerjaan Bergaji Tinggi dengan Tingkat Stress Rendah

Artikel ini menyajikan daftar pilihan karir terbaik untuk menghindari stress di tempat kerja. Karena saya yakin semua orang ingin memiliki pekerjaan bergaji tinggi yang ideal dengan tingkat stress rendah.

Beberapa jenis karir di bawah bisa jadi pilihan baik untuk anda dalam memilih pekerjaan yang tepat. Pekerjaan yang tidak memakan semua waktu dan energi anda, serta tidak membuat anda depresi dalam menjalani hidup.

Inilah 10 Pekerjaan Bergaji Tinggi dengan Tingkat Stress Rendah

Daftar disusun sesuai dengan besarnya potensi gaji yang bisa diperoleh. Dari yang paling tinggi sampai yang paling rendah.

1. Aktuaris

Suka matematika dan statistik? Aktuaris bisa jadi karir yang cocok untuk anda. Jenis pekerjaan bergaji tinggi kantoran yang relatif rendah stres. Tugas aktuaris adalah menganalisis risiko dan membantu pengusaha meminimalkan biaya.

Pekerjaan aktuaris diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan. Tingkat pendidikan yang dibutuhkan untuk menjadi aktuaris tentu saja adalah gelar sarjana di bidang matematika dan statistik.

2. Manajer Teknik Informasi

Atau disebut juga Manajer Sistem Komputer dan Informasi., dalam bahasa Inggris disebut juga Computer and Information Systems Manager.

Orang dalam karir ini bertanggung jawab untuk menyusun rencana dan koordinasi sistem komputer untuk perusahaan. Manajer TI menawarkan pekerjaan bergaji tinggi, karena perusahaan sangat membutuhkan sistem komputer dan informasi.

Meski karir manajer TI cukup rendah stres, tapi sebagian manajer TI harus kerja lebih dari 40 jam per minggu. Butuh gelar sarjana di bidang manajemen teknologi informasi, atau teknologi komputer untuk jadi manajer TI.

Loading...

Baca juga6 Pekerjaan Bidang Teknologi yang Tidak Populer Padahal Bergaji Tinggi

3. Matematikawan

Matematikawan punya peluang kerja yang besar, karena bisnis butuh tenaga matematikawan untuk menganalisis volume data yang tinggi. Matematikawan juga bisa bekerja di pemerintahan, menjadi dosen di universitas, atau guru di sekolah.

Tergantung pada level karir yang ingin dicapai, tapi seorang matematikawan biasanya butuh gelar master untuk mendapat pekerjaan bergaji tinggi.

4. Audiologis

Audiologis bertugas mendiagnosis masalah telinga dan gangguan pendengaran. Karir baik untuk yang ingin membantu orang. Karir audiologis akan terus tumbuh, karena makin banyak populasi menua butuh layanan ini.

Anda perlu menempuh pendidikan pasca sarjana hingga mendapat gelar doktor atau profesional untuk jadi audiologis. Tapi hasilnya akan sepadan dengan gaji yang anda dapat, dan akan bermanfaat untuk orang lain.

5. Terapis Wicara (Speech Therapist)

Seorang terapis wicara, atau disebut juga ahli patologi bahasa, bekerja mendiagnosis dan mengobati segala macam gangguan bicara dan menelan. Pekerjaan ini diperkirakan akan tumbuh sebesar 21 persen hingga tahun 2024.

Terapis wicara adalah salah satu jenis dari karir di bidang kedokteran. Anda akan butuh gelar master dan izin praktik untuk menjadi seorang terapis wicara.

6. Penulis Teknis (Technical Writer)

Ada banyak jenis pekerjaan penulis seperti penulis naskah, penulis buku, atau penulis artikel. Penulis teknis harus mampu memahami konsep kompleks dan mampu menjelaskannya kepada hampir semua orang.

Penulis teknik lebih dikenal sebagai Penulis Buku Panduan Teknis. Topik bahasan yang ditulis berbeda tergantung pada minat, tuntutan kerja, dan latar belakang pendidikan penulis.

Syarat utama untuk menjadi penulis adalah ‘kemampuan’, bukan gelar pendidikan dari universitas. Tapi biasanya penulis teknis perlu punya gelar sarjana kalau ingin mendapat pekerjaan tetap di perusahaan.

7. Ahli Gizi

Bisa jadi seorang Dietician atau Nutritionist. Secara sederhana, tugas ahli gizi adalah membantu orang menjalani diet (mengurangi atau menambah berat badan) untuk meraih gaya hidup sehat.

Ahli gizi bisa bekerja di rumah sakit, klinik, kantor pemerintah, atau pun sebagai konsultan gizi pribadi. Banyak orang penting seperti politikus, pengusaha, dan selebritis yang memakai jasa konsultan gizi pribadi.

Tidak harus jadi dokter untuk jadi ahli gizi, yang dibutuhkan adalah minimal gelar sarjana di bidang yang sesuai.

8. Teknisi Laboratorium Medik (Medical Laboratory Technician)

Teknisi Lab Medis bekerja mengumpulkan dan menganalisis sampel untuk rumah sakit, kantor dokter, dan lab diagnostik. Anda butuh gelar associate untuk bisa jadi teknisi lab.

Ini adalah karir rendah stress, terutama karena sehari-hari teknisi lab bekerja di dalam laboratorium untuk melakukan penelitian. Tapi pekerjaan ini sangat penting dan bermanfaat untuk kesehatan orang banyak.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja di Amerika, pekerjaan teknisi lab diprediksi akan tumbuh 16 persen hingga tahun 2024.

9. Teknisi Rekam Medis (Medical Records Technician)

Gaji Teknisi Rekam Medis memang lebih rendah dibanding pekerjaan lain di atas, tapi ini sesuai dengan level pendidikan yang harus ditempuh.

Cukup dengan memiliki gelar associate (dua tahun kuliah) di bidang yang sesuai, anda sudah bisa jadi teknisi rekam medis di rumah sakit atau kantor dokter.

Teknisi rekam medis adalah pekerjaan bergaji tinggi dengan tingkat stress rendah yang diharapkan akan tumbuh sebesar 15 persen hingga tahun 2024.

10. Penata Rias (termasuk Hair Stylish)

Anda tidak butuh gelar formal untuk jadi penata rias, tapi akan lebih mudah mendapat pekerjaan dan pelanggan kalau punya sertifikat kursus tata rias. Setelah memiliki sertifikat, anda bisa bekerja di salon atau membuka jasa tata rias sendiri.

Seorang penata rias yang baik perlu memiliki bakat alami, ramah, pandai bergaul dengan orang, dan mampu memahami apa yang diharapkan orang untuk memiliki penampilan terbaik mereka.

Penghasilan penata rias bergantung pada tempat mereka bekerja dan kustomer yang mereka dapat. Tata rias adalah bidang pekerjaan yang fleksibel dan relatif rendah stress.

Kembali pada anda. Pekerjaan paling bagus seperti apapun bisa membuat anda stress kalau anda tidak menyukainya.


Loading...

Bagikan

Penulis

Reha Wijaya
Reha Wijaya
Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.
Reha Wijaya

Penulis

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *