Internet

Musim Hujan, Jangan Khawatir Masih Ada Alternatif Wisata Indoor Keren di Jogja

Alternatif Wisata Indoor di Jogja – Musim hujan bukanlah penghalang untuk melakukan liburan. Sering kali saat musim hujan orang menjadi malas untuk liburan atau bahkan sekedar untuk keluar rumah.

Namun bagaimana apabila sudah menyusun rencana liburan jauh-jauh hari dan saat hari yang ditunggu tiba justru hujan tak henti-hentinya. Tentu kebanyakan orang akan merasa kesal dan kecewa tentunya.

Alternatif Wisata Indoor Keren di Jogja

Di Jogja ada banyak sekali pilihan wisata indoor yang tidak kalah menarik dengan wisata outdoornya.

Baca jugaBikin Syahdu, Inilah 7 Alasan Kenapa Banyak Orang Jatuh Cinta Pada Jogja

Wisata indoor ini tidak hanya menjadi pilihan kedua ketika sedang hujan, karena pada dasarnya tempat wisata indoor ini memang menarik dengan berbagai keunikannya.

Berikut 9 tempat alternatif wisata indoor keren di Jogja yang tidak boleh kamu lewatkan saat liburan ke Jogja.

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg via baraoutdoor.com

Alternatif wisata indoor yang pertama yaitu Benteng Vredeburg. Benteng Vredeburg merupakan salah satu bangunan peninggalan kolonial Belanda yang berada di Yogyakarta.

Lokasinya pun cukup strategis yang berada tepat didepan Gedung Agung Yogyakarta. Benteng Vredeburg saat ini sudah dijadikan sebagai museum yang didalamnya terdapat koleksi karya seni, patung, bangunan, dan senjata peninggalan kolonial Belanda.

Museum Benteng Vredeburg ini buka pukul 08.00-16.00 WIB dari hari selasa hingga minggu dan libur pada hari senin maupun hari libur nasional.

Bentuk dari Benteng Vredeburg sendiri masih dipertahankan keasliannya sampai saat ini. Bangunan ini memiliki bentuk persegi dan menara penjaga disetiap sudutnya.

Di dalamnya terdapat halaman yang sangat luas dan tertata rapi. Fasilitas yang ada di Benteng Vredeburg yaitu perpustakaan, ruang diskusi dan belajar, ruang pertunjukan, ruang seminar, dan museum tentunya,

Isi di dalam museum Benteng Vredeburg sendiri dibagi menjadi beberapa diorama. Setiap diorama memiliki cerita tersendiri yang menggambarkan bagaimana perjuangan rakyat Indonesia melawan Belanda.

Mulai dari perjuangan Pangeran Diponegoro sampai peristiwa proklamasi digambarkan dengan jelas melalui minirama yang ada di dalam museum.

Harga tiket masuknya pun sangat murah, yaitu Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 2.000 untuk anak. Harga tersebut merupakan harga untuk perhitungan individu.

Taman Pintar

Taman Pintar
Taman Pintar via reportaseharga.com

Taman Pintar merupakan salah satu alternatif wisata indoor di Jogja yang selalu ramai dikunjungi. Taman Pintar pertama kali diresmikan pada tahun 2008 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pemerintah Yogyakarta membangun Taman Pintar sebagai wahana sekaligus tempat bermain bagi para pelajar untuk mendukung kurikulum Pendidikan.

Seiring dengan perkembangan Kota Jogja, Taman Pintar saat ini sudah menjadi salah satu tempat wisata yang tak kalah menarik tentunya.

Terdapat tiga wahana yang dapat dikunjungi di Taman Pintar ini, yaitu wahana pada gedung kotak, gedung oval, dan gedung memorabilia.

Setiap wahana memiliki zona yang berbeda-beda. Wahana di gedung kotak memiliki berbagai macam variasi zona. Wahana di gedung oval terdapat beberapa zona terkait ilmu sains. Wahana memorabilia berisi tentang sejarah dan tokoh Pendidikan.

Taman Pintar buka setiap hari kecuali hari senin dari pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Untuk harga tiket masuknya terdapat beberapa macam tiket yang dibedakan.

Tiket masuk wahana teather 3D sebesar Rp 20.000 untuk umum, tiket planetarium sebesar Rp 15.000 per orang, tiket wahana bahari sebesar Rp 15.000 per orang, dan tiket untuk ketiga wahana yang disebutkan sebelumnya sebesar Rp 15.000 per orang.

Museum Affandi

Museum Affandi
Museum Affandi via sailingstonetravel.com

Buat kamu seorang yang menyukai seni, Museum Affandi dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif wisata indoor yang ada di Jogja.

Museum Affandi merupakan rumah, studio lukis, sekaligus galeri seni milik keluarga Affandi. Sebagai wujud apresiasi atas karyanya, maka dibuatlah Museum Affandi ini.

