Internet

Bukan Hanya Unicorn, Singapura Juga Pencetak Decacorn

Singapura menjadi negara Asia Tenggara yang memiliki jumlah unicorn terbanyak setelah berhasil mengalahkan Indonesia. Negara pimpinan Halimah Yacob itu mengungguli Indonesia setelah memiliki lima unicorn.

Kelima unicorn yang dimiliki oleh Singapura adalah PropertyGuru, Zilingo, Lazada, Bigo, Qoo10. Namun, Negeri Singa tidak hanya unggul dalam jumlah unicorn saja, mereka juga unggul dalam jumlah decacorn, yaitu startup yang berada satu tingkat di atas unicorn atau yang memiliki valuasi di atas USD10 miliar.

Baca juga: Kalahkan RI, Singapura Jadi Penghasil Unicorn Terbanyak di ASEAN

Singapura Punya Dua Decacorn

Saat ini, Asia Tenggara sudah memiliki dua decacorn, yaitu Grab dari Singapura, dan Gojek dari Indonesia. Jika berbicara tentang decacorn Asia Tenggara, maka kedua perusahaan tersebut akan selalu disebut karena publik memang hanya mengenal dua nama tersebut.

Namun itu hanya tahun lalu. Kini, masyarakat harus mengingat satu nama lagi, karena Asia Tenggara telah kedatangan decacorn baru yang bernama SEA Group. SEA Group adalah decacorn yang berasal dari Singapura.

SEA Group sendiri merupakan induk dari e-commerce Shopee, serta developer dan publisher game online Garena, dan dompet digital Airpay. SEA Group juga sudah mencatatkan sahamnya di bursa saham Amerika Serikat.

Kepastian Asia Tenggara kedatangan satu decacorn disampaikan oleh Cento Ventures. Dalam risetnya yang berjudul “Southeast Asia Tech Investment in 2019,” Cento Ventures menyebutkan jika Asia Tenggara telah kedatangan satu decacorn baru, dan decacorn itu adalah SEA Group.

Baca juga: Ini Negara dengan Jumlah Startup Terbanyak di Tahun 2019

Valuasi SEA Group Kalahkan Grab

Jika berbicara tentang masalah valuasi dua decacorn sebelumnya, yakni antara Grab dan Gojek. Selisih valuasi antara Grab dengan Gojek cukup jauh. Mengutip dari CB Insights, Grab saat ini memiliki valuasi sebesar USD14,3 miliar, sedangkan Gojek sebesar USD10 miliar.

Namun, valuasi Grab dan Gojek saat ini tidak ada apa-apanya karena SEA Group memiliki nilai valuasi yang lebih tinggi dibanding Grab dan Gojek. Dilansir dari Deal Street Asia, Senin (17/02/20), SEA Group telah memiliki nilai valuasi sebesar USD18 miliar.

SEA Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Saat ini, mereka juga dikabarkan sedang mengajukan pendaftaran untuk lisensi penuh menjadi bank digital di Singapura. Kabarnya, mereka juga menjadi pemohon tunggal untuk mendapatkan lisensi penuh sebagai bank digital.

“Misi kami selalu untuk kehidupan yang lebih baik dari orang-orang dan bisnis di wilayah kami melalui teknologi, dan kami memiliki rekam jejak yang kuat dalam membangun digital bernilai miliaran dolar kelas dunia bisnis yang terinspirasi oleh misi ini,” ucap Forrest Li selaku Ketua dan Kepala Eksekutif SEA Group.

Baca juga: Daftar Negara Paling Ramah Startup di Tahun 2019

Selain unggul sebagai negara penghasil unicorn dan juga decacorn, Singapura juga mengungguli Indonesia sebagai negara yang ramah startup. Berdasarkan laporan dari CEO World Magazine pada tahun 2019, Singapura menduduki posisi ke-13 sebagai negara yang ramah untuk bisnis startup, sedangkan Indonesia hanya berada di posisi ke-33.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close