Memilih Rekan Bisnis

Cara Mudah Memilih Rekan Bisnis Agar Usaha Kita Maju Dengan Pesat

Dalam memulai bisnis terkadang kita memerlukan partner bisnis. Dimana rekan bisnis memiliki peranan penting dalam mengembangkan suatu usaha. Dengan memilih rekan bisnis, kita bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing untuk mencapai hasil maksimal.

Pada umumnya seseorang yang akan mendirikan suatu usaha akan memilih rekan bisnis dari orang terdekatnya, baik itu keluarga maupun teman dekat. Alasan pemilihan rekan bisnis dari kalangan keluarga maupun teman dekat ini biasanya dilandaskan atas saling mengenal pribadi masing-masing.

Tidak salah memang, tapi biasanya justru ini bisa jadi ‘racun’ suatu saat nanti. Karena beberapa sifat orang terdekat tersebut biasanya, saat berbicara investasi, pembagian hasil dan lain-lainnya, seringkali digampangkan.

Padahal dalam berbisnis justru hal itulah poin terpenting dalam menjalin kerjasama bisnis dengan siapa pun.
Apakah tidak boleh memilih orang terdekat kita sebagai rekan bisnis?

Jawabannya tentu saja boleh. Apalagi orang terdekat sudah kita kenal dengan baik dan paham akan kemampuannya, tapi kita harus bisa menjaga komitmen untuk selalu bersikap profesional.

Lalu, bagaimana caranya memilih rekan bisnis yang baik agar usaha yang kita lakoni bisa berjalan lancar dan mendulang sukses?

Cara mudah memilih rekan bisnis agar usaha kita maju pesat

Memilih Rekan Bisnis
Pertner bisnis via http://mebiso.com

1. Menyukai jenis usaha yang dibisniskan

Adalah hal yang tidak lucu jika usaha yang ingin dimajukan bukan sesuatu yang menarik bagi rekan bisnis kita. Dimana rekan bisnis kita harus menyukai jenis usaha yang ingin dikembangkan. Ambil contoh kita ingin mengembangkan usaha bisnis online, tapi rekan kerja yang akan kita pilih tidak mengerti akan pengoperasian koperasi. Tentu akan sangat berabe nantinya.

Loading...

Atau kita memilih usaha makanan, sementara rekan bisnis kita lebih tertarik ke dunia otomotif. Akan sangat tidak nyambung nantinya. Apalagi jika rekan bisnis kita tidak mengenal urusan masak-memasak! Dalam hitungan hari, bisa gulung tikar kita.

2. Memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan usaha bersama

Rekan bisnis yang memiliki komitmen yang kuat akan siap menghadapi resiko dalam bisnis yang memang selalu menghadang di setiap usaha. Selain itu juga akan siap menghadapi keberhasilan, artinya ia tidak akan bertindak negatif terhadap usaha dengan membawa lari keuntungan yang telah didapat dan sebagainya.

3. Track Record yang baik

Memilih rekan bisnis tentunya berbeda dengan memilih karyawan. Salah pilih karyawan mungkin tidak terlalu besar dampaknya, tapi jika salah pilih rekan bisnis bisa panjang urusannya. Oleh sebab itu, dalam memilih rekan bisnis harus dilihat track recordnya.

Track record sendiri merupakan hal yang sangat penting mengingat rekan bisnis yang diajak kerjasama tersebut bisa berasal dari berbagai kalangan. Dimana bisa jadi kita belum mengenal sama sekali rekan bisnis kita tersebut. untuk itu kita dapat melakukan penelitian kecil-kecilan untuk mengetahui track record rekan bisnis kita tersebut, bisa dengan mengetahui latar belakang dan pengalaman bisnis calon rekan bisnis kita.

4. Bisa dipercaya

Dipercaya dalam artian bukan hanya kepercayaan dalam hal karakter, tapi juga bisa dipercaya dalam menjalani tugas dan tanggung jawab.

Ketika kita telah memilih rekan bisnis apa tahap selanjutnya yang akan harus dilakukan?

Hal yang harus Anda lakukan agar bisa menjalankan bisnis

  1. Memiliki kesamaan Visi: kerjasama yang baik akan bisa terbentuk jika anda dan rekan bisnis anda memiliki visi dan tujuan yang sama dalam menjalankan usaha.
  2. Temukan Chremistry: hal ini sangat penting dilakukan agar tumbuh kepercayaan anda dan rekan bisnis anda.

Lalu bagaimana caranya agar tidak tertipu rekan bisnis?

Berikut tips agar anda tidak tertipu rekan bisnis

1. Jalin Hubungan Profesional

Walaupun anda memilih rekan bisnis dari kalangan terdekat anda bukan berarti dalam menjalankan bisnis asal ‘jadi’. Bisnis atau usaha harus dibangun dengan sistem yang jelas dan profesional.

2. Bangun Organisasi

Ini hal penting lainnya, dimana dengan membangun organisasi akan jelas siapa yang akan memimpin siapa yang dipimpin? Apa tugasnya? Batas kewenangannya? Dan jangan lupa tetapkan hak dan kewajiban, mulai dari investasi hingga pembagian keuntungan.

3. Berlandaskan Hukum

Baiknya, setiap kesepakatan yang dibuat berada di bawah pengawasan penegak hukum. Jadi, setiap ada pelanggaran dapat ditindaklanjuti secara tegas.

4. Lakukan Evaluasi

Dimana evaluasi ini dapat dilakukan mingguan, bulanan atau dwibulanan. Selain untuk memantau apabila ada kejanggalan dalam bisnis, juga berfungsi memperbaiki kekurangan dan meningkatkan setiap kelebihan.

Baca juga : Investasi Benda Seni Menawarkan Keuntungan Berlipat Ganda


Loading...

Bagikan

ionenasition

Penulis

Seorang Pekerja Yang Tergila-gila Dengan Dunia Tulis Menulis. Anda Dapat Menjumpai Saya Di: https://www.instagram.com/ionenasution/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *