Memilih Hosting

Memilih Hosting US, Indonesia, Atau Singapura ? Mana Lebih Baik?

Memilih hosting adalah salah satu kebutuhan yang sangat vital bagi sebuah blog. Apalagi bila blog tersebut memakai platform wordpress, yang merupakan salah satu mode terbaik saat ini dan digunakan puluhan juta blogger di seluruh dunia.

Bahkan salah satu blogger sukses di dunia, Pete Cashmore membangun fondasi blognya menggunakan platform ini. Bila di blogger ada contoh teladan seperti Linda Ikeji yang menggunakan template dan hosting default ( bawaan Google ). Maka Pete Cashmore pendiri Mashable.com, adalah blogger kondang di dunia dengan topik teknologi dan wawasan bisnis digital yang sampai saat ini masih menggunakan WordPress sebagai hosting dan platformnya.

Sebenarnya, antara platform Blogger dan WordPress tidak perlu banyak didebatkan karena semuanya punya kelebihan dan kelemahan tersendiri.

Namun salah satu poin penting dari perbedaan di atas adalah prospek jangka panjangnya.

Mari kita flashback sejenak

Anda harus tahu bahwa banyak aplikasi besar di dunia saat ini menggunakan platform blog sebagai awal perilisannya . Apa contohnya? Sebut saja Groupon.

Groupon adalah aplikasi yang sangat bernilai di dunia pada awal 2010, dengan nilai valuasi puluhan triliiun rupiah, Groupon menawarkan kemudahan yang sangat menarik. Apa itu ?

Groupon adalah situs marketplace kupon / potongan harga . Jadi , para pengejar harga miring ( diskon) , bisa berburu produk / jasa yang murah meriah di sini. Dan para merchant bisa leluasa berpromosi secara gratis lewat aplikasi yang telah diunduh puluhan juta pengguna di seluruh dunia ini.

Namun untuk anda ketahui , bahwa  Groupon memulai semua usahanya dari sebuah blog. Ya, sebuah blog.

Loading...
Memilih Hosting
Andrew Mason via http://alchetron.com

Andrew Mason, pendirinya , menggunakan blog untuk mengumpulkan informasi kupon murah di sekitar Amerika secara manual. Mensubmit secara manual, dan menghubungi para klien serta merchant secara manual pula via email.

Hingga akhirnya bisnis tersebut diinvestasi oleh bos nya sendiri dengan nilai U$1000.000 atau setara dengan Rp.13 Milyar ( dalam kurs saat ini ) . Semakin lama, bisnis Groupon makin besar, dan berhasil melakukan ekspansi sampai ke seluruh dunia , bahkan sampai ke Indonesia.

Indonesia sendiri merupakan salah satu bagian dari ekspansi Groupon di dunia, produk nya adalah Groupun Disdus yang dibuat oleh Ferry Tenka ( pendiri Bilna saat ini ) .

Contoh kecil lain adalah Femaledaily.com , salah satu website besar di Indonesia yang didirikan oleh Hanifa Ambadar hadir dalam berbagai varian saat ini, mulai dari forum, aplikasi , sampai majalah,  dimulai dari sebuah blog kecil yang ditulis sendiri oleh para foundernya.

Setelah mendapat investasi dari East Venture senilai sama dengan Groupon, Femaledaily.com berhasil mengembangkan platform blog nya menjadi website raksasa dengan berbagai varian produk.

Apa arti dari cerita di atas ?

Pikirkan jangka panjang blog anda

Anda mungkin bisa memulai bisnis dari sebuah blog gratis, memang. Banyak yang telah membuktikannya.

Namun anda takkan bisa menjadikan sebuah blog dari platform gratis itu menjadi varian produk lain seperti forum online. Website besar dengan berbagai fitur, atau situs pengumpul video layaknya Youtube hanya dengan fitur default yang sederhana.

Anda perlu wordpress, joomla, dan platform lain dalam mewujudkannya, agar jangka panjang blog anda terjamin.

“ Ingat, pikirkan jangka panjang blog anda, pikirkan upgrade ke depannya “

Nah, tentunya kalau anda ingin membangun blog yang self host seperti WordPress , anda harus memilih hosting yang terjamin mampu memberikan kemudahan akses bagi pengunjung. Sebut saja blog Klikmania.net ini yang saya rasa sangat ringan dalam akses tiap halamannya.

Tak jarang, dengan kemudahan yang ditawarkan pada para pengunjung , blog ini berhasil merajai berbagai kata kunci dan halaman pertama di Google.

Hal ketiga yang diperlukan dalam SEO adalah Hosting , setelah konten dan template.

