Ulasan Bisnis

10 Kunci Sukses Investasi Reksadana Untuk Pemula

Kunci Sukses Investasi Reksadana  – Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya dalam artikel mengenai reksadana bahwa investasi reksadana ini merupakan salah satu jenis investasi yang terbilang aman dan menguntungkan.

Investasi Reksadana memberikan profit yang cukup bagus serta mudah dilakukan, tetapi masih banyak juga yang melakukan kekeliruan dalam berinvestasi produk Reksadana ini. Apa saja kekeliruan itu dan bagaimana cara menghindarinya ?

Dalam beberapa artikel di blog ini, Anda akan tahu keunggulan berinvestasi di reksadana buat keuangan keluarga. Banyak sekali kelebihan dari instrumen ini dibanding instrumen lainnya seperti tabungan maupun deposito.

Apalagi sekarang banyak platform penyedia investasi reksa dana baik itu melalui e-commerce seperti Tokopedia dan Bukalapak ataupun lewat perbankan seperti di Mandiri, BNI, BRI dan BCA.

Investasi reksa dana merupakan investasi yang terbilang paling murah, mudah, aman dan menguntungkan.

Agar sukses investasi reksadana patut dipertimbangkan bagi orang yang mengawali investasi atau baru belajar investasi.

Reksadana merupakan instrumen mengumpulkan dana investasi dari masyarakat, yang diinvestasikan dan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi ke dalam beragam jenis instrumen investasi.

Alur dari Reksadana yakni pemodal menyetorkan dana ke manajer investasi yang akan mengelola dana reksa dana dari investor ke berbagai pos instrumen investasi sesuai strategi dan kebijakan investasi yang telah ditentukan dalam prospektus reksadana.

Misalnya, untuk reksadana saham, dana Anda bukan cuma dibelikan 1 saham saja namun dapat 30-50 saham dalam satu paket (reksadana) yang dipilih dengan analisis profesional oleh manajer investasi nya, tanpa Anda memilih sendiri sahamnya satu per satu.

Anda bisa membaca situs OJK.go.id untuk melihat legalitas dan peraturan yang berlaku mengenai reksadana ini

Salah satu keunggulan Reksadana yaitu Anda dapat memilih investasi reksadana konvensional atau investasi reksadana syariah bagi pemula, sebab ada banyak alternatif cara investasi reksadana.

 

Beberapa Kunci Sukses Investasi Reksadana

Kunci Sukses Investasi Reksadana

Sampai saat ini masih banyak orang yang keliru dalam melakukan investasi di Reksadana. Akhirnya, hasil yang didapat kurang maksimal dan tujuan keuangan tidak tercapai.

Perlu diperhatikan kembali apakah langkah-langkah yang dilakukan dalam berinvestasi Reksadana telah benar dengan memperhatikan faktor-faktor yang dapat meminimalisir kesalahan sehingga profit investasi Reksadana yang didapatkan dapat maksimal.

1. Harus Memiliki Tujuan Keuangan

Yang perlu dimengerti adalah bahwa Reksadana itu hanya alat, atau instrumen untuk meraih impian keuangan kita. Sebab itu, penting sekali sebelum memilih Reksadana, kita menetapkan apa tujuan keuangan yang mau diraih.

Perencana keuangan, Ligwina Hananto, di blognya pernah menulis, bahwa “ibarat naik bis, kita mesti tahu tujuan ingin pergi kemana. Jangan sampai mau pergi ke Banyuwangi , tapi naik bis ke Pacitan”.

Masalahnya, banyak orang yang belum tahu apa tujuan keuangannya, namun cepat-cepat memilih investasi Reksadana.

Ibarat naik bis tadi, Anda bertanya,  naik bis apa agar cepat di tujuan, tanpa menceritakan kemana tujuan Anda pergi.  Pasti Anda nyasar dan kalaupun sampai akan butuh waktu yang lama.

Sebab itu, langkah pertama dan utama, Anda wajib menentukan tujuan keuangan. Dana investasi itu untuk apa. Apakah untuk dana pendidikan, dana pensiun atau sekedar dana jaga-jaga.

2. Memilih Jenis Reksadana yang Tepat

Faktor kedua ini kelanjutan dari faktor pertama.

Kita perlu tahu bahwa ada beragam produk Reksadana yang ditawarkan di pasaran. Beragamnya jenis reksadana ini bukannya tanpa alasan.

Sebab masing – masing produk memiliki karakteristik sendiri-sendiri yang disesuaikan dengan tujuan keuangan calon investor.

Salah satu contoh apabila kita salah pilih produk reksadana, yaitu mengambil produk Reksadana Saham yang resikonya tinggi untuk tujuan keuangan jangka pendek.

Reksadana saham itu memberikan return tertinggi daripada jenis reksadana yang lain, namun dalam waktu jangka pendek return Reksadana saham biasanya memiliki tingkat fluktuatif yang tinggi.

Anda dapat bayangkan besarnya resiko saat instrumen yang dipilih tak sesuai dengan nature instrumen tersebut.

