in ,

4 Jenis Konten Blog yang Wajib Dimiliki Agar Mendatangkan Banyak Pengunjung

Jenis Konten Blog
Jenis Konten Blog

Jenis Konten Blog yang ramai pengunjung – Banyak dari kita yang menganggap konten adalah raja. Semakin bagus kontennya, semakin bagus pula hasil yang akan didapat. Setiap blogger dan content creator pasti sudah tahu hal ini.

Konten sepertinya bisa membuat sesuatu terlihat menjadi nyata. Dengan beberapa jenis konten blog yang mumpuni, banyak juga blogger yang memiliki keahlian lain seperti menjadi buzzer.

Bagi pebisnis online yang bermain di copywriting dan content marketing pasti sudah familiar dengan konsep ini. Namun, bagi pebisnis online yang ‘abu-abu’, biasanya akan mematahkan protokol yang telah diciptakan oleh mesin pencari Google.

Selalu saja ada trik untuk membuat konten blog menjadi unik 100%, lolos copyscape dan bisa dipercaya Google. Ini sudah lazim dan mungkin sudah menjadi budaya.

Jika Anda termasuk orang yang lebih mendalami dunia blogging, ada beberapa aturan khusus yang harus diterapkan. Sekiranya ada 5 tujuan dari semua konten yang kita publikasikan.

Blog untuk mendatangkan traffic baru dan unique visitor.

  • Membangun relasi dengan pembaca
  • Mengedukasi audience sesuai dengan gaya bahasa kita
  • Menunjukkan kepemimpinan dan keahlian yang kita miliki sebagai blogger
  • Make money (ini yang paling banyak diidamkan)

Untuk mencapai tujuan tersebut, kita tentu harus membuat strategi dan perencanaan yang matang. Tujuan tersebut tidak akan datang dengan sendirinya, semua harus diperjuangkan agar bisa berhasil.

Namun, kita perlu tahu bahwa konten blog yang dibuat tidak akan mampu mencakup segala hal. Kita perlu berjuang dan bersabar dalam membangun blog yang kita idamkan.

Kita perlu konsisten terhadap apa yang kita lakukan saat ini, karena mayoritas pembaca menyukai konsistensi.

Mereka mungkin suka dengan cara penulisan, gaya bahasa atau konten yang mampu memberikan solusi terhadap suatu permasalahan.

Jadi, kita perlu membuat strategi yang bagus untuk mengisi blog kita dengan konten-konten yang disukai pembaca.

4 Jenis konten blog yang wajib dibuat oleh para blogger

1. Evergreen Content (Konten Abadi)

 

Semua content writer mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah konten abadi. Dalam bahasa Inggris, Mark W Schaefer menyebutnya dengan evergreen content.

Maksud dari konten abadi adalah konten jenis ini bisa sangat relevan dan berguna dalam kondisi apapun, dimanapun dan kapanpun.

Misalnya saya posting konten di tahun 2010, maka hal ini masih bisa berguna dan relevan dengan kondisi di tahun 2017 nanti. Jenis konten blog ini mampu menjawab pertanyaan universal dan sifatnya tak lekang waktu.

Jika Anda ingin memiliki traffic stabil beberapa tahun mendatang, maka Anda harus membuat konten ini lebih banyak lagi. Setidaknya, buatlah evegreen content sebanyak 24 konten dalam satu tahun.

Baca : Tips Sederhana Membuat Evergreen Content Untuk Menghasilkan Trafik Blog Anda

Artinya Anda perlu update 2 kali dalam sebulan. Lebih dari itu tentu saja lebih baik, asalkan kontennya berbobot dan berkualitas.

Namanya juga konten abadi, maka jumlah pencariannya relatif besar dan kompetitif. Secara umum, jenis konten blog ini lebih mengacu pada keyword 2 sampai 4 kata saja bukan untuk long tail.

Meski akan dicari oleh banyak pembaca, menjadi nomor wahid dengan keyword ini bukan hal mudah. Harus ada strategi SEO yang mumpuni agar bisa bersaing di keyword ini dan bertahan selama beberapa periode.

Untuk yang suka main SEO baik itu blackhat atau whitehat, kita masih bisa melakukan teknik optimasi off-page dan on-page. Namun bagi blogger ‘tulen’, konten yang kualitasnya tinggi menjadi andalannya.