Maka, mari kita pikirkan sejenak, bila anda kini , atau sebentar lagi akan mempunyai blog, maka platform hosting mana yang tepat ?

Itu terserah pribadi anda masing-masing.

Harus selektif memilih hosting

Memilih Hosting

Lalu, dalam melihat penyedia hosting yang banyak sekali ragamnya di internet, hal yang harus anda perhatikan selain kredibilitasnya adalah dimana mereka menempatkan sebuah server.

Apakah menyewa server dari US ( Amerika Serikat ) sana, dari Singapura, atau membeli sendiri dan mengoperasikan server secara mandiri dari Indonesia ?

Bagi anda yang masih awam , mungkin bertanya-tanya : “ Ternyata server hosting punya perbedaan tersendiri “ .

Ya, anda benar. Server juga punya perbedaan sehingga anda harus jeli dalam memilih hosting dalam banyak ditawarkan provider.

Saya sendiri baru menyadari hal ini, ketika hendak membeli hosting yang dalam masa promo di salah satu penyedia jasa , dimana sangat jelas perbedaan harga antara server hosting yang ada di Amerika Serikat, dan di Indonesia.

Kelebihan server hosting Amerika (US)

Biasanya, server hosting di Amerika Serikat tergolong sangat murah, karena memang negara tersebut adalah pusat informasi data global, didukung oleh koneksi internasional yang cepat, dan kuota yang sangat kaya. Amerika Serikat murah , karena memang di sana merupakan basis dari berbagai teknologi dunia.

Untuk lebih menyederhanakannya, cobalah untuk menggunakan fitur Who.is untuk tiap domain yang anda kenal, banyak website yang meletakkan perawatan domain dan hostingnya di luar negeri, baik itu di Indonesia maupun negara lain di luar Amerika. Negara ini merupakan idaman para blogger, dan penggiat teknologi.

Namun tentu , murah berarti ada konsekuensi yang harus anda terima.

Karena server hosting di Amerika Serikat cepat, bukan berarti pengunjung dari Indonesia akan cepat dalam membuka tiap laman di blog anda. Inilah pembedanya.

Bila anda menggunakan shared hosting dari Amerika Serikat, dan yang membuka blog anda berasal dari luar negeri atau di Amerika Serikat itu sendiri,  maka aksesnya tergolong sangat cepat.

Sebaliknya, bila anda menggunakan shared hosting di Amerika, pengunjung lokal akan lebih lama mengaksesnya, sedangkan pengunjung dari luar negeri , akan lebih cepat.

Menggunakan shared hosting dari Indonesia memang direkomendasikan bila blog anda berbahasa Indonesia dan pastinya pengunjung blog anda berasal dari Indonesia.

Namun itu tadi, dengan kemudahan akses, harga yang anda bayar juga cukup mahal bila menggunakan shared hosting asal Indonesia.

Tidak jauh memang harga antara memilih hosting Indonesia dan Amerika Serikat, namun bagi banyak blogger selisih harga Rp.5000,- saja kadang harus dipikirkan matang-matang. Itulah karena blogger sudah banyak belajar , sulitnya mencari uang dari blog, perlu proses yang lama, dan pembelajaran terus menerus. Sehingga mereka sangat memperhatikan pengeluaran dan berusaha menekannya sedalam mungkin.

Berapa lama perbedaan waktu antara akses satu server hosting dengan server lainnya ?

Itu tergantung banyak hal. Letak server memang tidak mendominasi dan berpengaruh signifikan dalam kecepatan akses blog , masih ada poin penting seperti berat blog, beratnya template, dan kuantitas jumlah pengunjung yang sedang online di satu waktu.

Namun bila kita pukul rata, perbedaan kecepatan hanya sepersekian detik saja, atau tidak harus menunggu hitungan menit.

Ya, memang hanya hitungan detik perbedaannya, tapi banyak survey di internet yang menyatakan bahwa pengunjung malas membuka blog yang lelet , atau mereka lebih baik mencari blog lain , daripada harus menunggu 5 sampai 30 detik untuk mengakses sebuah blog  .

Cukup egois bukan para pengunjung blog itu ?

Bila dipikir memang ada benarnya, coba tarik sendiri dalam diri anda, apakah mau menunggu waktu beberapa detik menunggu satu laman sebuah blog , hingga terbuka dengan sempurna ?

Bagi saya jawabannya jawabannya : Tidak.

Namun itu tarik saja ke dalam diri anda sendiri, bisa saja ada yang bersabar dan ada yang langsung emosi.

Oh iya, ada satu lagi yang kelewatan. Server Hosting di Singapura.