Selain itu, munculnya Reksadana Syariah dengan berbagai jenis pilihan dapat menjadi solusi bagi Anda yang mau berinvestasi menurut kaidah Agama.

Di permulaan 2019, ada dua alternatif bagi para pemula yang mau sukses investasi Reksadana, yakni Bibit.id dan Ajaib, yang memudahkan kita dalam memilih Reksadana.

Dua aplikasi investasi ini dapat membantu para pemula yang mau berinvestasi secara aman di reksadana.

3. Jangan Berinvestasi Reksadana Melalui Unit Link

Mengapa berinvestasi Reksadana melalui asuransi Unit Link tidak direkomendasikan ?

Alasannya sederhana. Mahal !

Anda beli Reksadana via Unit Link akan dikenakan tarif 5% dari total top-up atau investasinya. Tarif itu bukan untuk pengelola Reksadana melainkan untuk pihak perusahaan asuransi sebagai perantara.

Jika Anda membeli ke Manajer Investasi pengelola Reksadana atau melalui platform Reksadana, seperti IPOT atau Reksadana bareksa , Anda tidak dikenakan tarif sama sekali alias free.

Pilih mana ? Silahkan pilih sendiri

4. Jangan Ditunda-tunda

Banyak teman-teman yang tidak mau untuk mulai berinvestasi. Mereka merasa lebih nyaman menempatkan uangnya di deposito atau tabungan.

Ini hal yang wajar sebenarnya dalam situasi saat ini yang marak aksi penipuan dan investasi bodong. Ada kekhawatiran tersendiri saat mendengar kata ‘investasi’.

Yang perlu dipahami bahwa reksadana benar-benar diatur dalam hal perijinan dan perlindungan konsumen. Sebab instrumen ini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Anda dapat mengecek di situs OJK apakah Reksadana Anda sudah masuk daftar OJK atau belum.

Di samping itu, untuk berinvestasi di Reksadana dapat dilakukan dengan modal kecil, dari Rp 50 ribu, bahkan jika sedang ada promo ada yang cuma Rp. 10 ribu, sehingga seharusnya Anda tidak perlu terlalu khawatir.

5. Gunakan Reksadana Online

Dahulu saat fasilitas online belum berkembang, untuk berinvestasi di reksadana harus melakukan banyak hal yang dilakukan secara manual.

Tapi kini, banyak perusahaan telah menawarkan platform online. Salah satunya adalah IPOTFUND yang menawarkan fasilitas jual beli Reksadana secara online.

Secara singkat, keunggulan platform online yaitu:

Pertama, caranya cukup praktis dapat dijalankan melalui komputer bahkan smartphone, tanpa perlu datang ke kantor. Malah sebagian platform menawarkan layanan jemput bola, datang ke lokasi Anda untuk mengambil dokumen penunjang.

Kedua, biaya relatif lebih murah, apakah dari segi transaksi (fee 0%) ataupun dari segi minimum transaksi yang dapat dimulai dari Rp 50 ribu.

Bahkan di Tokopedia Reksadana Anda dapat mulai investasi reksa dana Tokopedia cukup dengan dana permulaan yang cukup murah, Rp 10 ribu.
Dengan dana permulaan investasi reksa dana Tokopedia yang kecil, Anda dapat belajar sambil berinvestasi.

Jadi, apabila Anda ingin sukses investasi Reksadana, mulailah dengan memakai platform Reksadana online.

6. Pahami Resiko Reksadana

Saat investasi Reksadana memperlihatkan kerugian, apa respon Anda ?

Banyak orang menjadi cemas saat mengetahui nilai investasinya anjlok. Akhirnya, mereka langsung mencairkan dan memindahkan investasi mereka di Reksadana.

Contohnya saja, ada beberapa orang yang mulanya memilih investasi Dana Pensiun di Reksadana. Saat harga saham sedang naik tajam, mereka ramai-ramai mengalihkan investasi ke Reksadana Saham sebab tergoda atas tingginya nilai pengembalian.

Tetapi, tapi tak berselang lama kemudian, harga saham turun tajam, misalnya pada tahun 2008 saat krisis mortgage melanda Amerika Serikat.

Mengamati harga saham terjun bebas, mereka ketakutan dan ramai-ramai menarik investasi di Reksadana Saham dan memindahkan ke Reksadana Pasar Uang yang dianggap lebih aman. Penjualan yang demikian membuat mereka mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Beberapa saat kemudian, harga saham perlahan merangkak naik, hingga meraih tingkat yang lebih tinggi dari harga sebelum turun.

Mereka yang menjual Reksadana Saham tadi kehilangkan peluang untuk me-recovery kerugian dan meraup profit karena investasi mereka masih di Reksadana Pasar Uang.

Dari ilustrasi diatas, Anda dapat memperhatikan alangkah pentingnya kita memahami resiko sebuah investasi.

Apabila mereka mengerti akan resiko masing-masing jenis reksadana, mereka tidak akan jual Reksadana Saham sebab mereka paham bahwa saham pasti ada resiko.