Dengan konten berkualitas ini, tulisan seorang blogger ‘tulen’ bisa menjadi referensi dan secara otomatis mendapatkan backlink.

Dalam ranah blogging for bussines, isi dari konten evergreen dapat dikolaborasikan dengan pengalaman mereka dalam membangun proyek yang pernah dikerjakan.

Karena pengalaman ini, sudah tentu penulisnya bisa memahami lebih dalam mengenai setiap detail yang akan dibalas. Karena hal inilah akan tercipta sebuah konten evergreen yang berbobot dan mendalam.

2. Soul Content

Maksud saya, konten ‘jiwa’ ini lebih condong memunculkan ciri khas penulis di balik sebuah karya tulis. Hal ini bisa membangun ikatan inter personal yang akan memunculkan kepercayaan antara penulis dan pembaca.

Kalau membaca tulisannya, pembaca bisa menjadi lebih terpikat terhadap apa yang telah ditulis. Jenis konten blog seperti ini umumnya mengandung sederetan kata yang bisa membuat aura tertentu yang tidak biasa, hal ini bisa disebut juga dengan personal branding.

Untuk menulis konten seperti ini Anda sebenarnya cukup ikuti kata hati dan tentukan value dari apa yang ingin Anda tulis. Dengan begitu, Anda bisa mendapat konten blog terbaik untuk dibaca oleh banyak audience.

Pada sebuah corporate blog, menciptakan soul content berarti mengembalikan apa yang seharusnya, yaitu nilai/value perusahaan itu sendiri.

Pada blog bisnis (corporate), membuat konten jenis ini artinya mengembalikan apa yang seharusnya diprioritaskan, yakni nilai tambah dari perusahaan itu sendiri. Ini juga bisa menjadi karakteristik tertentu sebagai tanda pengenal kepada pembaca.

Misalnya saja pada perusahaan digital agency, daripada membuat konten teknis yang bikin pusing, tentu jauh lebih baik jika memberi penjelasan proses kreatif yang terjadi pada setiap proyek perusahaan.

Konten blog seperti ini juga bisa menjaring pengunjung lebih banyak lagi dibanding kita membuat konten-konten berat yang membosankan.

3. Breakfast Content

Bisa dibilang begitu mungkin karena konten ini seperti kita sedang beristirahat. Rasa-rasanya ingin memakan makanan yang fresh, baunya sedap dan kita benar-benar ingin memakannya.

Sama halnya dengan breakfast content, kita bisa menceritakan suatu hal dengan bahasa dan gaya penulisan yang kita tahu. Setidaknya,jeni konten blog seperti ini bisa menghadirkan sisi ‘manusia’ dari si penulis.

Konten ini akan membuat pembaca tetap tertarik meskipun itu corporate blog, karena keindahan dan kejujurannya dalam penulisan.

Breakfast content juga bisa menjadi pembeda, apakah tulisannya ditulis dengan gairah atau hanya sekadar untuk memperbanyak konten blog.

Konten jenis ini juga harus benar-benar ditulis oleh orang yang betul-betul paham mengenai topiknya, bukan ditulis oleh seorang penulis lepas yang belum tahu benar topik bahasannya.

4. Post-it Content

Apakah Anda tahu apa itu post-it? Iya itu, yang umumnya berwarna kuning dan suka ditempel dimana-mana.

Kita juga perlu jenis konten blog yang seperti ini. Singkat, ringan dan to the point terhadap suatu permasalahan.

Konten ini juga dapat mengisi hampir keseluruhan konten di blog Anda (sekitar 60-70%) karena pembawaannya yang ringan dan mudah dicerna.

Baca juga:

Sekiranya, jenis konten blog ini bisa dijadikan ladang informasi seputar berita terbaru (up-to-date). Meski tidak membuat blog kita menjadi lebih unik dengan yang lain, konten ini bisa memaksimalkan jumlah index artikel di Google.

Jika banyak artikel yang sudah terindex, maka traffic blog Anda bisa lebih mudah berdatangan. Akan tetapi, jika bahasannya berupa berita, maka kemungkinan besar hanya akan relevan selama beberapa periode saja.

Happy blogging!

Author Rifa

Seorang blogger asal Sumedang, Jawa Barat. Aktif menulis dan berjualan online.

Komentar

Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0