Banyak blogger yang menyarankan jenis server ini, mengapa ? Karena ini adalah jalan tengah di antara keduanya.

Bila kita pukul rata dan menyebut blog anda ringan dalam bobot, ringan dalam template, tidak banyak iklan yang memberatkan, dan lain sebagainya,  maka menggunakan server Singapura cukup direkomendasikan bagi pengunjung blog lintas dunia.

Bila blog anda bersifat fleksibel, berbahasa Inggris, dan menyasar pangsa dunia , server ini  bisa direkomendasikan. Karena letak Singapura sendiri sangat dekat dengan Indonesia, dan lagi , Singapura juga mulai menyusul Amerika Serikat sebagai pusat informasi dunia.

Apalagi mengingat banyak orang Indonesia yang juga terbiasa menggunakan bahasa Inggris, meskipun jumlahnya hanya sepersekian persen. Sehingga server hosting Singapura bisa jadi pertimbangan.

Harga hosting yang berada di Singapura juga tidak terlampau mahal.  Selisih nya ringan, anda bisa cek sendiri di penyedia jasa hosting pilihan anda.

Solusi Diantara Ketiga Server Hosting di Atas

Selalu ada solusi atas tiap masalah terutama dalam memilih hosting. Nah, bagaimana untuk meningkatkan kecepatan blog secara signifikan meskipun menggunakan hosting dengan regional segmen pembaca yang berbeda ?

Jawabannya, gunakanlah Web Accelator.

Apa itu Web Accelator ?

Singkatnya, Web Accelator ini akan mempercepat akses blog anda hingga 10 kali lipat. Fitur ini masih baru di Indonesia, dan saya belum mencobanya. Jadi belum bisa memberikan refrensi leluasa untuk anda. Namun sudah ada beberapa blog yang memberikan testimoni positif , salah satunya adalah MalangVoice.

Tapi memang, untuk mendapat fasilitas seperti ini anda harus membelinya lagi. Kisaran harga Rp.50.000 tiap bulannya, silahkan cek di penyedia layanan hosting milik anda.

Akan kita bahas secara lebih mendalam di artikel-artikel berikutnya. Tetap setia, di Klikmania.net !

Penutup

Ketiga pilihan server hosting di atas kembali lagi kepada anda , yang mana lebih anda suka dan yang lebih tepat untuk ditempatkan ke dalam blog .

Karena hosting adalah bagian yang sangat penting. Jangan sampai salah  memilih hosting atau karena kualitas hosting yang buruk, artikel yang sudah susah payah anda tulis, tidak banyak mendapat simpati dari para pembaca.

Demikian artikel ini saya sudahi, semoga bermanfaat !


Loading...

Bagikan

Penulis

Andre Zalukhu
Andre Zalukhu
Gagal Adalah Bukti Eksistensi, Tiada Hari Tanpa Mencoba Lagi. Penulis adalah seorang blogger aktif , baru memulai aktivitas blogging di tahun 2016. Penulis adalah seorang full timer blog, sebelumnya cuma seorang pelajar yang lelah dengan nuansa akademik yang kaku. Sedang progress mengelola 10 blog dengan niche berbeda. Penulis dapat ditemukan di blog pribadinya, www.andrezalukhu.com. Blog pribadi memang jarang ditulis, namun segera diisi untuk perkenalan yang langgeng . Terima kasih atensinya. Keep posting !
Andre Zalukhu

Penulis

Gagal Adalah Bukti Eksistensi, Tiada Hari Tanpa Mencoba Lagi. Penulis adalah seorang blogger aktif , baru memulai aktivitas blogging di tahun 2016. Penulis adalah seorang full timer blog, sebelumnya cuma seorang pelajar yang lelah dengan nuansa akademik yang kaku. Sedang progress mengelola 10 blog dengan niche berbeda. Penulis dapat ditemukan di blog pribadinya, www.andrezalukhu.com. Blog pribadi memang jarang ditulis, namun segera diisi untuk perkenalan yang langgeng . Terima kasih atensinya. Keep posting !

Komentar

    Avatar

    masFa

    ( - 17:28)

    saya baca dari atas sampai bawah memang menarik mas… bicara hosting memagn jangka kedepannya perlu banget untuk situs yang ingin berkibar…
    kalau saya belum nyampe mas, masih bau kencur soalnya..belum nyampe mikirin beli hosting..hehe

    Avatar

    Sebenernya saya pingin pakai self hosting, tapi sementara ini cukup pakai blogger namun pakai custom domain.

      ganisebastian

      ganisebastian

      ( - 06:17)

      Wah itu juga sudah bagus mas Widodo,,yang terpenting adalah konsisten. 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *