InternetTekno

7 Perusahaan Teknologi Tertua di Dunia, Mana Paling Legend?

Perusahaan Teknologi Tertua di Dunia yang Masih Eksis Sampai Sekarang

Dengan perkembangan teknologi seperti saat ini, sudah tidak terhitung lagi banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Di antara banyak perusahaan, beberapa perusahaan teknologi tertua di dunia ini tetap konsisten dan mengikuti perkembangan zaman hingga sekarang.

Seperti halnya usaha di bidang lainnya, selain dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi, tak jarang beberapa perusahaan justru harus gulung tikar. Faktor yang umum terjadi adalah karena tidak mampunya untuk mengikuti perkembangan pasar sehingga banyak ditinggalkan pelanggannya.

Baca juga: Menginspirasi ! Inilah 7 Perusahaan Teknologi Terbesar di Dunia

Perusahaan Teknologi Tertua di Dunia

Meski tentu juga pernah mengalami berbagai masalah, beberapa perusahaan ini mampu mengatasinya dan terus berkarya dan berinovasi menghadirkan berbagai produk untuk memudahkan manusuia.

Berikut adalah beberapa perusahaan teknologi tertua di dunia yang masih bertahan hingga sekarng.

1. AT&T – 1885

Sumber: dmagazine.com

AT&T merupakan kependekan dari American Telephone & Telepgraph Company, sebuah perusahaan yang bergedak di bidang penyedia layanan telekomunikasi.

Awalnya perusahaan ini merupakan sebuah anak perusahaan Bell Telephone Company, yang merupakan perusahaan dari penemu telepon Alexander Graham Bell.

Karena alasan hukum, AT&T kemudian menjadi perusahaan utama dan mengakuisisi perusahaan Bell pada tahun 1901. Hingga 118 tahun berdirinya, AT&T kini telah menjadi perusahaan yang menyediakan berbagai produk lain seperti layanan internet, produksi film dan TV, TV berbayar, dan lain-lain.

Baca juga: 7 Perusahaan yang Mengembangkan Teknologi 5G, Internet Super Kencang

2. General Electric Company – 1892

Sumber: wikipedia.org

Sebelum kehadiran berbagai perangkat canggih seperti komputer, telepon genggam, dan intenet seperti sekarang ini, penemuan teknologi terbaik adalah lampu. Dan General Electric Company merupakan perusahaan teknologi tertua di dunia yang memproduksi bola lampu dan peralatannya.

General Electric Company atau biasa disebut dengan GE ini merupakan gabungan dari dua perusahaan. Kedua perusahaan tersebut adalah sebuah perusahaan yang dibangun oleh Thomas Alva Edison pada tahun 1890, yaitu Edison Electric Company dan Thomson-Houston Company.

Kedua perusahaan tersebut resmi bergabung menjadi General Electric Company sejak tahun 1892. Saat ini, perusahaan yang sudah berusia 127 tahun ini juga melebarkan sayap bisnis mereka dalam berbagai bidang seperti kesehatan, energi, dan aviasi.

3. Xerox – 1906

Photo by James Leynse/Corbis via Getty Images

Xerox merupakan perusahaan asal AS yang menjual berbagai produk dan layanan cetak dan dikumen digital yang memiliki cabang di lebih dari 160 negara di dunia. Perusahaan ini juga tercatat sebagai perusahaan pertama yang memproduksi mesin fotokopi.

Di awal berdiri pada tahun 1906, perusahaan ini bernama Haloid Photographic Company yang memproduksi kertas dan peralatan forografi. Pada tahun 1936, perusahaan ini kemudian diambil alih dan baru baru berganti nama menjadi Xerox pada tahun 1961.

Hingga kini, Xerox masih terus menjadi perusahaan yang memproduksi dan menjual berbagi produk seperti printer, scanner, proyektor, dan berbagai mesin serta perlengkapan kantor lainnya.

4. IBM – 1911

Sumber: wikipedia.org

IBM atau International Business Machines (IBM) merupakan perusahaan teknologi asal AS yang memproduksi software maupun hardware komputer. Pada awalnya, perusahaan ini bernama Computing Tabulating Recording (CTR) sebelum berganti nama seperti sekarang sejak tahun 1915.

Hingga 104 tahun berdirinya, IBM masih menjadi perusahaan yang sukses dan menjadi perusahaan teknologi informasi terbesar di dunia. Mereka juga masih terus berinovasi melalui berbagai laboratorium pengembangan yang mereka miliki.

Baca juga: Bapak Teknologi, Sosok yang Berjasa dalam Perkembangan Teknologi

5. Samsung – 1938

Sumber: samsung.com

Di posisi kelima ini, ada perusahaan elektronik besar yang berasal dari Korea Selatan, yakni Samsung. Perusahaan ini awalnya didirikan oleh Lee Byung-chull pada tahun 1938 sebagai trading company. Baru pada akhir tahun 1960 Samsung mulai untuk masuk ke industri elektonik.

Hingga kini, Samsung telah beroperasi di 58 negara dengan jumlah karyawan mencapai 208.000 pekerja. Di usianya yang sudah memasuki usia 81 tahun ini, Samsung masih terus konsisten menghadirkan inovasi melalui berbagai produk unggulan seperti smartphone, kamera, AC, TV, dan lain-lain.

Samsung juga memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang lain.

Baca juga: Mengenal Graphene, Teknologi Baterai Baru dari Samsung

6. Sony – 1946

Sumber: wikipedia.org

Selanjutnya ada Sony, perusahaan teknologi yang didirikan pada tahun 1946 di Tokyo, Jepang. Pada awal berdirinya, perusahaan ini bernama Tokyo Tsushin Kogyo atau yang berarti Perusahaan Telekomunikasi Tokyo.

Barulah pada tahun 1958, perusahaan kemudian berganti nama menjadi Sony hingga sekarang. Di usianya yang menginjak 73 tahun, Sony masih menjadi perusahaan terkenal yang memiliki berbagai produknya yang mendunia.

Selain memproduksi berbagai peralatan elektronik dan smartphone, Sony juga memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang industri video game, musik, dan lain-lain.

7. Texas Instruments – 1951

Sumber: rebusinessonline.com

Texas Instruments atau biasa disingkat TI merupakan perusahaan yang memproduksi dan memasarkan berbagai produk semikonduktor dan teknologi komputer. Awalnya, perusahaan ini didirikan dengan nama Geophysical Sevice Inc. (GSI).

Pada tahun 1951, barulah perusahaan ini berganti nama menjadi seperti sekarang. Meski demikian, nama perusahaan baru terdaftar di NYSE atau bursa efek New York di tahun 1953.

Pada tahun ke-68 ini, TI masih merupakan salah satu produsen semikonduktor terbesar di dunia, setelah Intel dan Samsung. Mereka juga menjadi pemasok chipset mobile terbesar kedua setelah Qualcomm.

Itulah beberapa perusahaan teknologi tertua di dunia yang masih eksis berdiri hinggga sekarang. Gimana, nih, apakah kamu salah satu dari pelanggan perusahaan-perusahaan tersebut?


Loading...
Baca selengkapnya

Rain or shine, I want to see you smile.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close