Peluang usaha

10 Keahlian yang Harus Dimiliki untuk Pekerjaan di Masa Depan

Karena kita sedang hidup di tengah dampak perubahan Revolusi Industri ke-4, maka inilah waktunya mempelajari keahlian penting yang harus dimiliki untuk masa depan pekerjaan dan pekerjaan di masa depan.

Laporan dari World Economic Forum menyebut bahwa lebih dari sepertiga jenis keahlian yang dulu sangat dibutuhkan di dunia kerja, nanti keahlian tersebut akan berubah. Hal ini akan terjadi hanya lima tahun dari sekarang.

Inovasi teknologi yang serba cepat membuat kita harus berbagi tempat kerja dengan robot dan mesin dengan kecerdasan buatan (artificial intelligences). Lalu bagaimana kita bisa bertahan dalam persaingan seperti itu?

10 Keahlian yang Harus Dimiliki untuk Pekerjaan di Masa Depan

Maka mulai dari sekarang, kita harus mempelajari jenis-jenis keahlian yang dibutuhkan untuk bisa sukses di dunia kerja masa depan. Apa saja keahlian yang dibutuhkan itu?

Menurut Bernard Marr, seorang kontributor bagi World Economic Forum dan penulis kolom untuk Forbes, inilah 10 keahlian penting yang perlu dimiliki untuk masa depan pekerjaan dan pekerjaan di masa depan.

1. Kreativitas

Pekerja manusia di masa depan harus kreatif serta memahami cara kerja teknologi baru di masa depan. Karena di masa depan, pekerja manusia akan bersaing dengan pekerja robot.

Bahkan sekarang pun sudah terlihat banyak pabrik yang mem-PHK karyawannya karena lebih efisien menggunakan mesin. Lalu ada hotel dan restoran di Jepang dan Tiongkok yang lebih dari setengah pegawainya adalah robot.

Tempat kerja di masa depan akan menuntut cara berpikir baru. Maka kreativitas adalah kunci bagi manusia untuk bertahan di dunia kerja masa depan.

Loading...

2. Kecerdasan emosional (Emotional intelligence/EQ)

Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk menyadari, mengendalikan, dan mengekspresikan emosinya sendiri dengan baik, selain itu, dia juga pandai merasa dan memahami emosi orang lain.

Seseorang bisa disebut memiliki kecerdasan emosional jika memiliki empati, integritas, dan mampu bekerja sama baik dengan orang lain. Lalu kenapa kecerdasan emosional penting untuk karir di masa depan?

Karena mesin tidak bisa menggantikan manusia dalam merasakan emosi atau pun berbaur dengan manusia secara emosional. Sehingga pekerja manusia yang memiliki kecerdasan emosional tinggi akan banyak dibutuhkan.

3. Analis atau berpikir kritis

Seorang analis atau orang yang memiliki pola pikir kritis bisa memberi saran dan ide untuk solusi inovatif saat terjadi masalah. Dia juga bisa memecahkan masalah yang rumit menggunakan logika, serta mengevaluasi argumen.

Langkah pertama untuk bisa berpikir kritis adalah menganalisa aliran informasi dari berbagai sumber. Setelah mengamati, orang yang berpikir kritis akan lebih banyak menggunakan logikanya dari pada emosinya.

Pemikir kritis akan mempertimbangkan pro dan kontra dari situasi yang dihadapi saat menyelesaikan masalah, serta berpikiran terbuka terhadap berbagai kemungkinan.

Orang yang berpikir kritis akan dibutuhkan perusahaan untuk mengarahkan pegawai manusia maupun mengarahkan pegawai robot. Dengan kata lain, pemikir kritis dibutuhkan untuk mengendalikan pegawai lain.

4. Aktif belajar dengan pola pikir dewasa

Semua orang yang menjalani pekerjaan di masa depan perlu belajar dan tumbuh secara aktif. Karena alasan itu, orang yang punya pemikiran dewasa paham bahwa kemampuan dan kecerdasan mereka bisa berkembang.

Mereka juga paham bahwa usaha yang mereka jalani untuk membangun keahlian akan meraih hasil yang lebih tinggi. Karena itu, mereka akan menerima tantangan, belajar dari kesalahan, dan aktif belajar pengetahuan baru.

