Internet

Punya Follower Banyak, ASN Akan Jadi Influencer Pemerintah

Orang-orang yang memiliki banyak pengikut di media sosial disebut dengan influencer. Keberadaan influencer sendiri tidak bisa dianggap sepele karena mereka termasuk orang-orang berpengaruh yang tiap unggahannya di media sosial bisa mempengaruhi orang lain.

Pemerintah RI di bawah kendali Presiden Joko Widodo dikenal sebagai pemerintah yang mengandalkan media sosial. Bahkan, Presiden Jokowi sendiri memiliki saluran YouTube yang di dalamnya terdapat beberapa konten menarik, salah satunya adalah konten vlog.

ASN Akan Jadi Influencer Pemerintah

Seperti yang sudah disebutkan, pemerintahan RI di tangan Presiden Joko Widodo dikenal dengan pemerintahan yang memanfaatkan media sosial. Dan fakta tersebut semakin kuat di mana pemerintah melalui Kominfo akan menjadikan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai influencer pemerintah.

Namun, tidak semua ASN bisa menjadi influencer pemerintah karena semuanya akan diseleksi terlebih dahulu. Seleksi yang dilakukan pun juga cukup sederhana, yaitu para ASN harus memilki follower di media sosial lebih dari 500.

Media sosial yang dipatok pemerintah sendiri adalah media sosial pada umumnya, yaitu Instagram, Facebook, dan juga Twitter. Nantinya, ASN yang terpilih menjadi influencer akan ditugaskan untuk menyebarluaskan informasi terkait program-program pemerintah ke publik.

Pemerintah Akan Beri Lencana ke ASN

Tidak semua ASN bermain media sosial, dan tidak semua ASN memiliki follower yang banyak di media sosialnya. Oleh karena itu, untuk mengapresiasi ASN yang memiliki banyak follower yang nantinya akan menjadi influencer, pemerintah sudah menyediakan penghargaan khusus.

Penghargaan khusus yang dimaksud adalah pemberian badge atau lencana pada ASN terpilih yang menunjukkan bahwa mereka itu sudah menjadi government public relation atau humas pemerintah. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, pemberian lencana akan berlaku untuk semua kementerian.

Dilansir dari Katadata, Kementerian Kominfo akan segera berkoordinasi dengan jajarannya di pemerintah pusat dan daerah untuk memuluskan renncan ini. Kementerian bakal memanggil seluruh Kabid Humas terkait influencer pemerintah dalam sepekan ke depan.

Baca juga: Aplikasi Buatan Pemerintah Khusus Bagi Warga untuk Lapor dan Bantuan

Dengan dijadikannya ASN sebagai influencer, kualitas komunikasi publik dari pemerintahan diharapkan semakin membaik. Menurut Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Widodo Muktiyo, Presiden Joko Widodo menilai komunikasi publik pemerintah selama ini masih lemah.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close