Ditempat ini para pengunjung dapat melihat berbagai koleksi lukisan dan barang pribadi milik Affandi. Selain itu, pengunjung juga dapat belajar melukis dari para pelukis yang ada disana.

Museum Affandi ini memiliki ciri khas yang unik, yaitu arsitektur yang berbentuk seperti istana negeri dongeng. Atap bangunan ini pun tidak kalah unik dengan bentuk menyerupai daun pisang. Begitu memasuki museum ini, pengunjung akan disuguhkan dengan rindangnya pepohonan yang ada disana.

Harga tiket masuk di Museum Affandi dibedakan berdasarkan pengunjung lokal dan asing. Tiket untuk pengunjung lokal Rp 25.000 dan pengunjung asing Rp 50.000.

Sedangkan apabila membawa kamera, pengunjung akan dikenakan biaya tambahan, yaitu kamera digital sebesar Rp 20.000 dan kamera ponsel sebesar Rp 10.000.

Untuk lokasinya, tempat ini sangat strategis, yaitu berada di Jalan Jogja-Solo. Buat kamu yang ingin berkunjung ke tempat ini, Museum Affandi buka setiap hari senin sampai sabtu pukul 09.00-16.00 dan tutup pada hari minggu atau libur nasional.

Upside Down World

Alternatif Wisata Indoor
Upside Down World via upsidedownworldgroup.com

Upside Down World merupakan tempat wisata yang menyediakan wahana dunia yang terbalik. Seluruh benda yang ada di tempat ini merupakan benda asli yang diletakkan secara terbalik.

Dengan penyusunan benda-benda terbalik tersebut, seolah-olah pengunjung menempel di atap secara terbalik. Keunikan inilah yang menjadikan tempat ini menarik dikunjungi dan cocok sebagai alternatif wisata indoor di Jogja.

Banyak terdapat spot foto menarik di upside down world ini yang dibedakan menjadi beberapa ruangan. Ruang pertama adalah ruang 3D yang berisikan gambar 3D. Ruang makan dengan isi berbagai perabot masak dan meja makannya.

Ruang keluarga yang berisi sofa, tv, meja, dan perabot rumah tangga. Kamar tidur dengan lemari dan berbagai perabotnya. Dan terakhir kamar mandi dan tempat mencuci yang juga dilengkapi dengan aksesoris pendukung.

Upside down world ini buka setiap hari dari pukul 10.00 sampai 19.00 WIB. Harga tiket masuk untuk dewasa yaitu Rp 80.000 dan untuk anak-anak dengan tinggi kurang dari 135 cm sebesar Rp 40.000.

Harga tiket tersebut sudah termasuk semua wahana yang ada di upside down world.

De Arca Statue Museum

De Arca Statue Museum
De Arca Statue Museum via meliwistransport.com

De Arca Statue Museum merupakan salah satu museum menarik yang ada di Jogja. Museum ini berada di kompleks XT Square bersama dengan De Mata Trick Eye Museum.

Museum ini merupakan museum patung pertama dan terbesar di Indonesia. Patung di De Arca Statue Museum ini terbuat dari bahan resin atau getah tanaman.

Patung yang dibuat pun bukan sembarangan, yaitu berupa tokoh-tokoh penting di dunia, superhero, ilmuan, sampai tokoh terkenal.

Semua patung di museum ini dibuat semirip mungkin dengan aslinya, baik ukuran, postur tubuh, hingga gaya dari masing-masing tokoh. Patung yang ada di De Arca Statue Museum dibedakan berdasarkan 3 zona.

Ketiga zona tersebut, yaitu zona tokoh dunia, zona super hero, dan zona campuran. Pengunjung  diperbolehkan berfoto-foto dengan patung tokoh sebagai daya tarik wisata di museum ini.

Museum patung ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif wisata indoor karena keunikan dari museum ini. De Arca Statue Museum buka setiap hari dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB.

Untuk harga tiket masuknya seharga Rp 50.000 untuk dewasa maupun anak-anak. Harga tersebut merupakan harga untuk akhir pekan, sehingga lebih mahal daripada hari biasa.

De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum
De Mata Trick Eye Museum via karir.com

De Mata Trick Eye Museum merupakan museum yang masih satu kompleks dengan De Arca Statue Museum yang berlokasi di XT Square.

Perbedaan dari kedua museum ini yaitu De Mata Trick Eye Museum merupakan museum lukisan 3D. Lukisan 3D yang ada di museum ini pun dibuat menyerupai kenyataan dan unik. Terdapat 120 lukisan 3D di museum ini, sehingga pengunjung dapat berfoto sepuasnya dengan berbagai gaya.

