Internet

Ikuti Jejak Apple, Microsoft Juga Ikut Tutup Tokonya

Corona atau yang familiar dengan nama COVID-19 telah mengguncang dunia kesehatan. Bukan hanya mengguncang dunia kesehatan saja, namun Corona juga turut serta mengguncang dunia bisnis di mana beberapa bisnis terpaksa tutup akibat virus tersebut.

Salah satu bisnis yang terpaksa tutup akibat COVID-19 adalah toko offline milik Apple. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino itu telah membuat pengumuman kepada publik bahwasanya toko offline-nya yang berada di luar China akan tutup hingga 27 Maret mendatang.

Baca juga: Apple Tutup Semua Toko di Luar China Hingga 27 Maret

Microsoft Juga Ikut Tutup Tokonya

Mewabahnya COVID-19 memaksa perusahaan dan juga instansi pemerintah untuk bekerja dari rumahnya. Adapun untuk perusahaan yang bergerak di sektor perangkat keras, maka mereka memilih untuk menutup tokonya guna menghindari penyebaran Corona yang lebih tinggi.

Selain Apple yang memilih untuk menutup tokonya di belahan dunia hingga tanggal 27 Maret, Microsoft juga ikut melakukan hal yang serupa dengan Apple. Perusahaan pimpinan Satya Nadella itu juga sudah mengumumkan bahwa pihaknya akan menutup seluruh tokonya yang ada di belahan dunia melalui email ke para pelanggannya.

“Kami menutup lokasi Microsoft Store untuk membantu melindungi kesehatan dan keselamatan pelanggan serta karyawan kami. Selama waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, cara terbaik yang dapat kami lakukan untuk melayani Anda adalah dengan melakukan segala yang kami bisa untuk membantu meminimalkan risiko penyebaran virus.”

Dilansir dari Engadget, (18/3/2020), Microsoft tidak menyampaikan batasan waktu terkait penutupan tokonya. Pihak perusahaan hanya menyampaikan bahwasanya para karyawan akan tetap digaji sesuai dengan jam yang sudah dijadwalkan secara teratur.

Di akun Twitter resminya, pihak Microsoft juga mengungkapkan bahwasanya mereka termasuk perusahaan yang tergabung ke dalam komunitas sehat dan aman bersama dengan beberapa perusahaan lain seperti Facebook, Google, LinkedIn, Reddit, Twitter, dan juga YouTube.

Baca juga: Cegah Corona, Perusahaan Teknologi Serukan Kerja di Rumah

Sebelumnya, beberapa perusahaan teknologi asal Amerika Serikat telah mengimbau para karyawannya untuk bekerja di rumah, termasuk Microsoft. Adapun untuk divisi yang mengharuskan bekerja di kantor, perusahaan-perusahaan teknologi tersebut telah memberikan aturan yang ketat.

Pemerintahan Amerika Serikat sendiri telah mengeluarkan imbauan terkait pertemuan bisnis di tengah wabah virus Corona yang semakin menjadi. Pemerintahan Negeri Paman Sam meminta para pelaku bisnis apabila menghadiri pertemuan hanya dihadiri sepuluh orang saja dan tidak lebih. Semua itu bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close