5. Menilai dan membuat keputusan

Pengambilan keputusan oleh manusia akan jadi hal yang lebih rumit di dunia kerja masa depan. Sedangkan mesin dan data bisa memproses informasi serta bisa menyediakan wawasan yang mustahil dikumpulkan oleh manusia.

Akibatnya, manusia harus mengenali dampak pengambilan keputusan yang dia buat. Bahwa keputusan yang diambil bisa berdampak luas pada bisnis, kehidupan pribadi, bahkan pada hal sensitif seperti moral.

Di masa depan yang tak jauh dari sekarang, teknologi akan mengambil alih pekerjaan kasar dan duniawi. Sehingga manusia harus mampu mengambil keputusan dengan bijaksana di bidang pekerjaan yang lebih tinggi.

6. Keahlian komunikasi interpersonal

Keahlian berbagi informasi antara manusia satu dengan lainnya akan jadi keahlian penting di masa revolusi industri ke-4. Manusia perlu menggunakan nada suara dan bahasa tubuh yang benar saat berkomunikasi.

Karena mampu menyampaikan kalimat yang tepat dengan nada suara dan bahasa tubuh yang baik, maka pesan yang dimaksud akan tersampaikan dengan baik pula tanpa menimbulkan salah paham.

Oleh karena itu, manusia harus selalu mengasah kemampuan mereka untuk berkomunikasi secara efektif dengan manusia lainnya.

7. Skill kepemimpinan

Di dunia kerja masa depan, manusia perlu memiliki sifat-sifat yang sering dikaitkan dengan kepemimpinan, seperti mampu menginspirasi orang lain dan membantu orang lain untuk menjadi diri mereka yang terbaik.

Bagan organisasi yang umum ada sekarang mungkin tidak lazim lagi di masa depan. Orang harus bisa jadi pemimpin dalam tim proyek bersama pegawai lainnya untuk menghadapi masalah dan membuat solusi.

8. Kecerdasan budaya dan keragaman

Manusia harus memiliki keahlian untuk memahami, menghormati, dan bekerja sama dengan orang lain meski berbeda ras, budaya, bahasa, umur, gender, arah politik, atau pun berbeda keyakinan agama.

Hal itu sangat penting karena dunia dan tempat kerja kita di masa depan akan menjadi semakin beragam dan terbuka. Lalu apa keuntungan dari kecerdasan budaya dan keragaman manusia bagi perusahaan?

Memahami orang lain yang memiliki cara berbeda dalam mengartikan dunia ini akan meningkatkan cara manusia berinteraksi dalam perusahaan. Sehingga produk dan jasa dari perusahaan akan jadi lebih inklusif dan sukses.

9. Keahlian teknologi

Revolusi industri ke-4 dipenuhi oleh inovasi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), big data, virtual reality (VR), blockchain, dll. Artinya, semua orang harus mampu menggunakan teknologi yang ada di sekitar mereka.

Pada level paling dasar, karyawan dari hampir semua bidang pekerjaan harus mampu mengakses data dan paham cara menggunakan data tersebut. Untuk itu karyawan harus punya keahlian teknis.

Sedangkan pada level yang lebih mendasar, semua orang harus mampu memahami dampak yang mungkin terjadi akibat munculnya teknologi baru terhadap bisnis, industri, dan pekerjaan mereka.

10. Terbuka menerima perubahan

Akibat dari cepatnya perubahan yang terjadi di dunia kerja masa depan, orang-orang harus gesit dan menerima perubahan dengan senang hati. Karena perubahan pasti terjadi dan tidak akan menunggu siapa pun.

Otak kita bukan hanya harus fleksibel, tapi juga harus bisa beradaptasi. Karena kita perlu menyesuaikan diri pada perubahan situasi dunia kerja, tuntutan kerja, dan keahlian yang dibutuhkan di dunia kerja.

Keahlian mendasar yang penting di masa revolusi industri ke-4 adalah kemampuan untuk melihat perubahan sebagai peluang untuk tumbuh dan berinovasi. Tidak menganggap perubahan sebagai beban.

Karena semua alasan itu, inilah waktunya bagi kita untuk mulai mempelajari keahlian yang akan membuat kita jadi sumber daya manusia bernilai tinggi di dunia kerja masa depan.

Sumber: The 10 Vital Skills You Will Need For The Future Of Work, oleh Bernard Marr.



Loading...

Baca selengkapnya

Reha Wijaya

Hobi fotografi, tapi sehari-hari menghabiskan waktu di depan komputer.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *