Cegah Pergeseran Moral, Lindungi Anak Anda dari Bahaya Internet Sejak dini

Pergeseran Moral dari Internet – Dalam beberapa dekade belakangan ini, kita bangsa timur mengalami perubahan yang sangat signifikan. Kita bisa merasakan perubahan tersebut jika kita berusaha ” flashback ” setidaknya 15 sampai 20 tahun sebelum dari saat ini.

Saya berusaha keras untuk mengingat ketika saya masih berusia sekitar 12 tahun saat duduk dibangku sekolah dasar.

Tentu saja saat itu di Indonesia masih belum tersedia jaringan internet, bahkan untuk perangkat komputer/ PC saja sangat jarang menemui, apalagi smartphone.

Meskipun itu adalah sebuah kekurangan jika kita ukur dengan masa sekarang, namun bagi saya itu adalah sebuah harta karun yang sangat berharga

Karena dibalik dari kemudahan yang diberikan oleh internet terdapat sebuah kehancuran moral yang merupakan sebuah kesalahan fatal bagi bangsa ini.

Mudahnya mencari informasi memberikan dampak yang sangat tidak kita sangka.

Perbedaan anak jaman sekarang dan jaman dulu

Sebuah peristiwa sederhana yang membuat saya menulis tentang artikel ini adalah perbedaan anak usia SMP jaman sekarang dan jaman dulu.

Saya adalah orang yang hidup dilingkungan perkampungan, dimana saya selalu mencermati beberapa perubahan yang terjadi setiap saat.

Loading...

Berdasarkan ingatan yang saya paksakan saat duduk dibangku SMP sekitar tahun 90-an. Setiap pergi ke sekolah saya selalu berpamitan kepada kedua orang tua saya.

Saya tidak akan berangkat ke sekolah sebelum saya mendapatkan mencium tangan orang tua saya dengan hidung saya. Meskipun saya mendapati tangan orang tua saya dalam keadaan yang kotor atau sangat kotor.

Setelah berpamitan kedua orangtua baru saya akan berangkat ke sekolah dengan jalan kaki dan menempuh sekitar 1 jam perjalanan.

Setelah sampai disekolah, saya bertemu dengan semua guru dan disana mereka adalah orang tua saat di sekolah. Sikap yang saya berikan sama seperti bagaimana sikap untuk kedua orang tua.

Kami mencium tangan mereka, berkata dengan sopan, tidak berani untuk membantah sedikitpun, atau bahkan berkata yang kasar. Dan saya rasa itu sebuah momen yang sangat indah serta sulit akan kita temukan saat ini.

Hal ini sangat jauh berbeda ketika saya bandingkan dengan situasi saat ini.

Saya sedikit merasa kecewa melihat seorang anak yang berpamitan kepada orang tua mereka dan mencium tangan dengan menggunakan “pipi” mereka, bukan dengan hidung.

Hal yang sangat sederhana memang, tapi bagi pandangan saya itu sudah termasuk sebuah pergeseran. Mungkin bagi beberapa orang itu masih dalam batas kemakluman.

Pergeseran Moral dari Internet

Saya akan mencoba dengan beberapa fakta lain mengenai pergeseran moral saat internet sudah menyebar diseluruh pelosok negeri, apalagi dengan kemudahan smartphone mengakses internet.

Banyak tindakan tidak bermoral yang dilakukan oleh anak bawah umur atau bahkan dilarang untuk siapapun. Seperti pembunuhan, penggunaan narkoba, penganiyaan, bahkan pemerkosaan.

Cara berdialog dengan orang yang lebih tua sudah tidak seperti layaknya, anak berdialog dengan orang tua seperti berdialog dengan teman seusia mereka.

Atau bahkan mereka sudah berani untuk membentak orang tua ketika permintaan  mereka tidak dapat dipenuhi oleh orang tua mereka.

Dan ironisnya orangtua tidak memperingatkan sebuah kejanggalan tersebut.

Dengan beberapa alasan yang menurut saya tidak masuk akal, seperti mempererat hubungan orang tua dan anak sehingga mereka membiarkan anak mereka berbicara sesuka hati.

Mempererat hubungan keluarga memang sangat bagus dan dianjurkan oleh semua agama, akan tetapi mari kita gunakan cara yang baik, agar apa yang kita inginkan dari anak cucu kita sesuai dengan rencana

Sebenarnya masih banyak lagi beberapa fakta yang terbukti menjadi sebuah penyebab pergeseran moral dari efek internet.

Internet memang menjadi kebutuhan primer dewasa ini seiring dengan perkembangan smartphone canggih. Semua hal bisa kita gali hanya dengan menggunakan internet, banyak ilmu yang tersebar dan berkualitas.

Akan tetapi ingat akan satu hal tentang penggunaan internet untuk anak usia bawah umur, saya harap orang tua memberikan pengawasan yang super ketat bagi anak.

Cara paling tepat melindungi anak dari bahaya internet

Banyak konten yang tidak sesuai dengan usia mereka, mereka belum siap untuk menerapkan ilmu yang diterapkan orang dewasa.

Jika ini tidak segera diperbaiki, maka kita tidak akan tahu seberapa besar pergeseran moral yang akan terjadi.

Baca selengkapnya disiniTips & Cara Yang Paling Tepat Melindungi Anak Dari Bahaya Internet

Jangan sampai kita mengalami seperti satu pepatah jawa ” kebo nusu gudel ”  yang artinya: orang tua minta diajari anaknya.

Semoga artikel ini membuat kita semua menyadari akan perubahan yang terjadi dan kita bisa menanggulangi sedini mungkin.

Tidak ada kata terlambat untuk sebuah perubahan, ciptakan generasi muda yang cemerlang dan bermoral.



Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 comments

  1. Bener banget , sekarang anak kecil sudah pada bawa gadget, uang jajan nya jadi nambah banyak gara2 minta jatah buat beli paket internet, keren nih topik nya..

  2. internet sekarang ga ada filternya kalau dulu mash dilingungi ISP sekarang enggak soalnya banyak blog abal2 share konten dewasa alhasil baik gambar atau video terkadang muncul dipencarian ga perlu lagi pake proxy dsb

    1. Ya saya rasa sekarang kita semua harus waspada akan kebebasan dunia internet, karena semakin kesini saya merasa dunia nyata telah digeser habis dengan dunia maya,
      Semoga kita terhindar dari semua efek negatif yang terkandung dari dunia maya.