Namun mereka memilih investasi untuk dana pensiun yang bersifat jangka panjang, jadi mereka terhindar dari shock market (kepanikan pasar) ketika terjadi goncangan di pasar.

7. Wajib Membaca Prospektus

Anda wajib memahami seluk beluk reksadana saat mengawali investasi. Sebenarnya tidak hanya reksadana tetapi semua jenis investasi harus Anda pahami terlebih dahulu sebelum terjun berinvestasi.

Kebanyakan orang sangat malas untuk membaca. Jangan sekali-kali investasi cuma menurut informasi dari sahabat, kerabat atau dengar-dengar yang mungkin saja informasinya sudah tidak akurat dan up to date lagi. Informasi harus didapat dari sumber aslinya.

Dalam Reksadana, Anda wajib membaca Prospektus. Apa itu prospektus?

Sederhananya, prospektus adalah dokumen legal yang telah disetujui oleh regulator yang menerangkan Reksadana secara terperinci dan mendalam.

Mulai dari originalitas, investasi, pengelola, biaya hingga resikonya. Pokoknya semua tentang reksadana ada di prospektus.

Idealnya, Anda baca prospektus sebelum mulai investasi di Reksadana.

8. Jangka Terpaku pada Performa Jangka Pendek

Biasanya sebelum memilih, kita mencari tahu dahulu apa Reksadana terbaik. Salah satu caranya memperhatikan hasil rating Reksadana.

Rating ini dikeluarkan secara rutin tiap tahun oleh situs bisnis maupun tabloid keuangan. Anda dapat mencari Reksadana favorit menurut skor rating.

Sejauh ini, sebenarnya metodologi Rating cukup masuk logika dan sejalan dengan standard industry. Dan memang mencerminkan nama – nama Reksadana yang selama ini telah populer di masyarakat.

Yang perlu digaris bawahi yaitu bagaimana memakai rating itu.

Beberapa situs dan tabloid yang memuat rating mengklasifikasi menurut jenis investasi dan jangka waktunya. Semisal, Reksadana Saham dengan performa 1 tahun terakhir digabungkan dalam 1 kategori, sementara kategori lain yaitu Reksadana Saham juga namun dengan performa 5 tahun terakhir.

Sebagai bahan rekomendasi, sebisa mungkin silahkan pilih rating menurut jangka waktu yang paling lama. Sebab Anda dapat memperhatikan konsistensi performanya.

Bayangkan seandainya Anda mengambil jangka waktu terlalu pendek, katakan 1 tahun, lalu pada waktu itu situasi pasar sedang baik-baiknya, alhasil Anda akan dapat performa yang luar biasa.

Namun, Anda tidak mengetahui bagaimana performa Reksadana itu dalam situasi pasar yang sedang krisis.

9. Lakukan Diversifikasi

Anda mungkin pernah mendengar istilah “Don’t put your eggs in one basket” yang sering diungkapkan para motivator atau praktisi keuangan ketika mereka berbicara mengenai investasi dan keuangan

Ya, jangan menyimpan seluruh uang Anda dalam satu jenis investasi.

Meskipun Anda yakin 100% pada suatu investasi, jangan pertaruhkan seluruh uang Anda disitu. Sebab semua investasi itu pasti mempunyai resiko dan kemungkinan kegagalnya.

Prinsip yang sama juga berlaku ketika investasi di Reksadana. Untuk meminimalisir resiko kerugian, sebaiknya lakukan diversifikasi dengan menempatkan di berbagai instrumen.

Supaya ketika terjadi sesuatu di salah satu instrumen, Anda masih mempunyai simpanan di instrumen lain.

10. Hindari Trading Reksadana

Trading dengan Reksadana ialah melaksanakan beli dan jual Reksadana dalam jangka pendek untuk mencari profit dari kenaikkan harga.

Umumnya orang lakukan trading dengan saham. Namun rupanya, ada orang yang lakukan trading Reksadana.

Tujuan Reksadana yaitu investasi meningkatkan profit dalam rentang waktu menengah dan panjang. Bukan untuk trading.

Apa trading itu membahayakan ?

Pertama, trading memerlukan fokus tiap hari untuk memantau fluktuasi harga, sementara orang yang memilih Reksdana umumnya orang yang sibuk sehingga sangat sulit untuk memantau harga saham

Kedua, jika mempunyai waktu, trading memerlukan skill yang luar biasa, harus memiliki kecermatan memprediksi pergerakan harga pasar dalam waktu pendek.

Harga saham dalam waktu panjang mungkin dapat diterka, namun fluktuasi harga dalam waktu pendek susah untuk diprediksi.

Demikian beberapa kunci sukses investasi reksadana yang perlu diperhatikan oleh Anda, khususnya yang baru mulai terjun berinvestasi agar tidak menimbulkan kerugian  dan bisa mendatangkan profit finansial untuk Anda.


Loading...
Baca selengkapnya

Seorang yang hanya ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan orang lain

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close