Internet

Latah Saingi Zoom, Facebook Luncurkan Messenger Rooms

Pandemi COVID-19 telah membuat layanan panggilan audio dan video naik daun. Salah satu layanan yang mendapatkan keuntungan dari adanya pandemi COVID-19 adalah Zoom di mana layanan panggilan audio dan video tersebut telah mendapat lonjakan jumlah pengguna yang begitu besar.

Keberhasilan Zoom dalam menggaet jumlah pengguna yang begitu banyak dalam waktu singkat pun membuat para pesaingnya iri. Bahkan, perusahaan yang sebelumnya tidak membuat layanan panggilan audio dan video pun mulai meluncurkan layanan serupa guna menyaingi Zoom dan mendapatkan pengguna yang banyak pula.

Baca juga: Cara Undang 8 Partisipan di Panggilan Audio Video WhatsApp

Facebook Luncurkan Messenger Rooms untuk Saingi Zoom

Seperti yang sudah diketahui, pesaing Zoom ada beberapa, di antaranya adalah Google dengan Meet, Microsoft dengan Teams, dan Facebook dengan Messenger Rooms. Sebenarnya, Facebook sudah memiliki banyak layanan untuk menyaingi Zoom.

Namun, perusahaan tersebut lebih memilih untuk menghadirkan platform baru dalam upayanya menggeser dominasi Zoom. Dan platform yang mereka hadirkan itu bernama Messenger Rooms, sebuah platform yang mendukung layanan panggilan video hingga 50 orang dan bisa diakses dengan mudah melalui Facebook Messenger.

Seolah menyindir Zoom, pihak Facebook mengatakan jika peluncuran Messenger Rooms ini dibuat untuk para pengguna yang menginginkan keamanan privasinya terjamin. Zuckerberg dalam sebuah pernyataannya mengatakan jika Messenger Rooms juga akan memberikan kontrol privasi yang sangat spesifik kepada para penggunanya.

Sebenarnya, tanpa meluncurkan platform baru pun, Facebook tetap bisa menyaingi Zoom setelah memberikan banyak pembaruan di beberapa platformnya. Seperti yang sudah diketahui, Facebook telah melakukan pembaruan di WhatsApp dan juga Instagram.

Baca juga: Siaran Langsung Instagram Sekarang Bisa Ditonton di Web

Di WhatsApp, Facebook telah memperbarui panggilan audio dan video yang sebelumnya hanya bisa untuk empat partisipan menjadi delapan partisipan. Pembaruan sendiri sudah diluncurkan secara global, yang artinya sudah bisa diakses oleh para pengguna yang ada di seluruh dunia.

Adapun untuk Instagram, Facebook telah meluncurkan fitur Co-Watching. Selain itu, pihak perusahaan juga sudah memungkinkan para penggunanya untuk menonton live-streaming via web sehingga ada banyak sekali pilihan yang ditawarkan oleh perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg tersebut.


Loading...
Baca selengkapnya

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close