Mengingat banyaknya lukisan 3D yang ada di dalamnya, museum ini pun dibuat dengan konsep labirin agar pengunjung tidak jenuh saat berkunjung ke museum.

Sama seperti De Arca Statue, museum ini juga cocok dijadikan sebagai alternatif wisata indoor karena keunikannya. Bahkan museum ini merupaka satu-satunya museum lukisan 3D yang ada di Jogja.

Museum ini buka setiap hari dari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB. Harga tiket masuk ke museum ini yaitu sebesar Rp 50.000 untuk ke satu wahana saja.

Saat ini di kompleks XT Square terdapat De Mata 1, De Mata 2, dan D’Walik. Sehingga apabila pengunjung ingin memasuki keempat wahana, dapat membeli tiket terusan dengan harga Rp 140.000 per orang.

Museum Gunungapi Merapi

Museum Gunungapi Merapi
Museum Gunungapi Merapi via triptrus.com

Museum Gunungapi Merapi merupakan salah satu wisata yang tergolong edukatif. Sebagai alternatif wisata indoor tentunya, museum ini berisi segala hal tentang Gunungapi Merapi.

Museum ini memiliki bentuk yang unik dengan latarbelakang Gunungapi Merapi. Di museum ini pengunjung akan disuguhkan dengan replika dan visualisai kejadian erupsi Gunungapi Merapi.

Di ruangan lain, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi foto dan berbagai benda sisa letusan Gunungapi Merapi tahun 2006 lalu.

Museum ini juga menyediakan film pendek berdurasi sekitar 24 menit yang menceritakan bagaimana Gunungapi Merapi memberi penghidupan sekaligus menjadi ancaman bagi masyarakat sekitar.

Pengunjung dapat datang ke museum Gunungapi Merapi ini setiap hari selasa sampai minggu dari pukul 08.00-15.30 WIB.

Harga tiket masuk ke tempat ini tergolong sangat murah, yaitu Rp 3.000 untuk masuk ke museum dan Rp 5.000 untuk tiket menyaksikan film.

Tiket tersebut tentunya diluar tiket retribusi masuk ke kawasan Kaliurang karena museum ini memang berada cukup dekat dengan objek wisata Kaliurang.

Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu via phinemo.com

Museum Ullen Sentalu merupakan salah satu alternatif wisata indoor yang letaknya berada di lereng Gunungapi Merapi. Museum ini menyimpan berbagai koleksi tentang budaya Jawa sebagai peninggalan Kerajaan Mataram.

Berbeda dengan museum budaya lainnya, museum ini bernuansa damai dan tenang karena berada di daerah yang jauh dari hingar-binger Kota Jogja.

Museum ini dibagi menjadi beberapa ruangan dengan berbagai koleksi yang berbeda tentunya. Ruang seni dan gamelan menyimpan koleksi seperangkat gamelan.

Ruang Guwo Selo Giri menyimpan lukisan tokoh-tokoh figur Kerajaan Mataram. Ruang Kampung Kambang menyimpan berbagai koleksi batik dan syair, serta ruang Sasana Sekar Buwana.

Pengunjung dapat datang ke museum ini setiap hari selasa sampai minggu pukul 08.30 sampai 16.00 WIB dan tutup pada hari senin.

Harga tiket masuk museum ini juga dibedakan berdasarkan pengunjung lokal dan asing. Tiket pengujung lokal yaitu Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak.

Sedangkan pengunjung asing yaitu Rp 50.000 untuk dewasa dan Rp 30.000 untuk anak-anak.

Museum Dirgantara

Museum Dirgantara
Museum Dirgantara via 2jogja.com

Museum Dirgantara atau juga biasa disebut Museum Dirgantara Mandala merupakan museum milik TNI AU yang memiliki berbagai koleksi terkait Angkatan Udara, termasuk unit pesawat terbang.

Museum ini dibuat di Jogja sebagai bentuk penghormatan karena Jogja merupakan tempat kelahiran TNI Angkatan Udara.

Museum ini juga merupakan gabungan dari museum Ksatria AAU yang awalnya berada di pangkalan udara Adisucipto.

Di museum ini pengunjung dapat melihat bebagai koleksi milik TNI AU, seperti pesawat terbang, foto, diorama, lukisan, pakaian dinas, serta koleksi buku yang disimpan di perpustakaan.

Harga tiket masuk ke museum sangat murah, yaitu Rp 4.000. Museum ini buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 15.00 WIB.

Museum Dirgantara ini cocok buat kamu yang memiliki minat terhadap dunia militer dan sebagai tempat alternatif wisata indoor yang ada di Jogja.

Referensi lain30+ Tempat Wisata Jogja Terindah dan Keren yang paling Populer


Loading...
Baca selengkapnya

Penulis, Traveler, Geographer

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close