Internet

Bukan Instagram Atau YouTube, Ini Aplikasi Terlaris Sepanjang 2019

Aplikasi mobile secara global berkembang sangat pesat di layanan penyedia aplikasi seperti Google Play Store dan Apple App Store selama kuartal ketiga 2019. Bahkan, aplikasi terlaris untuk tahun ini (selain game) mencapai penghasilan ratusan triliun rupiah.

Pemasukan yang diperoleh aplikasi tersebut berasal dari pembelian di dalam aplikasi, iuran berlangganan, serta pembelian aplikasi untuk versi premium.

Menurut laporan riset terbaru dari situs Sensor Tower secara global, pengguna App Store menjadi pihak yang paling banyak membelanjakan uang untuk berbagai layanan aplikasi, yakni sebesar 65 persen. Sedangkan untuk pengguna Play Store hanya 35 persen.

Hasil analis dari situs tersebut juga menunjukkan, pendapatan aplikasi mobile naik 22,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari awalnya 17,9 miliar dolar AS (sekitar Rp 252,9 triliun) menjadi 21,9 miliar dolar AS (sekitar Rp 309,4 triliun).

Aplikasi Terlaris Sepanjang 2019

aplikasi terlaris 2019
Gambar : SensorTower

1. Tinder

Tinder menjadi aplikasi terlaris selama kuartal ketiga 2019 dengan penghasilan sekitar 233 juta dolar AS (sekitar Rp 3,3 miliar), naik 7 persen dari tahun-ke-tahun.

Aplikasi kencan online terbesar di dunia ini bahkan terpopuler juga di Indonesia dan telah berhasil merebut lebih dari 50 juta orang pengguna.

Salah satu fitur unik dari Tinder adalah langsung bisa terhubung dengan akun pengguna Instagram.

2. Netflix

Netflix menjadi aplikasi terlaris kedua, layanan streaming ini meraup penghasilan 213,7 juta  dolar di kuartal ke tiga 3.

Aplikasi video streaming populer ini telah melampaui sekitar 1,4 miliar dolar dari total pendapatan kotor di seluruh dunia di App Store dan Google Play.

Netflix memperoleh banyak pengguna baru dari AS, Brasil, dan India masing-masing menyumbang 19, 13, dan 10 persen dari semua unduhan.

Sedangkan dalam hal pendapatan, AS memegang bagian terbesar dan menyumbang hampir 55 persen dari pendapatan kotor Netflix. Inggris mewakili pasar terbesar berikutnya pada angka 4,7 persen.

Baca juga : Netflix Hadir Di Indonesia: Bagaimana Cara Daftar Netflix Dan Berlangganan?

3. YouTube

Selama triwulanan, pendapatan dari aplikasi YouTube tidak pernah menurun. YouTube menghasilkan pertumbuhan pendapatan sebesar 16 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 164 juta dolar AS (sekitar Rp 2,3 miliar).

4. IQIYI

IQIYI merupakan aplikasi edit dan pemutar video dari China, meskipun belum begitu familiar di Indonesia, aplikasi ini terdaftar sebagai salah satu aplikasi terlaris dari lima besar aplikasi dengan pendapatan terbesar.

Situs Sensor Tower mencatat pendapatan kotor lebih dari 39,2 juta dolar yang mewakili pertumbuhan 3 persen tahun-ke-tahun dari Juli 2018.

Sekitar 96 persen dari pendapatan iQIYI berasal dari Tiongkok, diikuti oleh 3 persen dari Taiwan.

5. Tencent Video

Tencent Video adalah aplikasi kategori Foto & Video dengan penghasilan tertinggi ke lima di dunia untuk kuartal ke tiga 2019. Sekitar 99 persen pendapatan Tencent Video berasal dari Tiongkok.

Menurut situs sensor Tower, aplikasi ini menigkat 61 persen sejak bulan Agustus 2018, dengan pendapatan kotor lebih dari 48 juta dolar.

Aplikasi terlaris urutan berikutnya adalah Pandora, Google One, Line Manga, Line dan Youku.

Sementara itu, Tik Tok mengalahkan Facebook sebagai aplikasi yang paling banyak di unduh (aplikasi selain game) dengan 177 juta unduhan di kuartal ke tiga 2019. Sedangkan aplikasi WhatsApp saat ini masih menjadi jawara yang belum terkalahkan.

Baca juga : Tik Tok Semakin Besar, Zuckerberg Pun Takut Kehilangan Pasar


Loading...
Baca selengkapnya

Global Internet Marketing Network, Share internet marketing untuk perusahaan UMKM, Official Editor di Klik Mania dan Bisanego.com"

Artikel terkait

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close